<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757</id><updated>2011-11-18T11:40:39.228+07:00</updated><category term='Densus 88'/><category term='Religi'/><category term='Lapindo'/><category term='Kemiskinan'/><category term='BBM'/><category term='Korupsi'/><category term='Seni'/><category term='DPR'/><category term='Film'/><category term='Syari&apos;at Islam'/><category term='Perempuan'/><category term='USA'/><category term='Bahasa'/><category term='Roy'/><category term='Politik'/><category term='Caleg Stress'/><category term='Partai'/><category term='Private'/><category term='SBY'/><category term='Obama'/><category term='Aceh'/><category term='DPD'/><category term='Aksi'/><category term='Terorisme'/><category term='Kesehatan'/><category term='Pemilu'/><category term='Yogyakarta'/><category term='Gus Dur'/><category term='Riset'/><category term='Penelitian'/><category term='Lagu'/><category term='Mahasiswa'/><category term='Blogger'/><category term='NU'/><category term='PKS'/><category term='Hedonis'/><category term='Yusril'/><category term='PMII'/><category term='PBB'/><category term='Kopi'/><category term='Debat'/><category term='Polisi'/><category term='Eropa'/><category term='Pancasila'/><category term='Bali'/><category term='Bom Bali'/><category term='Dunia Maya'/><category term='Sosial'/><category term='PKB'/><category term='Intel'/><title type='text'>Blogger | agungwasono™</title><subtitle type='html'>YA ALLAH BERIKANLAH KEPADA KAMI KEBAIKAN DI DUNIA DAN KEBAIKAN DI AKHIRAT DAN JAUHKANLAH KAMI DARI SIKSA API NERAKA</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>44</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-8712153901265778007</id><published>2011-10-09T15:49:00.003+07:00</published><updated>2011-10-09T18:23:15.714+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kemiskinan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bali'/><title type='text'>Masalah Mendasar di Balik Tujuan Pembangunan Milenium</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-g6EZl5ggv9k/TpFhFiC8QnI/AAAAAAAAAYU/VXR57fDMm28/s1600/P1000299.JPG"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; FLOAT: left; HEIGHT: 279px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5661412954247807602" border="0" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/-g6EZl5ggv9k/TpFhFiC8QnI/AAAAAAAAAYU/VXR57fDMm28/s320/P1000299.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;Indonesia, salah satu dari 189 negara anggota PBB yang menyepakati Tujuan Pembangunan Milenium (TPM) atau Millennium Development Goals (MDGs). Ditengarai, dalam mengimplementasikan TPM tersebut di Indonesia masih terdapat tantangan. “Masih sulit dicapai,” demikian benang merah yang terekam dalam Diskusi Publik Mengentaskan Kemiskinan Dalam Rangka Percepatan Pencapaian MDGs yang diselenggarakan LSM Bali Sruti bersama para mitra kerjanya, di RRI Denpasar, Rabu (23/3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampil sebagai pembicara pertama, anggota DPR Dra. Eva Kusuma Sundari, M.A., MDE, Kabid Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Bali Drs. I Nyoman Wenten, Agung Wasono Peneliti dari Kemitraan, dan Andriana Venny penulis buku Memberantas Kemiskinan dari Parlemen. Delapan butir TPM yang tertuang dalam resolusi Majelis Umum PBB tahun 2000 itu, meliputi 1. Memberantas kemiskinan dan kelaparan ekstrem; 2. Mencapai pendidikan dasar untuk semua; 3. Mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan; 4. Menurunkan angka kematian anak; 5. Meningkatkan kesehatan ibu; 6. Memerangi HIV/AIDS, malaria, dan penyakit menular lainnya; 7. Memastikan kelestarian lingkungan hidup, 8. Mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa di Indonesia TPM sulit dicapai? Terungkap dalam diskusi, APBN maupun APBD belum mendukung sasaran TPM secara terarah. Volume APBN 2011 naik 400% dibandingkan tahun 2004, ujar Eva Kusuma Sundari, tetapi untuk apa saja kenaikan anggaran itu? Kenyataannya kita masih menghadapi masalah pokok yang membelit rakyat banyak misalnya di sektor pendidikan dan kesehatan, selain kemiskinan. Persoalannya bukannya teratasi, malah ada yang bertambah parah. Kalau toh secara kuantitatif dilaporkan mulai teratasi, keberhasilan itu tidak sebanding dengan besarnya anggaran yang dikucurkan untuk itu. “Persoalannya, APBN belum memihak kepentingan rakyat banyak dan kurang terintegrasi dalam implementasinya,” ujar Eva.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa peran DPR sebelum menetapkan RAPBN itu menjadi undang-undang? Anggota Komisi III DPR itu mengungkapkan, dalam kenyataannya DPR memiliki waktu terbatas dalam mengkaji RAPBN yang disodorkan pemerintah sampai saat pengesahannya. Akibatnya, wajah APBN tergantung pada politik anggaran yang dimiliki eksekutif. “Parlemen belum mampu mengubah politik anggaran eksekutif yang belum memihak kepentingan rakyat banyak itu,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu juga terjadi di daerah-daerah. Ada daerah yang mampu menekan angka kematian ibu dan anak secara signifikan. Ada kepala daerah yang “berani” membuat kebijakan agar dokter spesialis tersebar sampai ke pelosok di daerahnya. Ada daerah yang mampu mengarahkan penggunaan anggarannya sehingga pemeriksaan dan pengobatan di puskesmas benar-benar gratis. Menurut Eva, Kabupaten Bantul, misalnya, “berani” menganggarkan Rp 17 miliar untuk pos kesehatan dengan arah penggunaannya masuk akal, efektif, dan produktif. Setelah ditelusuri, keberanian-keberanian semacam itu muncul tergantung kepemimpinan kepala daerahnya. Juga, tergantung visi dan misi kepala daerah dalam mengarahkan APBD-nya untuk memihak kepentingan rakyat banyak dalam bingkai politik anggaran yang efisien, efektif, dan produktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Logikanya, TPM tidak bakal tercapai jika tidak didukung politik anggaran yang memihak kepentingan rakyat banyak dan kepemimpinan kepala pemerintahan yang kreatif dan inovatif. Inilah sebagian masalah bangsa Indonesia sekarang ini. Sayang, kedua masalah sumber daya manusia yang bergelayut dalam diri kepala pemeritahan itu tidak termasuk dalam 8 butir TPM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Logikanya pula, jika diinginkan TPM tercapai, harus ada upaya mengkaji ulang, misalnya tentang sistem pemilihan kepala pemerintahan, agar lahir kepala pemerintahan yang lebih dijamin kualitas kepemimpinannya dan memiliki politik anggaran yang memihak kepentingan rakyat banyak dan mendukung TPM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak DPR dan DPRD pun jangan berkilah berada dalam posisi tiada waktu yang cukup untuk mengkaji RAPBN dan RAPBD. DPR maupun DPRD harus sejak jauh hari juga memiliki konsep tentang politik anggaran yang memihak kepentingan rakyat banyak dan yang terarah penggunaannya; tidak baru mencari-carinya setelah RAPBD dan RAPBN disodorkan pemerintah eksekutif di meja kerjanya. Tetapkan mekanisme agar sejak dalam proses penyusunan konsep RAPBN dan RAPBD di tangan eksekutif, pemikiran DPR dan DPRD itu turut mewarnai dasar pertimbangan pihak eksekutif. Kelemahan politik anggaran eksekutif harus dipatahkan dan diimbangi politik anggaran legislatif yang benar-benar mendahulukan kepentingan rakyat banyak. Jangan sampai terjadi sebagaimana judul kumpulan tulisan Glan Iswara, “kong kali kong”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada masalah mendasar lain bangsa ini yang kurang diperhitungkan dalam mengimplementasikan 8 butir TPM, yakni masalah kependudukan. Masalah ini pun tidak masuk dalam butir TPM. Kita memahami, 8 butir TPM merupakan kristalisasi permasalahan seluruh negara yang menyepakati TPM. Namun, perlu disadari tiap negara tetap memiliki masalah mendasar yang spesifik. Banyak negara yang menempatkan masalah kependudukan bukan masalah mendasar bangsanya saat ini. Walaupun sumber daya alamnya tidak sekaya Indonesia, tetapi bisa memakmurkan kehidupan rakyatnya, karena masalah kependudukan, kuantitatif maupun kualitatif, tidak menjadi persoalan besar lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia, masalah pendidikan, kesehatan, kemiskinan, tak bakal teratasi secara tuntas, pencapaian TPM pun akan berjalan tambal-sulam, jika masalah kependudukan tidak diatasi lebih serius secara nasional. Solusinya, ada komitmen tinggi dalam diri kepala pemerintahan di pusat dalam menanggulangi masalah kependudukan secara konseptual, bertahap dan berkesinambungan. Jika perlu, tambah kementerian kependudukan di kabinet, bukan hanya lembaga BKKBN. Masalah kependudukan, kuantitatif maupun kualitatif, bukan hanya masalah yang terkait keluarga berencana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang teman yang suka mistik mengatakan, di Indonesia ada penyebab lain mengapa masalah kemiskinan tidak segera teratasi. Sebab, yang dientaskan ’kemiskinan’. Hasilnya, kemiskinan di suatu daerah diatasi, tetapi berpindah ke daerah lain. Ini sesuai dengan makna kata mengentas, ’mengangkat dari suatu tempat ke tempat lain’. Mengapa yang dientaskan bukan ’rakyat miskin’, pengentasan rakyat dari kubang kemiskinan, dalam pengertian ’memperbaiki/menjadikan, mengangkat nasib atau keadaan yang kurang baik kepada yang (lebih) baik’?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditulis oleh: Widminarko, Koran Tokoh&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-8712153901265778007?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/8712153901265778007/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=8712153901265778007' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/8712153901265778007'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/8712153901265778007'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2011/10/masalah-mendasar-di-balik-tujuan.html' title='Masalah Mendasar di Balik Tujuan Pembangunan Milenium'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-g6EZl5ggv9k/TpFhFiC8QnI/AAAAAAAAAYU/VXR57fDMm28/s72-c/P1000299.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-1467390810606416330</id><published>2011-10-09T15:21:00.003+07:00</published><updated>2011-10-09T15:30:27.248+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kemiskinan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Yogyakarta'/><title type='text'>Bedah Buku ”Memberantas Kemiskinan dari Parlemen" di DPRD DIY</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Lyg0tlR9cmo/TpFbf8yuy9I/AAAAAAAAAYM/gGEs9jj-WXQ/s1600/mkdp.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 224px; FLOAT: left; HEIGHT: 314px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5661406811034405842" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/-Lyg0tlR9cmo/TpFbf8yuy9I/AAAAAAAAAYM/gGEs9jj-WXQ/s320/mkdp.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Bertempat di Gedung DPRD Yogyakarta, 30 Juli 2011, Konsorsium Kepemimpinan Perempuan dan MDGs bekerjasama dengan Persatuan Perempuan Merah Putih Kabupaten Bantul menggelarbedah buku “Memberantas Kemiskinan dari Parlemen.” Buku terbitan Kemitraan berisi lesson learned dan problem yang dihadapi oleh daerah-daerah dalam implementasi program MDGs disertai dengan contoh pembuatan kebijakan, penyusunan anggaran, dan pengawasan terhadap program yang dijalankan pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga pembicara yang hadir dalam bedah buku ini yaitu Agung Wasono (penyunting buku), Latifah Iskandar (Anggota DPR RI Periode 2004-2009) dan Yoeke Indra Agung Laksana (DPRD DIY). Sedangkan moderator adalah Dyna Herlina S (Dosen/Peneliti Pusat Studi Wanita UNY). Dalam paparannya, Ibu Latifah DIY masih merupakan wilayah yang miskin meskipun akses pendidikan dan kesehatannya sudah baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paradoks ini merupakan agenda yang harus diselesaikan oleh berbagai pihak. Melalui kesepakatan MDGs sebenarnya seluruh aktor utama yaitu pemerintah, organisasi non pemerintah, akademisi, pemuda, komunitas global, seluruh lapisan masyarakat harus bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama 2015.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Penyunting buku, Agung Wasono menyampaikan beberapa fakta mencengangkan seperti jumlah penduduk Indonesia yang terus melambung. Jumlah penduduk saat ini (2011) adalah jumlah yang sebenarnya diperkirakan akan tercapai pada 2015. Dapat dibayangkan dampak dari fenomena tersebut. Fakta lain, pemerintah Indonesia telah menyepakati pencapaian MDGs namun hingga saat ini linkage program antara pemerintah pusat dan daerah belum optimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sesi tanya jawab, Pak Yoeke mendapatkan banyak pertanyaan dari peserta bedah buku. Pertanyaan menyangkut kebijakan-kebijakan yang dilakukan pemerintah daerah untuk mengatasi kemiskinan. Menanggapi hal ini, Pak Yoeke menyebutkan bahwa beberapa indikator untuk menunjuk angka kemiskinan memang jadi sangat memberatkan DIY. “Salah satu contohnya adalah, kemajuan sebuah daerah ditentukan oleh belanja modal. Padahal kondisi infrastruktur di DIY sudah baik, jadi pemerintah jarang melakukan belanja modal besar-besaran, akibatnya kita (DIY) dikategorikan tidak maju.” Namun itu bukan menjadi alasan bagi DPRD untuk melakukan advokasi anggaran yang berpihak pada pemberantasan kemiskinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu partai politik diharapkan lebih proaktif melakukan pendidikan politik pada masyarakat. Agar masyarakat menilai dampak keberhasilan kinerja pemerintah yang berjangka panjang bukan terjebak pada janji-janji instan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;a href="http://perempuanpolitik.com/"&gt;http://perempuanpolitik.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-1467390810606416330?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/1467390810606416330/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=1467390810606416330' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/1467390810606416330'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/1467390810606416330'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2011/10/bedah-buku-memberantas-kemiskinan-dari.html' title='Bedah Buku ”Memberantas Kemiskinan dari Parlemen&quot; di DPRD DIY'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-Lyg0tlR9cmo/TpFbf8yuy9I/AAAAAAAAAYM/gGEs9jj-WXQ/s72-c/mkdp.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-863601148034111872</id><published>2011-03-15T11:34:00.006+07:00</published><updated>2011-03-15T16:32:04.724+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perempuan'/><title type='text'>Hari Perempuan se-Dunia, KDRT dan Trafficking Masih Tinggi</title><content type='html'>&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; DISPLAY: block; HEIGHT: 225px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5584160470097594146" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/-iNNKsCkiC_k/TX7sXITyByI/AAAAAAAAAX4/abt9gkN4L88/s400/Bedah-Buku-nara-sumber.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Narasumber, Agung Wasono (Kemitraan), Moderator Suhendro Boroma (Dirut Manado Post), Andi Timo Pangerang (DPR RI), dan Adriana Venny (Penulis Buku)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MANADO – Memperingati Hari Perempuan Sedunia, 8 Maret 2011, Swara Parangpuan Sulut bekerjasama dengan Kemitraan Bagi Tata Pembaharuan Pemerintah (Partnership), melaksanakan seminar Bedah Buku yang berjudul, “Memberantas Kemiskinan dari Parlemen” (Manual MDGs untuk Anggota Parlemen di Pusat dan Daerah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminar dilaksanakan di ruangan paripurna DPRD Sulut, dengan nara sumber Adriana Venny sebagai penulis buku, Andi Maitimu, Ketua Kaukus Perempuan DPR-RI dan Agung Wasono dari pihak kemitraan. Acara dipandu Suhendro Boroma, dan dihadiri anggota DPRD perempuan se-Sulut serta utusan organisasi perempuan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Berbagai persoalan terangkat terkait persoalan perempuan seperti kekerasan rumah-tangga dan perdagangan perempuan seperti yang disuarakan salah-satu peserta, Ibu Agnes.&lt;br /&gt;“Kasus trafficking di Sulut salah-satu tertinggi di Indonesia. Penyebabnya adalah masalah ekonomi dan kurang pengetahuan serta moral,” ujar Ibu Agnes. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Penyebab lain menurut Ibu Agnes, peran legislator perempuan di parlemen yang kurang tajam menyelami masalah KDRT dan trafficking, serta lemahnya penerapan perda terkait perempuan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pernyataan ini dibenarkan narasumber Agung Wasono, menurutnya, human trafficking merupakan kasus yang sulit dibongkar karena dilakukan secara tersembunyi . Sementara kekerasan dalam rumah tangga yang korbannya adalah kaum perempuan disebabkan kebanyakan perempuan Indonesia tidak memiliki economic freedom (kemerdekaan ekonomi).&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;“Jadi perempuan selalu dalam posisi sulit, di satu sisi dia (perempuan) yang menjadi korban kekerasan suami ingin melapor kepada polisi, tapi di satu sisi dirinya tidak memiliki kemampuan ekonomi untuk mengurusi anak-anak jika suaminya dipenjara. Salah-satu cara mengatasi KDRT, perempuan harus memiliki kemerdekaan ekonomi melalui pekerjaan,” ujar Wasono. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ditambahkan Andi dari Kaukus Perempuan DPR-RI, untuk mengatasi kejahatan perdagangan perempuan, perlu keseriusan pemerintah dalam hal alokasi anggaran bagi badan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang ada di setiap daerah. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;“Teman-teman di DPRD bisa mendorong pengalokasian anggaran yang memadai bagi organisasi atau badan perberdayaan perempuan,” tukas anggota Komisi XI DPR-RI ini. (jry)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://beritamanado.com/2011/03/08/seminar-bedah-buku/"&gt;http://beritamanado.com/2011/03/08/seminar-bedah-buku/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-863601148034111872?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/863601148034111872/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=863601148034111872' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/863601148034111872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/863601148034111872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2011/03/hari-perempuan-se-dunia-kdrt-dan.html' title='Hari Perempuan se-Dunia, KDRT dan Trafficking Masih Tinggi'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-iNNKsCkiC_k/TX7sXITyByI/AAAAAAAAAX4/abt9gkN4L88/s72-c/Bedah-Buku-nara-sumber.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-2034697482692535466</id><published>2011-01-20T10:21:00.004+07:00</published><updated>2011-01-20T10:35:13.060+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aceh'/><title type='text'>Kredit Bidang Pertanian di Aceh Kurang Dari 3%</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/TTeqpAo4jpI/AAAAAAAAAXs/kqr02NRQWJw/s1600/Sekolah%2BDemokrasi%2BAceh%2BUtara.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; DISPLAY: block; HEIGHT: 255px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5564103486162374290" border="0" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/TTeqpAo4jpI/AAAAAAAAAXs/kqr02NRQWJw/s400/Sekolah%2BDemokrasi%2BAceh%2BUtara.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Gambar&lt;/strong&gt;: &lt;em&gt;Mantan Sekretaris Presiden RI dan Sekjen Komunitas Indonesia untuk Demokrasi /KID Ratih Hardjono (dua kanan), Sosioloq dan Cendikiawan Muslim Aceh Prof.Dr.Yusni Saby (kanan) dan pakar ekonomi Aceh Dr.Nazamuddin (kiri) mendengarkan paparan peserta dalam seminar refleksi kondisi ekonomi, sosial, budaya, politik pasca 5 tahun perdamaian dan tantangan demokrasi Aceh kedepan di Lhokseumawe, Propinsi Aceh, Rabu (29/12). Kegiatan tersebut merupakan salah satu program Sekolah Demokrasi di Lhokseumawe Aceh Utara yang diselenggarakan oleh LSM Sepakat dan KID atas dukungan Partnership for Governance Reform (Kemitraan). &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Dalam acara seminar Launching Sekolah Demokrasi bertemakan "Refleksi kondisi ekonomi, sosial, budaya, dan politik pasca 5 tahun perdamaian dan tantangan demokrasi di Aceh" yang diselenggarakan oleh LSM Sepakat di Lhokseumawe, Aceh Utara dan disupport oleh Komunitas Indonesia untuk Demokrasi (KID) dan Partnership for Governance Reform (Kemitraan) di Hotel Lido Lhokseumawe, DR. Nazamuddin Pakar Ekonomi Aceh menyebutkan bahwa salah satu problem pembangunan ekonomi di Aceh adalah kucuran dan serapan kredit untuk bidang pertanian yang sangat minim.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Kredit di bidang pertanian kurang dari 3%, padahal bidang ini menyumbang lebih dari 46% PDRB di Aceh" ungkapnya. Nazamuddin menambahkan bahwa kredit konsumsi yang lebih banyak dari kredit yang produktif / investasi juga menjadi problem ekonomi di Aceh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketergantungan Aceh kepada Medan untuk pengolahan hasil pertanian juga menjadi persoalan yang sudah bertahun-tahun dihadapi Aceh. Saat ini Aceh surplus beras, namun Aceh masih tetap membeli beras jadi dari Medan karena Aceh tidak mempunyai fasilitas produksi yang memadai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah Demokrasi yang didirikan di Aceh Utara ini diharapkan mampu memberikan solusi bagi problem-problem demokrasi yang dihadapi Aceh dengan kurikulum-kurikulum yang dikembangkan. Agung Wasono dari Kemitraan menjelaskan bahwa Sekolah Demokrasi di Aceh Utara ini adalah yang ke 7 setelah sebelumnya didirikan di Jawa Timur, NTT, Sulsel, Banten, Sumsel, dan Kalbar. Setelah di Aceh Utara kita akan launching Sekolah Demokrasi di Timika Papua bulan Januari 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agung menambahkan bahwa Sekolah Demokrasi tidak hanya membahas persoalan demokrasi prosedural namun lebih fokus pada upaya membangun demokrasi yang lebih substantif, sehingga kurikulum yang dikembangkan juga mengarah ke hal tersebut. Beberapa kurikulum yang diajarkan antara lain: sistem politik pemerintahan, gerakan sosial, demokrasi dan bisnis, legislasi daerah, kebijakan publik, HAM dan demokrasi, akuntabilitas sosial, literasi ekonomi, dan peran negara.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-2034697482692535466?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/2034697482692535466/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=2034697482692535466' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/2034697482692535466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/2034697482692535466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2011/01/kredit-bidang-pertanian-di-aceh-kurang.html' title='Kredit Bidang Pertanian di Aceh Kurang Dari 3%'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/TTeqpAo4jpI/AAAAAAAAAXs/kqr02NRQWJw/s72-c/Sekolah%2BDemokrasi%2BAceh%2BUtara.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-4377748744093399212</id><published>2011-01-20T10:12:00.004+07:00</published><updated>2011-01-20T10:19:43.217+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Riset'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perempuan'/><title type='text'>Perempuan Sulit Jadi Calon Tanpa Relasi</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/TTeoop2EhtI/AAAAAAAAAXk/GD723iIDhco/s1600/nikko2.png"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; DISPLAY: block; HEIGHT: 257px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5564101281020413650" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/TTeoop2EhtI/AAAAAAAAAXk/GD723iIDhco/s400/nikko2.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;Jakarta (ANTARA) - Pengurus DPP Partai Amanat Nasional, Andi Yuliani Paris, mengatakan, perempuan sulit maju dalam pilkada sebagai calon kepala daerah atau wakil kepala daerah, apabila tidak memiliki relasi politik yang melibatkan keluarga sebagai pengurus partai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Faktanya tanpa relasi ini sulit bagi calon perempuan untuk maju dalam pilkada. Kalau dia (perempuan) bukan bagian dari struktur partai atau berkorelasi maka akan sulit," katanya di Jakarta, Selasa.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Kondisi ini sangat disayangkan, tetapi fakta di lapangan menunjukkan sebagian calon kepala daerah perempuan memiliki akses untuk maju karena adanya keluarga yang merupakan politisi partai atau memiliki posisi penting di partai, jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sosial kapital adalah modal awal bagi perempuan untuk dapat mencalonkan diri," kata mantan anggota Komisi II DPR RI itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil kajian yang dilakukan Departemen Ilmu Politik FISIP Universitas Airlangga bersama dengan Kemitraan dan Kemitraan Australia Indonesia tentang kandidasi perempuan di Jawa Timur dan Sulawesi Utara, menunjukkan sejumlah calon perempuan maju dalam pilkada karena memiliki hubungan dengan pengurus partai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Peneliti dari Departemen Ilmu Politik FISIP Unair, Dwi Windyastuti dalam paparannya menjelaskan akses perempuan di arena pencalonan melalui terobosan keluarga sebagai pengurus partai, memang cara yang memungkinkan munculnya calon perempuan dalam pilkada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui cara ini, perempuan mampu menembus kekuatan parpol yang umumnya didominasi oleh kaum lelaki, jelasnya. Selain itu, seorang perempuan mau mencalonkan diri dalam pilkada, baik sebagai calon kepala daerah maupun wakil kepala daerah, dipengaruhi banyak faktor di antaranya adalah dorongan keluarga dan upaya untuk melanggengkan kekuasaan keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kandidat kepala daerah perempuan pada mulanya tidak memiliki niat untuk mengikuti pilkada, tetapi karena adanya dorongan dari keluarga atau orang terdekat menyebabkan kandidat akhirnya maju. Artinya, calon perempuan tersebut tidak merencanakan sendiri pencalonannya dan lebih didominasi oleh dorongan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, tampilnya perempuan yang berstatus istri atau anak pejabat di sejumlah pilkada menunjukkan bagaimana perempuan dijadikan instrumen politik untuk mempertahankan kekuasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maraknya politik keluarga ini justru akan mereduksi proses demokratisasi di partai politik," kata Dwi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://id.news.yahoo.com/antr/20110118/tpl-andi-perempuan-sulit-jadi-calon-tanp-cc08abe.html&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-4377748744093399212?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/4377748744093399212/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=4377748744093399212' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/4377748744093399212'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/4377748744093399212'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2011/01/perempuan-sulit-jadi-calon-tanpa-relasi.html' title='Perempuan Sulit Jadi Calon Tanpa Relasi'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/TTeoop2EhtI/AAAAAAAAAXk/GD723iIDhco/s72-c/nikko2.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-3458691436260050423</id><published>2010-10-07T16:08:00.006+07:00</published><updated>2010-10-11T11:24:59.366+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Eropa'/><title type='text'>Dua Minggu di Eropa</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/TK2Py97Ev_I/AAAAAAAAAXI/_5cgIJnSmLs/s1600/CIMG5915.JPG"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 300px; FLOAT: left; HEIGHT: 400px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525230423632035826" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/TK2Py97Ev_I/AAAAAAAAAXI/_5cgIJnSmLs/s400/CIMG5915.JPG" /&gt;&lt;/a&gt; Saya ingin berbagi cerita perjalanan saya ke Eropa beberapa waktu yang lalu tepatnya tanggal 3 – 17 Juli 2010. Saya kebetulan mengikuti summer course tentang Pro Poor Integrity yang diselenggarakan atas kerjasama Central European University dengan Tiri-Making Integrity work, sebuah lembaga yang berbasis di London.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya ada beberapa tema yang bisa diambil dalam short course ini selain Pro Poor Integrity, yakni Leadership dan Election, saya lebih tertarik dengan isu pro poor dan integrity karena menurut saya inilah pangkal kesengsaraan yang ada di Indonesia selain tentu karena isu ini yang cukup relevan dengan bidang yang sekarang sedang saya geluti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Short course ini diselenggarakan di kampus CEU Budapest, Hungary (Nador ucta. 11, 5th district) sehingga memang sebagian besar waktu saya habiskan di kampus ini dari tanggal 5 – 14 July 2010 mulai pukul 9:00am – 5:00pm setiap harinya. Selama kursus ini saya mendapatkan banyak pencerahan dari pengalaman negara-negara lain dalam usaha dan kendala yang mereka hadapi untuk pengentasan kemiskinan dan isu korupsi. Setidaknya saya mendapatkan pengalaman dari Kirgistan, Kongo, Palestina , India, Vietnam, Afrika Barat, Afrika Timur, Timor Leste, dsb.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, kita juga dihadirkan narasumber yang cukup kompeten seperti Fredrik Galtung, Abdul Tejan – Cole, Hadeel Qazzaz, Kevin Evans, Vaira Vike – Freiberga dan satu-satunya narasumber dari Indonesia adalah Prof. Ramlan Surbakti dikelas election, tapi sayang saya tidak mengikuti kelas ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain di Budapest (Hungary), pada hari libur kursus saya menyempatkan diri untuk jalan-jalan ke Praga (Pargue/Praha/Prag) ibu kota dari Checz Republik dan setelah kursus saya menyempatan berkunjung ke Vienna ibu kota Austria, Bratislava ibu kota Slovakia, dan singgah sebentar di Frankfurt Jerman. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/TK2YCl3-pJI/AAAAAAAAAXY/fnBEEZh0JwU/s1600/DSC_0649.JPG"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; DISPLAY: block; HEIGHT: 266px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525239488147530898" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/TK2YCl3-pJI/AAAAAAAAAXY/fnBEEZh0JwU/s400/DSC_0649.JPG" /&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;/a&gt;D&lt;span style="font-size:85%;"&gt;i depan gedung parlemen republik ceko &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Selama berada di sana, saya cukup banyak mengamati kehidupan politik, sosial, maupun budaya yang ada di negara-negara tersebut dan sungguh mengagumkan ternyata kota-kota yang ketika saya datangi sangat panas itu (bulan juli adalah summer) ternyata memberikan pelajaran bagi saya yang bisa jadi itulah beberapa alasan kenapa mereka relatif lebih maju dibanding bangsa-bangsa di Asia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disiplin. Kata ini mudah sekali diucapkan, tapi sangat sulit di praktekkan di negara kita. Masyarakat eropa sangat disiplin dalam banyak hal. Misal dalam berlalu lintas, saya tidak pernah melihat orang menyeberang jalan tidak pada zebra cross dan saya tidak pernah melihat mobil/motor melanggar lampu merah meskipun di jalan/gang kecil yang sangat sepi sekalipun karena mereka tahu ada peraturan yang harus mereka taati. Bahkan saya hampir tidak pernah mendengar klakson dibunyikan saking tertibnya. Disiplin ini juga terlihat di kampus, kampus sudah rame pagi-pagi, sepertinya jarang sekali ada mahasiswa atau dosen terlambat kuliah. Untuk urusan antri, mereka terbiasa antri dimana-mana entah di cafe, di stasiun, di halte bis, dll. Bandingkan dengan bangsa kita??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya disiplin inilah yang membentuk mereka menjadi bangsa yang unggul, dari disiplin inilah mereka bisa menciptakan lingkungan yang bersih, produktifitas kerja yang maksimal, kehidupan beragama yang rukun, stabilitas politik dan keamanan dan tentunya pariwisata yang bergairah, walupun saya masih bisa melihat 1-2 tuna wisma yang tidur di emperan toko pinggir jalan atau pengemis yang mondar-mandir di tengah kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota-kota diatas hampir mempunyai peninggalan arsitektur yang serupa, kalau teman-teman tahu kisah sleeping beauty atau cerita rakyat tentang seorang putri yang tertidur dan diselamatkan seorang pangeran, maka bangunan menara kerajaantersebut berada di tengah kota Budapest dan memang hampir seluruh bangunan di eropa timur mempunyai arsitektur kuno seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katedral juga menjadi daya tarik yang sangat tinggi di sana, hampir semua katedral besar menjadi tempat wisata. Kita bisa dengan gratis masuk ke katedral dan melihat hebatnya arsitektur dan seni lukis pada masa lalu, kita bisa juga lihat sinagog atau tempat sembahyang umat yahudi yang terlihat sangat mistis (beda dengan katedral yang megah) tapi memang selama saya disana, tidak ada satupun masjid yang saya lihat. Saya pernah bertanyaletak masjid yang terdekat, tapi ternyata tempatnya lumayan jauh di kaki bukit.. :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang eropa timur dan tengah ini terkenal dengan kebiasaan mereka merokok, sampai-sampai di tempat sampah di setiap sudut kota selalu ada bagian khusus di tempat sampah itu yang digunakan untuk mematikan dan membuang putung rokok. Tapi tentu mereka masih kalah dengan kebiasaan orang Indonesia merokok yang bisa habis 3 bungkus setiap harinya. Hal ini dikarenakan harga rokok kita yang kebangetan murahnya..! ketika saya cerita bahwa rokok di Indonesia hanya 1 USD tiap bungkusnya, mereka kaget dan berkata: &lt;em&gt;“oohh Indonesia is a heaven for smokers” &lt;/em&gt;, &lt;em&gt;“yeaah that’s true” &lt;/em&gt;kataku. Tapi coba lihat dimana ada tempat sampah di negara kita ini yang memberikan fasilitas untuk pembuangan putung rokok? Maka tak heran kalau kita lihat putung rokok itu ada dimana-mana..!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Transportasi di kota-kota itu sungguh mengagumkan, kita bisa naik ke semua transportasi publik (bus, tram, dan subway) dengan hanya satu jenis tiket, dan semua transportasi publik ini berhenti hanya pada halte-halte dimana dia harus berhenti. Nampaknya transportasi disana disediakan oleh badan seperti BUMN dan terintegrasi antar sarana yang lain. Bandingkan dengan situasi di Jakarta misalnya, jumlah bus mungkin ada ratusan tapi tidak terintegrasi satu dengan yang lainnya karena memang dibisniskan secara terlampau terbuka sehingga susah diatur dan coba lihat kelakuan mereka di jalan raya.. ckckck seperti membandingkan antara langit dengan bumi.  &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/TK2VNot5i4I/AAAAAAAAAXQ/7uGgmnqFLhE/s1600/CIMG6189.JPG"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; DISPLAY: block; HEIGHT: 300px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525236379354237826" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/TK2VNot5i4I/AAAAAAAAAXQ/7uGgmnqFLhE/s400/CIMG6189.JPG" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Chain Bridge; penghubung antara Buda dan Pest di Hungary&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Jalan Raya disana juga memiliki jalur khusus untuk sepeda yang disediakan secara terpisah dengan jalan raya. Jalan khusus untuk sepeda ini ada disamping trotoar/pedestrian dan ada sepanjang jalan tersebut. Semua jalan raya memang memiliki pedestrian yang lumayan lebar sehingga sangat nyaman dipakai untuk berjalan kaki dan tidak ada pedagang disitu karena hampir semua pedagang berkumpul di pasar yang sangat luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk urusan seni-budaya, kota-kota ini terkenal sangat menghargai seni dan pertunjukan. hampir setiap bangunan menjadi daya tarik pariwisata karena arsitektur dan keindahannya. Mulai dari gedung parlemen, jembatan, katedral, sungai, dll menjadi daya tarik wisata dan pertunjukan kesenian yang indah. Waktu saya jalan-jalan ke Chain Bridge (jembatan yang menghubungkan Buda dan Pest di Hungary) waktu itu sedang ada pertunjukan musik dari Timur Tengah dan Amerika Latin yang dibiayai oleh Pemerintah Kota setempat. Saya sempat tersenyum ketika penyanyi dari Timur Tengah itu bernyayi &lt;em&gt;“Laa Ilaaha Illallah” &lt;/em&gt;dan orang-orang eropa itu ikut menirukannya berkali-kali, mereka tidak tahu kalau artinya “tiadaTuhan selain Allah”. Mereka hanya peduli bahwa musiknya enak didengar dan ditirukan. (continue)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-3458691436260050423?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/3458691436260050423/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=3458691436260050423' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/3458691436260050423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/3458691436260050423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2010/10/dua-minggu-di-eropa.html' title='Dua Minggu di Eropa'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/TK2Py97Ev_I/AAAAAAAAAXI/_5cgIJnSmLs/s72-c/CIMG5915.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-7197421693046385853</id><published>2010-03-25T15:33:00.004+07:00</published><updated>2010-03-25T15:37:32.190+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='NU'/><title type='text'>Aspirasi untuk Nahdlatul Ulama</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/S6sge4Az-4I/AAAAAAAAAW4/8nBqyp6yf1s/s1600/nu-clear_0.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 219px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/S6sge4Az-4I/AAAAAAAAAW4/8nBqyp6yf1s/s320/nu-clear_0.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5452487488666073986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya saya ingin semacam membuat maklumat bahwa saya ini bukanlah seseorang yang dibesarkan dalam keluarga maupun masyarakat Nahdlatul Ulama (NU). Secara kultur, orang tua saya adalah pengurus persyarikatan Muhammadiyah dan kakek saya adalah pengurus Partai Masyumi pada jamannya. Ketertarikan saya pada NU dimulai ketika saya mahasiswa dan menjadi anggota PMII di Jogjakarta, pergulatan saya dengan NU-pun tidak pernah secara langsung sebagai pengurus atau anggota kecuali melalui diskusi dengan sahabat-sahabat muda NU, para dosen NU, buku-buku tentang ke-NU-an, dan tentu media massa. Jadi anggap saja tulisan ini semacam refleksi orang dalam melihat NU dari luar pagar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekan ini, organisasi keagamaan terbesar di Indonesia ini kembali menggelar muktamar untuk memilih pemimpinnya,  sehingga momentum ini tidak boleh disia-siakan tanpa kita menatap kembali untuk apa NU didirikan dan sejauh mana hasil yang sudah dicapainya kini. NU yang sudah berusia 84 tahun tentu memiliki sejarah panjang dan keberhasilan yang besar dalam membangun dan membentuk Indonesia sekaligus membentuk wajah Islam yang tepo seliro, walaupun tetap harus diakui bahwa masih banyak PR yang harus dikerjakan oleh NU terutama dalam perannya dalam kehidupan beragama, sosial-budaya, pendidikan, ekonomi dan politik.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Saya teringat ketika Lajnah Bahtsul Masail PCNU Jepara dan Jateng pada akhir tahun 2007 mengeluarkan fatwa bahwa pembangunan PLTN di Jepara adalah haram dikarenakan bukti bahwa energi yang dihasilkan hanya 2-4 persen, sementara limbah radioaktifnya sangat berbahaya sehingga madharatnya jauh lebih besar dibanding manfaatnya. Sontak fatwa ini kembali membuat kita sadar bahwa peran NU tidak hanya mengurusi masalah-masalah yang langsung bersinggungan dengan doktrin agama seperti solat, puasa, tahlilan, ziarah kubur, dsb. Ada peran besar yang perlu difungsikan agar NU tidak hanya bermanfaat bagi warga NU atau orang Islam saja tapi juga dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga tanpa memandang golongan atau agamanya atau bahkan oleh seorang atheis sekalipun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahstul masail atau forum lain di NU sebagai kumpulan para intelektual NU kedepan harus mampu menelaah dan menjawab problem kebangsaan terkini seperti kasus pidana perbankan, sistem perpajakan yang adil, reformasi sistem kepemiluan, perlindungan para buruh migrant, sampai pada konsep desentralisasi seperti apa yang ideal di Indonesia. Walaupun NU bukan sebagai lembaga yang memutuskan beberapa hal diatas, tapi sumbang-saran dan pemikiran NU dengan SDM yang mumpuni seharusnya hadir ditengah-tengah problem yang dihadapi bangsa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya coba menghitung betapa aset NU yang bisa digerakkan itu sangat besar dan “menakutkan”, coba hitung berapa jumlah jamaah yang ada di tiap pesantren, madrasah, masjid, sampai langgar di kampung-kampung yang jumlahnya mencapai puluhan juta itu dan doktrin seperti apa yang bisa dibuat oleh NU melalui tempat-tempat itu sampai saat ini sungguh sangat dahsyat. Sebut saja doktrin solat subuh dengan doa qunut (yang tidak ada di doktrin Muhammadiyah) yang dilaksanakan dengan patuh oleh seluruh warga NU di semua tingkatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya NU sendiri – menurut saya – belum mampu memaksimalkan potensi dalam dirinya, padahal seharusnya potensi itu mampu menggerakkan sesuatu yang lebih dahsyat misal gerakan penghijauan, gerakan pemberantasan illegal loging, anti-korupsi, pengawasan eksekutif dan parlemen, sampai pada pendidikan politik dan pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren, masjid dan/atau langgar tadi. Saya hampir tidak/belum mendengar bagaimana sikap NU atas kasus kriminalisasi KPK, kasus Ujian Nasional, Bailout Bank Century , mobil baru menteri, pesawat kepresidenan, penggusuran, dsb yang sebenarnya sangat pantas untuk disikapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya peran-peran tersebut tidak perlu dilakukan kalau negara ini sudah mapan dalam kehidupan berdemokrasi atau para penyelenggara negaranya tidak hanya mampu membedakan mana uang haram dan halal tapi juga hanya mau menerima yang halal. Tapi kondisi ini belum tercipta, sehingga NU selain berkutat dengan masalah keagamaan juga masih perlu melakukan dan mengambil alih peran pengawasan yang harusnya menjadi tanggung jawab DPR/D maupun peran pendidikan politik yang sebenarnya menjadi tanggungjawab partai politik, dan peran melindungi dan mengayomi masyarakat yang sebenarnya menjadi tanggungjawab polisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena sifatnya yang plural, universal, dan milik semua itulah seharusnya pemimpin NU kedepan juga mampu merepresentasikan sifat-sifat NU yang demikian tadi, setidaknya pemimpin NU kedepan itu janganlah hanya milik salah satu partai atau golongan tertentu, saya takut NU disalahgunakan untuk tujuan politik jangka pendek. Sosok yang dipilih juga seharusnya sosok yang berwawasan kedepan dan mampu memberi solusi atas problem yang ada baik didalam maupun diluar NU tidak peduli apakah dia keturunan darah kyai atau tidak yang lebih penting adalah dia mampu mewarisi sikap dan sifat kyai dan ulama sebagai pewaris para nabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallohul Muwafiq ila aqwamith Thariq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis: Agung Wasono&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-7197421693046385853?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/7197421693046385853/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=7197421693046385853' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/7197421693046385853'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/7197421693046385853'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2010/03/aspirasi-untuk-nahdlatul-ulama_25.html' title='Aspirasi untuk Nahdlatul Ulama'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/S6sge4Az-4I/AAAAAAAAAW4/8nBqyp6yf1s/s72-c/nu-clear_0.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-5704088613478768237</id><published>2009-12-14T13:39:00.007+07:00</published><updated>2009-12-16T02:30:44.567+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perempuan'/><title type='text'>Menyongsong Kepemimpinan Perempuan 2014</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SyeBA4kU2fI/AAAAAAAAAWs/Lr5IB-TUwqw/s1600-h/tabel+perempuan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 235px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SyeBA4kU2fI/AAAAAAAAAWs/Lr5IB-TUwqw/s400/tabel+perempuan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5415438929121040882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dari 560 anggota parlemen yang terpilih dalam pada pemilu 2009, 101 diantaranya adalah perempuan. Memperhatikan data diatas (lihat tabel) ternyata derajat keterwakilan perempuan di Indonesia dari pemilu-ke pemilu sangat fluktuatif sehingga tidak ada jaminan bahwa pada pemilu 2014 kedepan angka keterwakilan perempuan akan meningkat lebih dari 18%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini tentunya menjadi tantangan bagi seluruh komponen bangsa ini (bukan hanya kelompok perempuan), karena sejatinya memperjuangkan keterwakilan perempuan dan kepemimpinan perempuan di level-level strategis dari tingkat nasional sampai tingkat desa menjadi kebutuhan yang tidak bisa lagi ditunda-tunda.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berapa banyak musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) di tingkat desa sampai kabupaten yang tidak diikuti oleh peserta perempuan yang kemudian dapat kita lihat hasil musrenbangnya sama sekali tidak memperlihatkan keperbihakan terhadap kaum perempuan dan anak, bahkan ada di sebuah Kabupaten anggaran untuk sepakbola melebihi anggaran untuk pelayanan kesehatan di puskesmas. Di level desa kita seringkali melihat bahwa adanya gapura desa yang megah lebih menjadi prioritas ketimbang memberikan asupan gizi bagi para Ibu hamil dan balita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah cukup perdebatan mengenai perlu atau tidaknya 30% keterwakilan perempuan, keterwakilan perempuan itu perlu dan sangat diperlukan titik. Saatnya energi yang ada dikerahkan untuk membangun dan mendorong komitmen politik dari segenap elemen bangsa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ironi di Negeri Mayoritas Perempuan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Angka kematian Ibu masih mengkhawatirkan, kematian bayi juga masih tinggi apalagi di Indonesia bagian timur, bagian Indonesia yang kaya akan hasil alam tersebut justru menjadi daerah-daerah termiskin di Indonesia inilah ironi pembangunan. Otonomi daerah yang sudah digaungkan hampir 10 tahun ternyata belum mampu memberikan perubahan nasib yang signifikan bagi daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama ironinya ketika angka penduduk menunjukkan bahwa jumlah perempuan di Indonesia (51%) lebih banyak dari jumlah laki-laki (49%) tetapi kelompok ini masih menjadi kelompok yang terasingkan dari proses pembuatan kebijakan baik di tingkat nasional, lokal sampai di tingkat paling bawah di RT, RW dan kelurahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat representasi politik kaum perempuan di Indonesia saat ini belum terlalu menggembirakan, hasil pemilu 2009 menunjukkan bahwa jumlah representasi perempuan di DPR RI adalah 18% sedangkan di tingkat propinsi baru berkisar 5% dan di Kabupaten/Kota lebih naif lagi yakni hanya 2,5%. Perlu diingat bahwa hasil diatas sudah melalui perjuangan yang tiada kenal lelah untuk memperjuangkan keterwakilan perempuan minimal 30% di parlemen baik tekanan melalui DPR RI maupun eksekutif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partisipasi perempuan yang sangat kecil ini tentunya akan berakibat pada munculnya peraturan-peraturan yang “male sentris” dan seringkali tidak melihat kebutuhan dan sensitifitas kaum perempuan. Sebagai contoh di sebuah kabupaten di Jawa Barat muncul adanya Perda yang melarang perempuan untuk keluar malam karena diasumsikan sebagai “kupu-kupu malam” yang bisa setiap saat ditangkap satpol PP, atau di Aceh yang muncul perda yang melarang perempuan untuk memakai celana panjang, belum lagi kalau kita melihat regulasi nasional kita yang seringkali tidak memperlihatkan keperpihakannya kepada perempuan seperti Gaji buruh perempuan yang lebih kecil daripada laki-laki, tidak adanya cuti hamil dan menyusui yang mencukupi bagi buruh dan karyawan perempuan, belum adanya perlindungan bagi para tenaga kerja wanita (TKW) yang kerap kali menjadi ajang siksaan di negara lain, masih maraknya penjualan perempuan dan anak (traficking) untuk dunia hiburan dan esek-esek, kurangnya tenaga terdidik untuk membantu proses melahirkan, dan masih banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kebijakan Anggaran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Melihat trend yang ada dalam APBN dan APBD, kita kembali disuguhkan angka-angka yang membuat kita sebagai warga negara tidak habis pikir, bagaimana mungkin basic rights atau hak-hak dasar yang seharusnya dipenuhi oleh negara justru diabaikan dibandingkan dengan program-program lainnya. sebut saja kebijakan anggaran untuk pengentasan kemiskinan dari 10,2% pada tahun 2005 turun menjadi 6,4% pada tahun 2009 padahal jumlah penduduk miskin di Indonesia berdasarkan data Susenas 2008 adalah 34,96 Juta jiwa atau 15,46%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan pada sisi lain, efektifitas dari penggunaan anggaran juga patut dipertanyakan, 70 triliyun yang dikucurkan pada tahun 2008 hanya mampu menurunkan angka kemiskinan kurang dari 1%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penanganan gizi buruk, pemerintah juga terkesan setengah hati. Setidaknya dapat dilihat dari alokasi anggaran yang hanya berkisar 2-2,5% dari APBN dalam 5 tahun berturut-turut. Tahun 2009 ini tercatat 33 juta balita menderita gizi buruk, namun alokasi anggaran hanya 600 Miliar, kalau dipukul rata hal ini berarti setiap penderita hanya mendapatkan alokasi anggaran 18 ribu per kasus per tahun. Bahkan dana untuk posyandu dan puskesmas untuk tahun 2010 seperti tercermin dalam RAPBN 2010 mengalami penurunan yang cukup signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau melihat angka kematian bayi, saat ini Indonesia menduduki rangking satu di asia (hebat bukan..??), menurut data ASEAN angka kematian bayi yakni 35 per 1000 kelahiran hidup atau 5x lipat dari angka kematian bayi di Malaysia. Kasus kematian bayi ini banyak terjadi di keluarga miskin dan sebagian besar disebabkan oleh akses, biaya, pengetahuan dan perilaku. Perlu diingat bahwa kasus-kasus diatas sangat berwajah perempuan dan seringkali hanya dimengerti oleh perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Membangun Komitmen Politik &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan survey yang dilakukan oleh Kemitraan terhadap calon legislatif perempuan di 5 Propinsi di Indonesia (Jawa Barat, Jawa Tengah, Jogjakarta, Bali dan Sulawesi Utara) menunjukkan bahwa saat ini Komitmen politik dari partai politik terhadap keterwakilan perempuan masih sangat minim, yang terjadi baru sampai pada tahap memenuhi quota untuk pencalonan perempuan namun dilihat dari trend nomor urut yang diberikan (pada saat pencalonan di pemilu 2009 masih menggunakan nomor urut), lebih dari separo (56%) dari caleg perempuan mendapat nomor urut yang tidak strategis, sedangkan dalam penentuan dapil ada 36% caleg perempuan yang dapilnya ditentukan partai tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan caleg ybs, padahal dapil menjadi instrumen yang sangat menentukan tingkat elektabilitas seorang caleg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tahapan pemilu, partai politik ternyata tidak memberikan bantuan yang cukup kepada caleg perempuan di pemilu 2009, keterlibatan perempuan dalam pencalegan tidak lebih dianggap sebagai syarat konstitusi saja. Hal ini setidaknya dapat dilihat dari minimnya dukungan dalam kampanye, dukungan partai hanya berupa penyediaan beberapa saksi, dan atribut partai. Sedangkan untuk kebutuhan lain caleg perempuan dibiarkan berjalan sendiri tanpa bantuan yang memadahi padahal kemampuan financial caleg perempuan jauh dibawah caleg laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu selain diperlukan regulasi yang mendukung keterwakilan perempuan minimal 30% baik di tingkat nasional maupun lokal (propinsi, kabupaten/kota), diperlukan reformasi partai politik agar lebih mampu mendorong partisipasi dan keterwakilan perempuan baik di tingkat kepengurusan maupun pencalegan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komitmen politik harus dimulai lahir dari partai politik sebagai rahim dari para pembuat kebijakan politik di DPR RI maupun DPRD. Untuk itu, salah satu hal yang mendesak untuk dilakukan adalah mendorong revisi UU Partai politik untuk mewajibkan keterwakilan perempuan minimal 30% dalam kepengurusan partai politik terutama di pengurus harian di semua tingkatan dari tingkat nasional (DPP) sampai kelurahan (PAC), karena basis massa partai politik justru berada pada level terendah yakni desa. Sekaligus mendorong rekrutmen keanggotaan minimal 30% dalam keangotaan sebuah partai politik. Hal ini pernah diperjuangkan pada UU Nomor 2 tahun 2008 tentang Partai Politik, namun masih mengalami beberapa kendala terutaama yakni komitmen politik dari para pembuat kebijakan. Reformasi sistem kepemiluan juga menjadi agenda penting sehingga sistem pemilu kedepan memberikan affirmative action demi terwujudnya minimal 30% keterwakilan perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, rekrutmen jabatan politik, baik dalam jabatan eksekutif, yudikatif maupun legislatif, harus melibatkan minimal 30% perempuan dalam daftar kandidat. Sehingga peluang posisi-posisi strategis diisi oleh perempuan menjadi semakin lebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Persiapan menuju 2014&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan survey Kemitraan, caleg perempuan tidak memiliki waktu yang signifikan untuk berkampanye menuju pemilu 2009, rata-rata baru memulai aktifitas politik untuk mengkampanyekan diri setelah ybs terdaftar dalam daftar calon tetap (DCT). Pola ini tentunya tidak bisa dibiarkan berulang dalam setiap pemilu, karena tanpa persiapan yang matang dan berkesinambungan sulit bagi seorang caleg untuk mampu meraih suara signifikan dalam pemilu.&lt;br /&gt;Investasi politik tidak bisa diciptakan secara instan dalam beberapa bulan, setidaknya butuh waktu lebih dari 3 tahun untuk memperkenalkan diri dan secara nyata dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Aktifitas ekonomi, sosial dan keagamaan yang biasa kita lakukan ditengah-tengah masyarakat, mampu menjadi investasi politik apabila dimanage dengan baik. Oleh sebab itu, investasi politik para bakal caleg perempuan untuk pemilu 2014 seharusnya dimulai dari SEKARANG..!! bukan 2013.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain persiapan menuju 2014, agenda merebut posisi-posisi strategis di level Kepala Desa, Badan Pemusyawaran Desa (BPD), private sector, universitas, lembaga masyarakat sipil (CSO/LSM), kepemimpinan partai politik di semua tingkatan, jabatan-jabatan di eksekutif, dan di DPR RI maupun DPRD juga harus menjadi agenda penting karena penyusunan kebijakan tidak hanya terjadi di level nasional tapi juga sampai ditingkat desa, pun private sector, universitas, dan CSO juga mempunyai andil yang cukup besar dalam setiap penyusunan kebijakan baik kapasitasnya sebagai konsultan (universitas) maupun sebagai public presure group (CSO).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kita Pasti Bisa..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Penulis: Agung Wasono, Project Officer of the Partnership for Governance Reform in Indonesia&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-5704088613478768237?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/5704088613478768237/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=5704088613478768237' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/5704088613478768237'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/5704088613478768237'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2009/12/menyongsong-kepemimpinan-perempuan-2014.html' title='Menyongsong Kepemimpinan Perempuan 2014'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SyeBA4kU2fI/AAAAAAAAAWs/Lr5IB-TUwqw/s72-c/tabel+perempuan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-8518735290585660180</id><published>2009-05-18T14:14:00.007+07:00</published><updated>2010-10-08T10:56:39.607+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Caleg Stress'/><title type='text'>Akibat Kompetisi Caleg Tak Sehat</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/ShEMYr9Xl1I/AAAAAAAAAWc/0CfZMMQGzqM/s1600-h/evaluasi+pasca+pemilu,+01+Mei+2009+009.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; DISPLAY: block; HEIGHT: 169px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5337060651667265362" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/ShEMYr9Xl1I/AAAAAAAAAWc/0CfZMMQGzqM/s400/evaluasi+pasca+pemilu,+01+Mei+2009+009.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pertemuan bersama Caleg perempuan di Bali sebelum Pemilu 2009&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif 2009 menyisakan banyak cerita untuk caleg-caleg perempuan di Bali. Dari 226 caleg, hanya 28 orang yang berhasil masuk parlemen lokal atau hanya 7 persen dari total Caleg perempuan di Bali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hening Puspita Rini, caleg yang berhasil menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali periode berikutnya tampak sangat lelah. “Utang banyak, suara serak karena terlalu banyak simakrama (pertemuan dengan calon pemilih),” ujarnya. Ia mengaku menghabiskan uang Rp 300 juta. Sementara suaminya yang juga mencalonkan diri di parlemen daerah asal mereka, Kabupaten Bangli, menghabiskan uang tak kalah banyaknya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;“Sekarang saya tahu, Pemilu tidak hanya soal demokrasi tapi juga belajar kecurangan,” katanya serius. Ia berbicara dalam diskusi evaluasi pemilu yang dilaksanakan Lembaga Kemitraan di Kuta, pekan lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hening yang baru masuk parpol PDI Perjuangan ini sesaat sebelum Pemilu 2009, termasuk caleg beruntung. Ia termasuk keluarga Bupati Bangli yang berkuasa di daerah pemilihannya. Hening mendapat suara tertinggi dari caleg perempuan DPRD Bali lainnya yakni 20.805 suara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Caleg lain yang berhasil, Ni Made Sumiati mengibaratkan Pemilu sebagai medan perang. “Untuk pertama kalinya saya seperti orang gila ketika suara saya dicuri. Padahal saya kan mantan anggota KPU (Kabupaten Karangasem) dan banyak pejabat takut sama saya,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk merebut kembali suaranya ketika penghitungan di KPU kabupaten, Sumiati harus menyewa 15 orang bodyguard dan seorang pemangku (pemimpin ritual agama). “Mereka bawa preman, saya juga bawa. Kalau saya sendirian, saya tidak akan berhasil menggertak orang-orang yang menginjak saya,” kata perempuan pengacara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengaku terintimidasi oleh lawan-lawan politiknya yang membawa preman. Made juga membawa preman agar pihak lawan politiknya tidak berani melakukan teror padanya. Tujuannya juga agar perolehan suaranya tidak dialihkan pada Caleg lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumiati dan Hening bersyukur berhasil. Kalau tidak, mereka tak bisa membayangkan bagaimana hancurnya fisik dan mental mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil mini survei Kemitraan pada 23 caleg perempuan Bali menghasilkan sekitar 35 persen tidak menerima hasil Pemilu 2009. Sementara sebagian dari mereka mengatakan Pemilu sarat politik uang (78 persen). Sekitar 74 persen pemilih minta uang sebagai syarat dukungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil ini tak berbeda jauh dengan survey agregate yang meliputi 96 caleg perempuan di empat daerah lainnya, yakni Sulawesi Utara, Jogjakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain politik uang, yang mengecewakan caleg perempuan adalah rendahnya dukungan parpol pada caleg. Misalnya dalam pendidikan politik dan bantuan kampanye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pemilu berikutnya, parpol akan kehilangan kekuasaannya. Parpol sama sekali tidak bekerja dalam pendidikan politik, malah memberikan edukasi money politic,” ujar Agung Wasono, Project Officer Kemitraan untuk program perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah kelemahan lain caleg perempuan dari rangkuman diskusi terungkap jika tak banyak yang melakukan pematauan penghitungan suara. Sumber utama kecurangan pada pemilu kali ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu netralitas penyelenggara kurang karena masih berpihak pada caleg tertentu, intervensi penguasa, dan sulit membuktikan money politic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak sedikit yang menggugat ketidakadilan gender. “Waktu perempuan terlalu banyak di urusan domestik khususnya perempuan Hindu Bali,” ujar Ni Luh Kade Dwi Angreni, caleg dari Denpasar ini. [b]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: http://www.balebengong.net/politik/2009/05/07/caleg-perempuan-bali-lelah-berkompetisi.html&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-8518735290585660180?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/8518735290585660180/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=8518735290585660180' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/8518735290585660180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/8518735290585660180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2009/05/7th-may-2009-caleg-perempuan-bali-lelah.html' title='Akibat Kompetisi Caleg Tak Sehat'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/ShEMYr9Xl1I/AAAAAAAAAWc/0CfZMMQGzqM/s72-c/evaluasi+pasca+pemilu,+01+Mei+2009+009.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-2126675985136946958</id><published>2009-05-07T01:59:00.004+07:00</published><updated>2009-05-07T02:04:33.644+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SBY'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DPR'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DPD'/><title type='text'>Quo Vadis Dewan Perwakilan Daerah</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SgHfDKzuv6I/AAAAAAAAAWM/hrQxeu3mpR8/s1600-h/dprri.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 139px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SgHfDKzuv6I/AAAAAAAAAWM/hrQxeu3mpR8/s200/dprri.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332788679317307298" /&gt;&lt;/a&gt;Kehadiran Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dalam sistem kenegaraan di Indonesia adalah untuk menjawab kebuntuan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam mewakili aspirasi daerah-daerah di Indonesia. DPR dianggap terlalu mewakili kepentingan partai politik dan tidak bisa mewakili kepentingan daerah sehingga muncullah konsep DPD sebagai jawaban atas kelemahan sistem tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada perkembangannya, fungsi DPD dianggap tidak terlalu berguna bagi pembangunan daerah terutama dikarenakan beberapa hal seperti: (1) keterbatasan fungsi legislasi DPD yang hanya mempunyai peran konsultasi bagi DPR untuk pembahasan UU yang berhubungan dengan daerah, (2) DPD tidak mempunyai peran pengawasan, (3) peran DPD sangat dalam penyusunan anggaran sangat terbatas, bahkan bisa dibilang tidak ada karena lagi-lagi fungsi DPD hanya fungsi konsultasi untuk anggaran yang berhubungan dengan daerah, bukan anggaran nasional. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Keterbatasan fungsi dan peran DPD tersebut tentunya karena didesign sedemikian rupa oleh DPR sebagai lembaga yang menginisiasi terbentuknya DPD, tentunya DPR tidak rela peran dan fungsinya "diambil alih" oleh lembaga "anak bawang" seperti DPD. Bisa dibilang bahwa kehadiran DPD sekedar menjawab kepentingan tokoh-tokoh daerah untuk ikut serta duduk manis di senayan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pertengahan 2007, DPD mulai diboikot oleh DPR dengan disyahkannya UU Pemilu DPR, DPD dan DPRD yang memperbolehkan partai politik masuk kedalam DPD walaupun ditentang oleh banyak pihak. DPD yang sedianya diperuntukkan sebagai wadah perwakilan daerah lepas dari kepentingan partai politik, ternyata di umurnya yang masih muda sudah diperkosa oleh bapak kandungnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, DPD bahkan sudah sangat keterlaluan. Ditengah panasnya suhu politik pasca pemilu legislatif 2009 untuk pencalonan presiden dan wakil presiden, DPD justru ikut-ikutan mainstream partai politik mengajukan calon wakil presiden ke SBY..!! yang menjadi pertanyaan adalah: (1) Apakah benar DPD bisa mengambil alih peran partai politik? karena pemilu presiden dan wakil presiden adalah domain partai politik sesuai dengan UU 10/2008 (2) DPD adalah lembaga tinggi negara sejajar dengan presiden, sehingga tidak pantas sebagai sebuah lembaga ikut-ikutan mengajukan cawapres (3) mengapa cawapres hanya diajukan ke SBY? tidak ke semua capres semisal Megawati, Prabowo dan Jusuf Kalla? (4) apakah orang-orang yang duduk di DPD benar-benar mengetahui peran dan fungsinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berkesimpulan bahwa anggota DPD tidak ada yang paham UUD maupun paket UU Politik. apalagi pada statemen wakil ketua DPD (Laode Ida), bahwa DPD akan mengerahkan seluruh jaringannya di daerah melalui anggota-anggotanya apabila cawapres yang diajukan diterima oleh SBY sebagai pasangannya dalam pemilu nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memperhatikan beberapa hal diatas, saat ini sangat dibutuhkan: (1) merevitalisasi peran DPD sebagai wakil daerah dan BUKAN nasional (2) menutup DPD bagi kader partai politik (3) memberikan pelatihan peran dan fungsi bagi anggota DPD terpilih (4) membubarkan DPD apabila memang tidak bisa direvitalisasi, karena hanya menghambur-hamburkan pajak rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditulis oleh: Agung Wasono&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-2126675985136946958?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/2126675985136946958/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=2126675985136946958' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/2126675985136946958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/2126675985136946958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2009/05/quo-vadis-dewan-perwakilan-daerah_07.html' title='Quo Vadis Dewan Perwakilan Daerah'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SgHfDKzuv6I/AAAAAAAAAWM/hrQxeu3mpR8/s72-c/dprri.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-571774818960116741</id><published>2009-04-21T11:35:00.003+07:00</published><updated>2009-04-30T12:18:15.469+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perempuan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Caleg Stress'/><title type='text'>Trauma Healing Bagi Caleg Perempuan yang Depresi</title><content type='html'>Senin, 20 April 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok Kerja (Pokja) Perempuan Kemitraan merekomendasikan kepada negara untuk memfasilitasi pembentukan lembaga “trauma healing” bagi para caleg perempuan yang depresi karena gagal dalam Pemilu Legislatif 2009 lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agung Wasono dari Kemitraan-Partnership mengatakan, imbas dari partisipasi politik rakyat yang berkurang karena karut-marutnya Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan maraknya politik uang mengakibatkan banyak caleg perempuan yang depresi. “Selain kekarut marutan DPT dan kurangnya partisipasi politik masyarakat, politik uang juga memberikan efek pada munculnya fenomena caleg perempuan yang depresi,” kata Agung Wasono dalam konferensi pers di Media Center KPU, Jakarta, Senin 20 April 2009.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagi Pokja Perempuan, ini bukan sekedar depresi melainkan wujud kekecewaan mereka atas apa yang terjadi dalam proses penyelenggaraan pemilu. Harapan yang tulus untuk menjadi wakil rakyat harus berhadapan langsung dengan intrik dan politik uang," tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Pokja Perempuan, caleg perempuan lebih rentan terhadap depresi karena tekanan sosial dari masyarakat kepada mereka lebih besar. Dari sisi pembiayaan, umum para caleg perempuan tidak menggunakan uang pribadi, melainkan dana keluarga yang membuat mereka akan lebih mudah goyang mental karena banyak uang yang harus di pertanggung-jawabkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut, stres yang diakibatkan karena akumulasi persoalan pemilu itu lebih berat dari trauma yang dihadapi para korban tsunami. Bagi korban tsunami, mereka memaknainya selain faktor alam adalah faktor kehendak Ilahi yang membuat mereka tabah dan cepat pulih dari trauma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Namun bagi para caleg, trauma itu tidaklah mudah dihilangkan. Karena memang banyak faktor yang menjadi penyebab. Terutama faktor-faktor yang menurut mereka seharusnya dapat dihindari, jika sistem dan proses demokratisasi bahwa pemilu adalah hak tetapi sekaligus tanggung jawab moral sebagai proses mengubah keadaan negara ini lebih baik," kata Agung Wasono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan itu, Pokja Perempuan juga menyatakan akan melakukan beberapa pertemuan koordinasi dan evaluasi pasca Pemilu 2009 di lima kota di Indonesia untuk memastikan adanya peningkatan keterwakilan perempuan dan mengawal seerta membantu secara teknis bagi caleg perempuan yang terpilih. (Leli Qomarulaeli/Mawardi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Kanal Pemilu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-571774818960116741?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/571774818960116741/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=571774818960116741' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/571774818960116741'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/571774818960116741'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2009/04/trauma-healing-bagi-caleg-perempuan.html' title='Trauma Healing Bagi Caleg Perempuan yang Depresi'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-2218617388896014031</id><published>2009-03-16T18:26:00.002+07:00</published><updated>2009-03-16T18:28:54.543+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perempuan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penelitian'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Partai'/><title type='text'>Peran Penting Perempuan di Pemilu 2009</title><content type='html'>Oleh: Agung Wasono*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pendahuluan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pemilu 2009 yang akan diselenggarakan pada tanggal 9 April 2009 mendatang menjadi moment penting karena melalui pemilu inilah bangsa ini akan menentukan wakilnya yang duduk di parlemen baik ditingkat pusat, provinsi maupun kab/kota. Parlemen yang mempunyai fungsi membuat undang-undang, menyusun anggaran negara dan melakukan pengawasan terhadap kinerja pemerintahan tentu mempunyai peran yang sangat signifikan karena melalui lembaga inilah setiap kebijakan menyangkut pembangunan dibahas, disetujui dan kemudian diawasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat pentingnya pemilu tersebut maka memilih calon legislatif (caleg) untuk mewakili aspirasi kita di DPR maupun DPRD tentunya juga menjadi hal yang sangat penting. Oleh karena itu memilih caleg yang mampu menyuarakan aspirasi masyarakat dan mempunyai kepekaan terhadap situasi dan permasalahan yang dihadapi masyarakat seharusnya menjadi agenda bagi setiap warga Negara yang mempunyai hak pilih.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Caleg Perempuan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada pemilu 2009 ini, dari Daftar Calon Tetap yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada akhir Oktober 2008, jumlah Daftar Calon Tetap (DCT) adalah 11.301 orang, dari jumlah itu 7.391 diantaranya adalah laki-laki sedangkan 3.910 perempuan. Prosentase caleg perempuan 34,6%. Hal ini tentunya menggembirakan karena sejak pemilu diselenggarakan di Indonesia, pada pemilu 2009 inilah tercatat jumlah caleg perempuan terbanyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi tanpa dukungan dan pilihan dari pemilih, jumlah caleg perempuan yang banyak tersebut tidak akan berarti apa-apa, sehingga kesadaran dari pemilih untuk memilih caleg perempuan pada pemilu 2009-lah yang akan mampu meningkatkan keterwakilan perempuan di parlemen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak berdirinya Republik ini, kemudian penyelenggaraan pemilu 1955 sampai pemilu 2009, jumlah keterwakilan perempuan di parlemen tidak pernah mencapai angka 20%, hasil pemilu 2004 jumlah keterwakilan perempuan hanya 11,6%, dan pada akhir masa jabatan DPR jumlah ini justru berkurang menjadi 11% karena pergantian antar waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan jumlah 11,6% itupun, anggota legislatif perempuan di DPR RI telah menghasilkan perundang-undangan yang berpihak pada rakyat. Misalnya UUAnti Kekerasan dalam Rumah Tangga, UU Anti Perdagangan Manusia, UU Kewarganegaraan, UU tentang Rativikasi Hak Ekosob, UU tentang ratifikasi Hak Sipil dan Politik dan Advokasi kebijakan anggaran yang pro kesejahteraan rakyat. Tentunya dengan peningkatan jumlah keterwakilan perempuan akan meningkat pula kualitas perundang-undangan yang dihasilkan dan juga alokasi anggaran negara yang berpihak kepada masyarakat yakni prioritas mengatasi persoalan kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan sebagai isu yang sangat dekat dengan perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;CEDAW&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Melihat pentingnya keterwakilan perempuan tersebut, upaya peningkatan keterwakilan perempuan tidak hanya ada di Indonesia tapi juga negara-negara lain. Bahkan dunia internasional melalui PBB sejak tahun 1979 mengeluarkan Konvensi mengenai Pengha¬pusan Segala Bentuk Diskri¬minasi terhadap Wanita / Convention on Elimination of All Forms of Discrimination Againts Women (CEDAW). Indonesia menandatangani konvensi tersebut pada tahun 1980 dan kemudian Pemerintah Indonesia merativikasi konvensi tersebut melalui UU Nomor 7 Tahun 1984 tentang pengesahan konvensi CEDAW.&lt;br /&gt;Dalam Pasal 4 CEDAW itu disebutkan, ”Pem¬buatan peraturan-peraturan khusus sementara oleh negara-negara peserta yang ditujukan untuk mempercepat persama¬an ‘de facto’ antara pria dan wanita tidak dianggap diskri¬mi¬nasi seperti ditegaskan da¬lam konvensi yang sekarang ini, dan sama sekali tidak harus mem¬bawa konsekuensi peme¬liharaan dan norma-norma yang tak sama atau terpisah, maka peraturan-peraturan ini dihentikan jika tujuan persamaan kesempatan dan perlakuan telah tercapai”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Quota 30%&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Di beberapa negara lain, keterwakilan 30% perempuan di parlemen menjadi sebuah kebutuhan dan keniscayaan. Tidak sedikit penelitian Internasional yang menyimpulkan bahwa 30%  adalah critical number  yakni jumlah minimal yang mampu mempengaruhi kebijakan. Sayangnya, Indonesia belum mampu memenuhi jumlah tersebut, sehingga tidak heran jika peraturan perundang-undangan atau peraturan daerah yang seringkali dikeluarkan tidak menjadi jawaban atas persoalan riil yang dihadapi masyarakat, akan tetapi lebih mencerminkan kepentingan politik jangka pendek. Lebih-lebih rata-rata keterwakilan perempuan di DPRD Provinsi secara nasional hanya 6% sedangkan Kab/kota 2,5%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pentingnya memilih caleg perempuan&lt;/strong&gt;Mengapa memilih caleg perempuan menjadi sangat penting? Karena perempuan mempunyai kebutuhan khusus yang hanya dapat dimengerti oleh kaum perempuan sendiri, kebutuhan kaum perempuan tersebut meliputi : Pendidikan, Kesehatan, Kesejahteraan keluarga, gizi bagi balita, kesehatan reproduksi, sampai isu kekerasan seksual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain mampu memahami berbagai persoalan diatas dan kemudian mengatasinya, peningkatan jumlah perempuan dalam lembaga pengambil kebijakan juga akan mampu menghapus diskriminasi yang acapkali menimpa kaum perempuan seperti pemberian upah yang rendah untuk perempuan, dan tidak diberikannya cuti hamil yang mencukupi bagi perempuan yang akan melahirkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Perempuan dan MDGs&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 2000, Indonesia menjadi salahsatu dari 189 negara yang menandatangani “Deklarasi Millennium” yang berisikan 8 target pembangunan yang harus dicapai pada tahun 2015 yakni: mengentaskan kemiskinan ekstrim dan kelaparan, mencapai pendidikan dasar untuk semua, mendukung kesetaraan gender dan kesejahteraan perempuan, mengurangi tingkat kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, memerangi HIV/AIDS dan penyakit menular lainnya, memastikan kelestarian lingkungan, dan terakhir adalah mengembangkan kemitraan untuk pembangunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kedelapan target MDGs tersebut, 6 diantaranya yakni target pertama sampai keenam berkaitan langsung dengan persoalan perempuan. Indonesia sampai saat ini belum mampu mencapai target tersebut, hal ini dapat dilihat dari masih tingginya angka kemiskinan, di pedesaan angka putus sekolah mencapai 8,5%, masih adanya diskriminasi untuk kaum perempuan dibidang sosial, ekonomi dan politik, tingginya angka kematian balita (AKB) sampai saat ini AKB di Indonesia adalah yang tertinggi di Negara ASEAN, resiko kematian yang sangat tinggi untuk ibu melahirkan yakni 1 kematian setiap 65 kelahiran, Hingga Maret 2007 hampir 8.988 kasus AIDS dan 5.640 kasus HIV dilaporkan dan semakin bertambah setiap tahunnya dan setiap tahun diperkirakan terdapat 18 juta kasus Malaria dan lebih dari 520 ribu kasus TBC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai persoalan diatas tentunya menjadi pekerjaan rumah bagi anggota parlemen yang akan datang, periode parlemen 2009 – 2014 adalah periode yang menentukan berhasil atau tidaknya Indonesia mewujudkan target MDGs pada tahun 2015, dan hal ini akan tercapai apabila perempuan mampu secara signifikan mempengaruhi kebijakan nasional melalui parlemen baik di tingkat pusat maupun daerah. Hal kongkrit yang dapat kita sumbangkan bagi kesejahteraan masyarakat adalah dengan memilih caleg perempuan pada pemilu 2009..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;)* Penulis adalah Project Officer Pemilu dan Keterwakilan Perempuan di Kemitraan bagi Pembaruan Tata Pemerintahan di Indonesia&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-2218617388896014031?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/2218617388896014031/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=2218617388896014031' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/2218617388896014031'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/2218617388896014031'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2009/03/peran-penting-perempuan-di-pemilu-2009.html' title='Peran Penting Perempuan di Pemilu 2009'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-3066169340586617657</id><published>2008-12-26T01:32:00.008+07:00</published><updated>2008-12-26T22:49:46.192+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu'/><title type='text'>Putusan MK Menggembosi Affirmative Action</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SVRT0usXFaI/AAAAAAAAAVY/t0M5EmISCxw/s1600-h/Pokja+Kemitraan.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283940428164830626" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 300px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SVRT0usXFaI/AAAAAAAAAVY/t0M5EmISCxw/s400/Pokja+Kemitraan.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Foto: Rieke Dyah, Masruchah &amp;amp; Yuda Irlang (Pokja Kemitraan), Anggota DPR RI Perempuan, dan aktivis perempuan lain dalam konferensi pers di KPU menolak putusan MK tentang suara terbanyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tanggal 23 Desember 2008 adalah hari "kiamat" bagi gerakan perempuan dalam upaya menambah keterwakilan perempuan dalam pemilu 2009. Keputusan Mahkamah Konstitusi dengan mengabulkan permohonan judicial review terhadap pasal 214 UU Pemilu sehingga sistem pemilu 2009 menggunakan sistem suara terbanyak benar-benar memukul telak banyak kalangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama lebih dari setengah tahun sejak awal 2007, gerakan perempuan (&lt;em&gt;tambahan: gerakan perempuan belum tentu berjenis kelamin perempuan, banyak laki-laki aktif di gerakan perempuan&lt;/em&gt;) mengawal penyusunan UU Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum. banyak hal yang dicapai waktu itu dan yang paling menggembirakan adalah diakomodasinya ketentuan minimal 30% caleg perempuan yang kemudian diatur melalui penempatan caleg berdasar &lt;em&gt;zipper method &lt;/em&gt;atau metode zig-zag dimana setiap 3 caleg terdapat satu perempuan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hebat..!! luar biasa..!! sepanjang sejarah pemilu Indonesia, pemilu 2009 mengakomodir jumlah caleg perempuan terbesar..!! hal ini tentunya disambut suka cita oleh kelompok perempuan, selama ini mereka tidak dipandang oleh partai dan akhirnya karena ada sistem "paksaan" tersebut caleg perempuan bak jamur di musim hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aktifis partai yang sudah membesarkan dan merawat perjuangan partai selama bertahun-tahun juga mendapat reward dengan ditempatkan di nomor urut 1, walaupun ada isu jual beli nomor urut tentunya ini adalah pengecualian dan jumlahnya tidak signifikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa perlu &lt;em&gt;zipper method&lt;/em&gt;? karena saat ini pemilu di Indonesia belum bisa menganut sistem pasar bebas. pemilu kita masih menggunakan sistem proporsional terbuka terbatas. ini untuk melindungi kelompok marginal. sebagai contoh dengan adanya BPP maka pemilu di Papua tidak bisa disamakan dengan pemilu di Jawa Tengah, di papua yang jumlah penduduknya hanya setara dengan di Kabupaten Tegal (atau bahkan lebih kecil) mendapat perlakuan istimewa dengan memperhatikan jumlah pemilih di daerah itu sehingga untuk mendapat satu kursi untuk dapil Papua akan berbeda jumlahnya dengan syarat satu kursi untuk dapil Jawa Tengah. ini disebut sistem afirmasi atau &lt;em&gt;Affirmative Action &lt;/em&gt;atau Tindakan Khusus yang memang mewarnai sistem pemilu kita untuk melindungi kelompok marginal dan kelompok lemah, seperti kita melindungi kelompok miskin (Kartu JPK Gakin untuk gratis berobat, BOP dan BOS untuk siswa miskin adalah contoh &lt;em&gt;affirmative action&lt;/em&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindakan khusus masih sangat diperlukan karena kelompok marginal belum mendapat posisi dan kemampuan yang &lt;em&gt;equal &lt;/em&gt;dalam pemilu baik dari segi modal maupun pengalaman karena sistem pemilu kita dizaman orla dan orba yang memang masih &lt;em&gt;laki-laki sentris&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keputusan MK membuat amburadul sistem pemilu yang sudah didesign melaui UU NOmor 10/2008, pun UU pemilu 2008 ini baru disyahkan dalam hitungan bulan dan belum sempat dipakai tapi sudah ada upaya untuk merubahnya. ini adalah bukti ketidaksiapan sebagian anggota DPR (tentunya juga partai) dalam mengawal UU yang mereka susun sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya khawatir, dan sangat khawatir pemilu 2009 ini hanya menghasilkan anggota DPR/D yang hanya populer tapi tidak bermutu (misal artis) atau lebih bahaya lagi legislatif akan dikuasai konglomerat bejat yang mampu membeli suara sebanyak-banyaknya. Belum lagi putusan MK ini juga terbukti sudah menggembosi semangat para aktivis partai karena kerja mereka selama bertahun-tahun bisa jadi hanya dikalahkan oleh anak ingusan tak tau politik yang populer dan kaya raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imbasnya bagi partai, partai akan kehilangan daya dukung.. lambat laun partai akan dikuasai oleh konglomerat dan orang-orang lain yang populer (ingat, populer belum tentu populis) yang lahir karena politik kelas salon (meminjam istilah Mohamad Sobary) yang tentunya membutuhkan biaya tidak sedikit sekedar untuk merubah citra diri yang busuk jadi wangi, yang korup menjadi bersih, yang bengis menjadi santun, yang zero menjadi hero. Sejelek-jeleknya partai, dia adalah soko guru politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-3066169340586617657?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/3066169340586617657/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=3066169340586617657' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/3066169340586617657'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/3066169340586617657'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2008/12/putusan-mk-menggembosi-affirmative_26.html' title='Putusan MK Menggembosi Affirmative Action'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SVRT0usXFaI/AAAAAAAAAVY/t0M5EmISCxw/s72-c/Pokja+Kemitraan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-6341279452078437538</id><published>2008-11-12T10:50:00.003+07:00</published><updated>2008-12-04T11:23:46.707+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PKS'/><title type='text'>PKS dan Politik Klaimisasi</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/STdbM4tbboI/AAAAAAAAAUM/63Ymq-LD3oI/s1600-h/tokoh.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275785765427310210" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 91px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/STdbM4tbboI/AAAAAAAAAUM/63Ymq-LD3oI/s400/tokoh.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;“PKS lupa dia besar dari gerakan anti korupsi, tapi sekarang justru mengusung tokoh korup sebagai pahlawan dan panutan“&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sepertinya terus bergerak, berinovasi, dan terus-menerus melakukan gebrakan guna kembali mengangkat citra partai menjelang pemilu 2009. Seperti sebagian partai-partai yang lain, PKS juga sedang sibuk-sibuknya bekerja untuk mengeruk suara sebanyak-banyaknya dari golongan manapun dan ideologi apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejatinya partai adalah ideologi, partai adalah tempat menumpahkan segala gagasan dan pemikiran yang sejalan, partai adalah tempat kita membesarkan pemikiran, partai adalah sudut pandang dimana kita ingin membangun bangsa ini sekarang dan yang akan datang. Itulah mengapa dalam setiap AD/ART partai selalu tersebutkan Landasan Ideologi/Asas sebagai titik tolak sebuah partai berdiri.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan partai lain yang mengandalkan basis massa dari organisasi induk seperti PKB mengandalkan basis massa NU, PAN dengan Muhammadiyah, PBB dengan eks Masyumi, PDS dengan Umat nasrani, PDIP dengan eks PNI dan Golkar dengan mantan pengikut Orba, PKS (diawal kemunculannya bernama PK) walaupun diawal mendeklarasikan diri sebagai partai Islam dan dipenuhi kaum berjenggot lama kelamaan mulai membuka diri sebagai partai pluralis. PKS dengan gaungnya sebagai “partai bersih” mulai melakukan pendekatan pada semua golongan, semua agama, dan semua ideologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang pemilu 2009, PKS membuat iklan televisi yang aneh. Aneh karena saat ini PKS tidak lagi bicara program seperti pemilu sebelumnya, aneh karena PKS tidak sedang membicarakan keberhasilan program partai di legislatif maupun eksekutif, aneh karena PKS juga tidak mensosialisasikan kader terbaiknya. PKS justru “menjual” tokoh-tokoh yang selama ini menjadi panutan ideologi. Sebut saja KH. Hasyim Asy’ari (Pendiri NU), KH. Ahmad Dahlan (Pendiri Muhammadiyah), dan Soekarno (Pendiri PNI) bahkan Soeharto (Mantan Penguasa Orba) yang dimunculkan “seolah-olah” sebagai peletak dasar ideologi PKS, atau setidaknya PKS menempatkan diri sebagai penerus perjuangan mereka... terakhir PKS justru mengusulkan agar Soeharto diangkat menjadi Pahlawan Nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PKS lupa bahwa PKB saja tidak setega itu menggunakan KH. Hasyim Asy’ari sebagai jualan politik, PAN juga tidak pernah menempatkan KH. Ahmad Dahlan sebagai produk jualan. Dan Soeharto?? Dia adalah jualan PKPB yang tidak laku dipemilu 2004, PKS membuat kemasan baru dan ingin menjualnya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PKS lupa bahwa dia besar karena orang tertarik dengan kesigapan partai ketika bencana datang, atau sedikitnya anggota PKS yang terkenan kasus korupsi, dia juga besar karena menggalang kekuatan dari kampus-kampus dan kelompok-kelompok pengajian di desa-desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejatinya partai adalah ideologi, dia tempat kita menumbuhkan keyakinan politik kita. Partai bukan sekedar mesin pengeruk suara, partai bukan juga penjilat kaki-kaki perusak dan penggerogot negara, partai bukan tempat kita menjual tokoh bangsa untuk kepentingan golongan, bukan juga tempat mendewakan penjahat koruptor untuk mengeruk suara tambahan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-6341279452078437538?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/6341279452078437538/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=6341279452078437538' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/6341279452078437538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/6341279452078437538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2008/11/pks-dan-politik-klaimisasi.html' title='PKS dan Politik Klaimisasi'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/STdbM4tbboI/AAAAAAAAAUM/63Ymq-LD3oI/s72-c/tokoh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-7808692966847494720</id><published>2008-11-05T15:01:00.007+07:00</published><updated>2008-11-05T15:27:46.272+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='USA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Obama'/><title type='text'>Perjalanan Obama Menuju Gedung Putih</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SRFT9q2e0AI/AAAAAAAAAT8/axFAHhMiG0w/s1600-h/mr+president.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5265081758312747010" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 194px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SRFT9q2e0AI/AAAAAAAAAT8/axFAHhMiG0w/s400/mr+president.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;WARGA Amerika Serikat &lt;/strong&gt;baru saja mengakhiri proses pemilihan umum untuk menentukan presiden pengganti George Walker Bush. Berbeda dengan sistem pemilu pada umumnya, Amerika memang menerapkan sistem yang agak rumit dan panjang sebelum sampai pada puncaknya, yakni hari pencoblosan pada hari kemarin, 4 November 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memenangi kursi kepresidenan, kandidat harus meraih setidaknya 270 electoral votes. sementara hasil perhitungan sementara hari ini &lt;em&gt;(real time ketika tulisan ini saya posting) &lt;/em&gt;menunjukkan bahwa Senator Barack Obama dari Partai Demokrat menguasai 338 electoral votes sementara McCain hanya mendapat 162 electoral votes ini berarti senator Obama dipastikan menjadi Presiden Amerika Serikat berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti apa sebenarnya seluk-beluk Pemilu di Amerika Serikat? berikut sekelumit informasi yang bisa kita pelajari:&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tahap pertama dimulai antara satu sampai dua tahun sebelum pemilu. Jadi, untuk pemilu 2008 persiapan paling tidak lebih telah dimulai sejak 2006. Dalam masa itu dibentuk komite khusus oleh masing-masing calon untuk mempelajari peta politik dan menggalang dana. Kampanye pemilu presiden AS merupakan salah satu yang termahal di dunia dan menelan biaya antara ratusan juta sampai satu miliar dolar lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Primary dan Kaukus &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar dana itu untuk pemasangan iklan dan perjalanan kampanye maraton ke sebanyak mungkin negara bagian yang dapat dikunjungi kandidat. Pemilihan pendahuluan &lt;em&gt;(primary) &lt;/em&gt;bertujuan menentukan calon-calon presiden. Primary adalah salah satu cara menominasikan kandidat yang akan dicalonkan dalam pemilu. Penyelenggaraan primary itu sendiri bermula dari gerakan progresif di Amerika Serikat. Primary diselenggarakan oleh pemerintah, selaku penerima mandat partai-partai. Di negara lain, nominasi kandidat biasanya berlangsung secara internal dan tidak melibatkan aparatus publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain primary, cara lain untuk memilih kandidat adalah melalui kaukus, konvensi dan pertemuan-pertemuan nominasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaukus juga untuk memilih para calon. Namun, kaukus sangat berbeda dengan primary. Kaukus adalah pertemuan di daerah pemilihan dengan diisi debat mengenai platform dan isu kampanye masing-masing partai. Kalau primary digelar oleh pemerintah, kaukus dilaksanakan oleh kelompok sipil, misalnya kelompok media, organisasi nonpemerintah, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk primary mirip pemilihan umum, yakni dengan coblosan, sedangkan pemungutan suara pada kaukus tergantung pada ketentuan masing-masing penyelenggaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya 12 negara bagian yang menggunakan model kaukus, yakni Iowa, New Mexico, North Dakota, Maine, Nevada, Hawaii, Minnesota, Kansas, Alaska, Wyoming, Colorado dan District of Columbia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istilah ''masa primary'' merujuk pada primary dan juga kaukus, yakni diawali dengan Kaukus Iowa dan berakhir dengan Primary Montana pada 3 Juni. Kemudian, digelar konvensi partai untuk menetapkan calon presiden. Konvensi itu bertujuan meratifikasi hasil pemilihan pada primary dan kaukus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Delegasi untuk konvensi partai juga dipilih pada primary, kaukus negara bagian, dan konvensi negara bagian. Calon presiden ditentukan berdasarkan perolehan mayoritas delegasi untuk memenangi nominasi partai mereka. Calon presiden itulah yang akan mengajukan calon wakil presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Electoral College &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sistem pemilu Amerika Serikat, pilihan rakyat tidak mutlak menentukan kemenangan seorang calon presiden. Pasalnya, AS menggunakan sistem electoral college.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Electoral College adalah dewan pemilih yang akan memilih presiden. Anggotanya dipilih oleh rakyat pada hari pemilu. Para utusan itu sudah berjanji di awal untuk memilih kandidat tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah utusan pada dewan pemilih itu adalah dua orang ditambah jumlah anggota DPR dari negara bagian tersebut. Sehingga, beberapa negara bagian memiliki jumlah utusan terbanyak, seperti misalnya, Florida, dan menjadi sangat menentukan dalam pemenangan pemilu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, pemilihan presiden dan wakil presiden sebenarnya adalah pemilu tidak langsung, karena pemenangnya ditentukan oleh suara para pemilih dalam Electoral College.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari pencoblosan, rakyat memilih dua kali. Pertama, untuk memilih calon presiden favorit. Kedua, untuk memilih utusan berjumlah 538 yang mewakili 50 negara bagian. Utusan inilah yang berhak memilih presiden. Jadi, pilihan rakyat hanya berguna untuk menentukan popularitas kandidat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kritik &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasib calon presiden sebenarnya bergantung pada pilihan dari 538 anggota electoral college itu. Sebanyak apa pun jumlah suara rakyat yang mendukung capres, jika tak berhasil mendapatkan setidaknya 270 suara dari electoral college tadi, si calon tidak akan terpilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem inilah yang menguntungkan George Walker Bush dalam pemilu 2000 silam saat mengalahkan calon dari Partai Demokrat, Al Gore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem electoral college bukan tidak mendapat kritik. Sistem ini dikritik karena dinilai tidak demokratis. Sistem ini juga dinilai menciptakan ketidaksetaraan suara antara pemilih di masing-masing negara bagian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;)* Dari berbagai sumber &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-7808692966847494720?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/7808692966847494720/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=7808692966847494720' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/7808692966847494720'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/7808692966847494720'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2008/11/perjalanan-obama-menuju-gedung-putih.html' title='Perjalanan Obama Menuju Gedung Putih'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SRFT9q2e0AI/AAAAAAAAAT8/axFAHhMiG0w/s72-c/mr+president.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-6640347564293273561</id><published>2008-09-25T15:28:00.004+07:00</published><updated>2008-09-25T15:55:05.035+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religi'/><title type='text'>Kekeliruan Umum Pada Saat Iedul Fitri</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SNtMrnarH1I/AAAAAAAAAPc/GN4CBe5gCl8/s1600-h/ucapan+salah.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5249874102829391698" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SNtMrnarH1I/AAAAAAAAAPc/GN4CBe5gCl8/s400/ucapan+salah.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt; &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Minal ‘Aidin Wal Faizin &lt;u&gt;artinya bukan &lt;/u&gt;Mohon Maaf Lahir dan Batin&lt;/em&gt; &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebentar lagi umat muslim akan memasuki hari Raya Iedul Fitri 1429 H, di Indonesia 1 Syawal 1429 H kali ini akan jatuh pada tanggal 1 Oktober 2008. Hari raya ini adalah hari raya terbesar yang dirayakan hampir seluruh masyarakat Indonesia atau bahkan Dunia, di Indonesia perayaannya juga diikuti oleh umat non muslim. Umat non muslim juga acapkali mengikuti perayaan lebaran dengan menyediakan makanan bagi para tamu atau ikut bersilaturrahmi dari rumah-ke rumah atau sanak saudara. Singkatnya Iedul fitri menjadi hari raya bagi semua lapisan masyarakat tanpa membedakan suku, ras, agama, golongan, partai, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moment iedul fitri ini juga dimanfaatkan untuk saling memaafkan atas keslaahan yang telah diperbuat sepanjang tahun ini kepada sanak-saudara, temen jalan, temen-teman sekantor, ataupun bersama kolega bisnis.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Akan tetapi ada hal yang janggal menurut saya tapi mungkin menjadi sesuatu yang lumlah bagi masyarakat jamak. Yakni pemaknaan dan Penulisan “Minal ‘Aidin wal Faizin” yang tidak dimengerti maksud ataupun tujuan pengucapan kata-kata itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kesalahan Penulisan &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pertama, kesalahan penulisan pada kata “Minal ‘Aidin wal Faizin” yang kadang ditulis seperti beberapa contoh dibawah ini, bahkan partai Islam seperti PKS juga seringkali salah menulis tulisan tersebut:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SNtRvBLrGCI/AAAAAAAAAPs/S7PUnpYpdxk/s1600-h/minalaidin.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SNtRvBLrGCI/AAAAAAAAAPs/S7PUnpYpdxk/s400/minalaidin.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5249879658843543586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;1. Minal ‘Aidin wal Faizin = Penulisan yang benar&lt;br /&gt;2. Minal Aidin wal Faizin = Juga benar berdasar ejaan indonesia&lt;br /&gt;3. Minal Aidzin wal Faidzin = Salah, karena penulisan “dz” berarti huruf “dzal” dalam abjad arab&lt;br /&gt;4. Minal Aizin wal Faizin = Salah, karena pada kata “Aizin” seharusnya memakai huruf “dal” atau dilambangkan huruf “d” bukan “z”&lt;br /&gt;5. Minal Aidin wal Faidin = Juga salah, karena penulisan kata “Faidin”, seharusnya memakai huruf “za” atau dilambangkan dengan huruf “z” bukan “dz” atau “d”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa hal ini perlu diperhatikan? Karena kesalahan penulisan abjad juga berarti makna yang salah. Seperti dalam bahasa inggris, antara Look dan Lock beda makna padahal cuman salah satu huruf bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kesalahan Pemahaman Makna &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kedua, kata-kata “Minal Aidin wal Faizin” acapkali didengar atau ditulis di media massa, di film, sinetron, acara halal-bihalal, atau ketika kita bertemu teman atau sudara. Akan tetapi banyak yang menyangka bahwa arti kata “Minal Aidin wal Faizin” adalah “Mohon Maaf Lahir Dan Batin” seperti yang sering kita dengar. Padahal sama sekali bukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata-kata “Minal Aidin wal Faizin” adalah penggalan sebuah doa dari doa yang lebih panjang yang diucapkan ketika kita selesai menunaikan ibadah puasa yakni : “Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Wa Ja’alanallahu Minal ‘Aidin Wal Faizin” yang artinya “Semoga Allah menerima (amalan-amalan) yang telah aku dan kalian lakukan dan semoga Allah menjadikan kita termasuk (orang-orang) yang kembali (kepada fitrah) dan (mendapat) kemenangan”. Sehingga arti sesungguhnya dari “Minal Aidin wal Faizin” adalah “Semoga kita termasuk (orang-orang) yang kembali (kepada fitrah) dan (mendapat) kemenangan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian sedikit penjelasan semoga berguna bagi kita semua. Mari kita membiasakan kebenaran bukannya membenarkan kebiasaan.. :-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Fastabiqul Khairot&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-6640347564293273561?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/6640347564293273561/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=6640347564293273561' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/6640347564293273561'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/6640347564293273561'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2008/09/kekeliruan-umum-pada-saat-iedul-fitri.html' title='Kekeliruan Umum Pada Saat Iedul Fitri'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SNtMrnarH1I/AAAAAAAAAPc/GN4CBe5gCl8/s72-c/ucapan+salah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-495114947201816519</id><published>2008-09-11T03:56:00.001+07:00</published><updated>2008-09-11T04:38:55.787+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Terorisme'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='USA'/><title type='text'>Tragedi 911</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SMgtMxszEqI/AAAAAAAAAPU/ghSJIWbSd0E/s1600-h/tragedi+911.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SMgtMxszEqI/AAAAAAAAAPU/ghSJIWbSd0E/s400/tragedi+911.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5244491463595856546" /&gt;&lt;/a&gt;Hari ini 7 tahun yang lalu, 2 pesawat komersial yang dibajak teroris menabrak gedung World Trade Center (WTC) di New York Amerika Serikat, sebenarnya ada 4 pesawat komersial yang diarahkan untuk menabrak 4 gedung penting di AS, namun pada serangan terakhir ke Gedung Putih, para teroris gagal melakukan eksekusi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesawat komersial tersebut adalah American Airlines Penerbangan 11 yang menabrak menara World Trade Center bagian utara, United Airlines Penerbangan 175 yang menabrak menara World Trade Center bagian selatan, American Airlines Penerbangan 77 yang menabrak Pentagon dan United Airlines Penerbangan 93 yang menabrak ke tanah di pennsylvania (sasaran sebenarnya adalah Gedung Putih).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Menurut rilis pemerintah AS, 19 teroris yang kebanyakan berkewarganegaraan Saudi Arabia dan Mesir terlibat dalam serangan ini. 4 teroris pada pesawat United Airlines Penerbangan 93 dan masing-masing 5 teroris pada pesawat yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden AS, George Walker Bush langsung menuduh bahwa Al-Qaida berada dibalik serangan yang menewaskan sekitar 3000 orang ini (tidak pernah ada angka jelas berapa jumlah korban sesungguhnya). Pemimpin Al-Qaida adalah Osama bin Laden yang tinggal di Afghanistan, AS kemudian menjawab serangan 11 September ini dengan serangan ke Afghanistan karena dianggap menyembunyikan pimpinan teroris walaupun AS tidak pernah mau membeberkan bukti keterlibatan Osama dan Al-Qaida.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah serangan ke Afghanistan, AS menuduh Iraq menyembunyikan kelompok Al-Qaida. Tanpa pernah ada bukti yang jelas, AS kemudian menginvasi Iraq, menangkap Presiden Iraq Saddam Husein dan kemudian membunuhnya di tiang gantungan pada akhir Desember 2006 dengan tuduhan penjahat perang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat ini serangan AS ke Afghanistan dan Iraq masih terus berlangsung, puluhan ribu tentara dikerahkan dengan dalih mencari dalang terorisme Osama bin Laden dan jaringannya, belakangan AS beralasan mencari senjata pemusnah massal yang disembunyikan Iraq. Walaupun sampai detik ini hal tersebut tidak pernah bisa dibuktikan. AS berhasil memporakporandakan Afghanistan, menewaskan ribuan masyarakat sipil, wanita dan anak-anak. Bahkan di Iraq, AS berhasil menggulingkan Saddam Husein dan menggantikannnya dengan pemerintahan boneka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak teori konspirasi yang muncul dibalik serangan 7 tahun lalu itu, Israel dianggap ada dibalik serangan, karena pada waktu itu ada fakta 4000 orang yahudi yang bekerja di WTC libur. Sayangnya informasi ini tidak diusut serius oleh AS. Teori kedua, Jepang juga bisa dibalik serangan ini sebagai upaya balas dendam serangan bom atom AS pada 6 dan 9 Agustus 1945 ke Hiroshima dan Nagasaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tragedi 11 September 2001 ini telah mengubah geo politik dunia, genderang perang terhadap terorisme yang ditabuh AS juga diamini Indonesia. Bahkan satu tahun setelah serangan itu, Pemerintah Indonesia mengeluarkan Perpu Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme yang kemudian ditetapkan sebagai UU melalui UU Nomor 15 Tahun 2003.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isu terhadap Invasi AS ke Iraq juga menjadi isu utama pada pemilu AS 2008. Obama kandidat Partai Demokrat berjanji menarik pasukan AS dari Iraq, sedangkan  Mc. Cain dari Partai Republik akan tetap mempertahankan pasukan AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa sebenarnya yang bertanggungjawab terhadap serangan yang menewaskan ribuan warga sipil di AS itu? Israel, Jepang, Afghanistan, Saudi Arabia, Iraq, Iran, Mesir, Inggris, atau jangan-jangan serangan itu adalah konspirasi tingkat tinggi yang diorganisir oleh AS sendiri sebagai upaya pembenaran atas tindakan AS melakukan invasi dan memperluas koloni di muka bumi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan terakhir, &lt;em&gt;who’s the real terrorist..?&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-495114947201816519?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/495114947201816519/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=495114947201816519' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/495114947201816519'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/495114947201816519'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2008/09/tragedi-911_10.html' title='Tragedi 911'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SMgtMxszEqI/AAAAAAAAAPU/ghSJIWbSd0E/s72-c/tragedi+911.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-7002529209326386183</id><published>2008-09-03T22:56:00.000+07:00</published><updated>2008-09-05T18:58:23.805+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Terorisme'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Densus 88'/><title type='text'>Densus 88 Juga Manusia...</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SL60cU2NxSI/AAAAAAAAAPE/81cCAuoNIsc/s1600-h/densus88-02.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SL60cU2NxSI/AAAAAAAAAPE/81cCAuoNIsc/s400/densus88-02.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5241825415031276834" /&gt;&lt;/a&gt;Jumat malam kemarin (29 Agustus 2008) aku pulang ke Jogja dari Jakarta naik Senja Utama Yk. Kebetulan aku duduk dekat dengan seorang “anggota” entah TNI atau Polri karena badannya yang tegap dan tergantung pistol jenis FN dipinggangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sedikit ngobrol, ternyata umurnya sama dengan aku. Sebut saja namanya Anton. Dia berangkat ke Jogja untuk menyampaikan berkas penting ke Polda DIY. ketika saya tanya kenapa tidak pakai pesawat saja? dia jawab sayang karena sisa uang perjalanan dinasnya bisa dipakai buat kebutuhan lain.. :)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Anton lulusan SMU tahun 2000 di Makassar dan sudah 8 tahun jadi anggota Polri. Sebelumnya di kesatuan Brimob dan sekarang sudah 4 tahun bergabung dengan Densus Anti Teror 88. Aku percaya Anton anggota Densus 88 karena cara bicara yang runtut dan masuk akal selain itu menurutku Anton memang banyak tahu tentang Densus 88.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan kenapa Anton pengin jadi Polisi ternyata karena awalnya pengin balas dendam, waktu SMU Anton pernah masuk sel gara-gara berkelahi dengan anak polisi, makanya setelah Anton jadi polisi hal pertama yang Anton lakukan adalah menghajar (lagi) anak polisi itu.. &lt;em&gt;asyik kaan&lt;/em&gt;..:(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang lain mungkin melihat wah ke anggota Densus 88 karena selain kelompok elite juga seringkali dikaitkan dengan aktifitas terorisme yang memang lagi menyita perhatian kita semua. Tapi, Anton merasa kehidupannya tidak normal. Berpindah-pindah dari kota satu ke kota lain dalam hitungan jam, tanpa batasan jam kerja dan harus selalu siap ketika dibutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang pemuda, Anton merasa masa mudanya sudah hilang.. tidak pernah bisa berkumpul bersama keluarga, 4 tahun jadi anggota Densus tidak pernah bertemu keluarga bahkan pada hari raya iedul fitri sekalipun. Tidak punya temen cewek, apalagi pacaran. SMS yang diterima lebih sering perintah dan tugas dari atasan bukan SMS mesra dari lawan jenis seperti anda mungkin..?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang pemuda tugasnya tergolong berat. Sebelum tugas selalu menandatangani surat wasiat dan surat keterangan tentang kecacatan atau kematian. Anton pernah bertugas di Aceh, Palu, Ambon, Bali, Sampit dan juga terlibat dalam penangkapan anggota kelompok Dr. Azahari dan Noordin M. Top di Batu, Malang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anton juga bercerita bahwa disetiap tugas (apalagi tugas penyamaran) di daerah Anton selalu mengantongi nama dan identitas baru yang semuanya sudah disipakan oleh atasan. Makanya nama, alamat, agama, pekerjaan dan tanggal lahir selalu berbeda tergantung kebutuhan. Anton pernah menyamar jadi tukang jualan sandal keliling, pedagang pasar dan tukang kredit yang semua “modal kerja” nya sudah disiapkan. &lt;em&gt;(pakai dana APBN kali ya...)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal gajinya tidak terlalu besar. Take home pay gajinya cuma Rp. 2,9Jt. Makanya kadang Anton berpikir pengin jadi Polantas saja, gajinya sama, ada jam kerja, bisa mengenal cewek, pacaran, dan tentunya bisa pulang ke rumah sama dengan orang pada umumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku baru tahu ternyata anggota Densus 88 tidak pernah apel pagi, rapat mereka lebih sering dengan telepon atau SMS dan hanya kumpul tiap hari Jumat untuk menyusun laporan ke Mabes Polri (bukan ke Polres atau Polda). Ini karena mereka memang lebih sering berada dilapangan daripada duduk di belakang meja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota Densus 88 sehari-hari tidak boleh pakai sepatu standar Polri karena menyebabkan mata kaki jadi hitam, potongan rambut juga biasa tidak terlalu cepak karena mengganggu tugas penyamaran, dan juga tidak memakai seragam ketat dan lengan dilipat karena itu adalah ciri khas “anggota”. Semua ini untuk keamanan dan kelancaran tugas penyamaran apalagi tugas spionase.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku tanya kenapa namanya Densus 88, Anton menjawab ternyata angka 88 diambil dari Jumlah korban warga australia yang berjumlah 88 Orang pada insiden Bom Bali. Ketika aku tanya kenapa Australia? kenapa namanya bukan "Densus 202" seperti jumlah seluruh korban tewas? Apakah karena australia termasuk negara yang menggelontorkan dana bagi polri dalam operasi anti terorisme? Anton menjawab: YA..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lah.. gimana ini... jangan-jangan operasi anti terorisme selama ini hanya pesanan dari Australia dan Amerika sebagai sekutu abadinya..??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anton, masih pengin jadi Anggota Densus 88 atau pengin beralih jadi Polantas aja..? lumayan lho jadi Polantas. Sekali tiup peluit 50-100 ribu bisa dikantongi. Kalau sehari tiup peluit 5x aja, sebulan berarti 15juta dikantong... itu setara 5 bulan gaji kamu Ton..!! jadi gak perlu lagi menghemat uang perjalanan dinas. hehehe..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-7002529209326386183?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/7002529209326386183/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=7002529209326386183' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/7002529209326386183'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/7002529209326386183'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2008/09/densus-88-juga-manusia.html' title='Densus 88 Juga Manusia...'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SL60cU2NxSI/AAAAAAAAAPE/81cCAuoNIsc/s72-c/densus88-02.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-2456210520970645669</id><published>2008-08-07T09:49:00.000+07:00</published><updated>2008-09-02T10:34:57.327+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Terorisme'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bom Bali'/><title type='text'>Skenario Global Menjatuhkan Islam</title><content type='html'>Seorang pemuda dengan celana jeans, kaos oblong bergambar bintang dengan teks “converse”, potongan rambut pendek seperti layaknya pemuda gaul diborgol densus 88 anti teror dan dikelilingi orang-orang tegap bersenjata lengkap dan memakai sabo penutup kepala. Orang itu adalah Imam Samudra tersangka kasus bom Bali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba sosok itu berubah menjadi seseorang yang memakai surban khas habib, dagu berjenggot panjang layaknya seorang kyai, pakaian gamis khas arab layaknya seorang syeikh, dan semakin kerap berteriak “Allahu Akbar”. Perubahan yang sangat cepat dan luput dari perhatian. Istrinya yang bercadar dan selalu berpakaian hitam tak lupa menjadi gambar menarik yang selalu tayang diberita televisi dan koran.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tak beda jauh dengan sosok dua orang yang tak tampak berjenggot dan berpakaian biasa tiba-tiba berubah menjadi sosok yang berjenggot, berbaju gamis, dan memakai surban mirip dengan penampilan “wali songo” pembawa ajaran Islam di Nusantara. Kedua orang itu adalah Amrozi dan Ali Gufron yang juga tiba-tiba merubah cara berpakaian setelah menjadi tersangka kasus bom Bali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak tanggung-tanggung orang-orang itu dibela kelompok lawyer yang dengan sangat percaya diri menamakan diri mereka “Tim Pembela Muslim (TPM)” dan celakanya TPM ini selalu membela kasus-kasus yang melibatkan aksi kekerasan sebagain kelompok yang mengatasnamakan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lagi seorang pemuda yang namanya cukup keren: Rio Alek Bulo alias Rio Martil. Tersangka pembunuhan dan perampokan yang selalu memukul dengan martil/palu kepala sopir dari mobil yang disewanya. Rio Martil adalah seorang perampok puluhan mobil dan penjagal puluhan sopir travel. Beberapa hari sebelum eksekusi mati yang sudah diputuskan pengadilan dilakukan, tiba-tiba dia didatangi sosok perempuan bercadar, berpakaian serba tertutup dan berwarna hitam. Perempuan itu tak lain adalah istri Rio Martil yang datang menjenguk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pakaian memang masih menjadi simbol. Yang patut menjadi pertanyaan dan renungan kita adalah: Kenapa berjenggotnya setelah ditangkap? Kenapa pakai surbannya setelah dipenjara? Kenapa pakai gamisnya setelah sering masuk TV? Dan kenapa  tiba-tiba sosok perempuan bercadar menjadi pelengkap dari banyak berita kekerasan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan ataukah skenario global menjatuhkan Islam?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-2456210520970645669?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/2456210520970645669/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=2456210520970645669' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/2456210520970645669'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/2456210520970645669'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2008/08/skenario-global-menjatuhkan-islam.html' title='Skenario Global Menjatuhkan Islam'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-8294814581793324943</id><published>2008-07-17T00:23:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T07:02:51.492+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Syari&apos;at Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PBB'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PKB'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Debat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pancasila'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Yusril'/><title type='text'>PBB dan Konsep Penegakan (nilai-nilai) Syari’at Islam</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SH4wArVrxNI/AAAAAAAAANY/ILneyFYRHwE/s1600-h/PBB.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SH4wArVrxNI/AAAAAAAAANY/ILneyFYRHwE/s320/PBB.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5223665405988160722" /&gt;&lt;/a&gt; Menyaksikan debat publik yang disiarkan oleh TV One pada hari Rabu Malam 16 Juli 2008 kemarin kita disuguhkan topik dan diskusi (yang terjadi justru bukan perdebatan) yang sangat menarik. Topik debat kali ini mengambil tema “Syariat Islam: PBB Vs PKB” dan menghadirkan Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) serta Jaringan Islam Liberal (JIL).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sesi pertama Yusril Ihza Mahendra (YIM) dari PBB berhadapan dengan Muslim Abdurrahman (MA) mewakili PKB. YIM menyampaikan konsep penegakan syariat Islam yang sebenarnya juga sangat Moderat, bagaimana PBB melihat bahwa syari’at atau Hukum Islam itu sebagai sumber dari hukum, sama seperti Hukum Adat, hukum kolonial, maupun hukum yang berasal dari perkembangan sosial masyarakat Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya kita seperti akan disuguhkan oleh perdebatan sengit antara konsep sebuah partai yang radikal terhadap penegakan syari’at dan sebuah partai yang moderat dalam keberagaman. Ternyata itu salah, YIM membongkar konsep penegakan syariat Islam oleh PBB yang lebih elegan, bagaimana sebenarnya syari’at itu diambil nilai-nilainya, dipositivisasi dan kemudian ditegakkan. YIM juga memberikan contoh bahwa semasa ia menjabat sebagai MENKUMHAM, ia sudah mengambil syariat Islam itu untuk dipositivisasi dalam hukum nasional. Misalnya yakni UU Terorisme dan UU Otsus bagi Papua.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;YIM juga menjelaskan bahwa PBB sama sekali tidak mempunyai tujuan mengganti dasar negara Pancasila dan bentuk negara kesatuan. &lt;em&gt;“Saya tidak pernah menyesal Indonesia ini mempunyai dasar pancasila” &lt;/em&gt;begitu YIM ketika menjawab pertanyaan salah satu peserta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PBB juga tidak pernah bercita-cita mengganti bentuk negara kesatuan menjadi negara Islam. Bahkan YIM berpendapat bahwa bentuk “negara Islam” itu tidak jelas seperti apa. Hal ini tentunya menjawab keraguan masyarakat yang menyangka bahwa PBB dan juga partai Islam lainnya mempunyai maksud mendirikan negara Islam yang ujung-ujungnya adalah akan ada pemaksaan penerapan syariat Islam seperti kewajiban berkerudung, penangkapan WTS, hukum potong tangan, dll. Hal inipun disanggah oleh YIM. Beliau berpendapat bahwa yang disebutkan diatas adalah “hukuman” dan bukan konsep hukum Islam yang diusung oleh PBB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muslim Abdurrahman (MA) terlihat sedikit kaget dengan konsep dan pemahaman syariat Islam yang diungkapkan Yusril, secara garis besar MA sependapat dengan YIM, bahkan MA berpendapat bahwa YIM adalah penerus pemikiran Mohammat Natsir pemimpin Masyumi yang juga mempunyai konsep moderat dalam bernegara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PBB seperti diungkapkan oleh YIM dan Hamdan Zoelfa (HZ) menggunakan jalur yang konstitusional dalam penegakan syariat islam. &lt;em&gt;“Sampai saat ini PBB tidak pernah terlibat dalam aksi kekerasan dalam upaya menegakkan syariat Islam”. &lt;/em&gt;PBB menggunakan jalur konstitusional, yakni dengan mengambil nilai-nilai syrai’at untuk dimasukkan dalam hukum positif seperti UU maupun Perda di daerah. Hukum Adat, Hukum Kolonial, maupun Syari’at Islam menjadi nilai-nilai dalam penyusunan UU dan Perda, dan ketika sudah berbentuk UU maka peran negaralah yang memaksa. Saya melihat bahwa disinilah peran yang diemban dari politikus PBB di baik di eksekutif maupun di legislatif ditingkat nasional maupun lokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pikiran Elite PBB tidak dipahami masyarakat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep yang ideal tentunya tidak serta merta menjadi daya tarik bagi masyarakat awam. Ada kejadian spontan tapi sangat menarik dan setidaknya harus menjadi bahan evalusi bagi PBB. Yakni ketika salah seorang peserta dari “kubu” PBB mengajukan interupsi. Peserta tersebut berkata kurang lebih seperti ini : &lt;em&gt;”Berilah kesempatan pada kami untuk menegakkan syari’at Islam di Indonesia ini untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada, kalau kami gagal silahkan kembali lagi ke Pancasila”. &lt;/em&gt;Spontan peserta kubu PKB, JIL dan MA sendiri tersenyum menahan tawa, YIM sendiri tersenyum dengan pendapat kadernya itu. “Memang kadang pendapat dan pemikiran elit tidak dipahami masyarakat bawah, seperti juga pemikiran dan pendapat Gus Dur yang kadangkala tidak dimengerti oleh kadernya dibawah” begitu YIM menanggapi interupsi kadernya yang “kurang paham” itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep penegakan syari’at Islam yang kurang dipahami oleh masyarakat memang acapkali menyebabkan masyarakat menuduh bahwa partai Islam seperti PBB berkeinginan untuk mengganti dasar negara Pancasila dengan asas Islam dan mengganti NKRI dengan Negara Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyimak acara debat tersebut, maka PBB mau tidak mau mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk menjelaskan kepada masyarakat luas bagaimana sebenarnya konsep penegakan syari’at Islam yang diusung PBB baik dalam segi private maupun muamalah, baik dalam hukum pidana maupun perdata. Sehingga terjadi pemahaman yang sama terhadap syari’at Islam dan implementasinya. Begitu juga garis besar yang pernah saya sampaikan ke YIM melalui website beliau agar PBB menyusun “Blue Print” Penegakan Syari’at Islam di Indonesia. Sayangnya YIM belum menanggapi tulisan saya akan tetapi menanggapi tulisan saya yang lain mengenai Keputusan MK mengabulkan uji materiil 9 partai yang tidak mempunyai wakil di DPR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Fastabiqul Khairat.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-8294814581793324943?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/8294814581793324943/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=8294814581793324943' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/8294814581793324943'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/8294814581793324943'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2008/07/pbb-dan-konsep-penegakan-nilai-nilai.html' title='PBB dan Konsep Penegakan (nilai-nilai) Syari’at Islam'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SH4wArVrxNI/AAAAAAAAANY/ILneyFYRHwE/s72-c/PBB.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-8683192239391431323</id><published>2008-06-04T14:51:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T07:02:51.592+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='USA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Partai'/><title type='text'>Barack Obama Won the Nomination</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SEZQr9m8BrI/AAAAAAAAANQ/HTzylsTRI38/s1600-h/BarackObama.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SEZQr9m8BrI/AAAAAAAAANQ/HTzylsTRI38/s400/BarackObama.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5207938735303034546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Agung,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I'm about to take the stage in St. Paul and announce that we have won the Democratic nomination for President of the United States.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It's been a long journey, and we should all pause to thank Hillary Clinton, who made history in this campaign. Our party and our country are better off because of her.&lt;br /&gt;I want to make sure you understand what's ahead of us. Earlier tonight, John McCain outlined a vision of America that's very different from ours -- a vision that continues the disastrous policies of George W. Bush.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;But this is our moment. This is our time. Our time to turn the page on the policies of the past and bring new energy and new ideas to the challenges we face. Our time to offer a new direction for the country we love.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It's going to take hard work, but thanks to you and millions of other donors and volunteers, no one has ever been more prepared for such a challenge.&lt;br /&gt;Thank you for everything you've done to get us here. Let's keep making history.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barack.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Maturnuwun oom atas suratnya pagi ini..*&lt;br /&gt;Oiya, pendukung Hillary pada ngamuk gak tuh..?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-8683192239391431323?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/8683192239391431323/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=8683192239391431323' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/8683192239391431323'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/8683192239391431323'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2008/06/surat-dari-barack-obama.html' title='Barack Obama Won the Nomination'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SEZQr9m8BrI/AAAAAAAAANQ/HTzylsTRI38/s72-c/BarackObama.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-1107180003282162939</id><published>2008-05-28T11:05:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T07:02:51.784+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BBM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Polisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mahasiswa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Intel'/><title type='text'>Ternodainya Gerakan Mahasiswa</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SDzwgtUdi9I/AAAAAAAAAM0/s96BeuwrLVA/s1600-h/polisi+vs+mahasiswa.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SDzwgtUdi9I/AAAAAAAAAM0/s96BeuwrLVA/s400/polisi+vs+mahasiswa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5205299714045348818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Selasa malam&lt;/strong&gt;, 27 Mei 2008 seorang polisi dari polsek Kebayoran Baru Iptu Henryco Manurung yang sudah berumur 55 tahun dan sedang mengatur lalu lintas di depan kampus Moestopo Beragama Jakarta, dianiaya oleh mahasiswa. Mahasiswa menendang dan menginjak-injak sang polisi tua itu. &lt;em&gt;(begitu rata-rata media massa baik cetak maupun elektronik memberitakan)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari sebelumnya, 23 Mei 2008, di kampus UNAS gerombolan polisi melakukan hal yang sama, masuk kampus dengan membabi buta, menangkap 100-an mahasiswa, menendang, menginjak, merusak mobil, sepeda motor, dan fasilitas kampus lain.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Apapun alasannya, jika memang benar mahasiswa melakukan penganiayaan maka tindakan sekelompok mahasiswa itu tidak bisa dibenarkan, begitu juga tindakan segerombolan polisi di UNAS yang lebih mirip dengan aksi FPI di lokalisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerakan moral mahasiswa menentang kenaikan harga BBM justru ternodai dengan cara-cara yang kurang manusiawi seperti itu, masyarakat bisa kehilangan simpati dengan aksi mahasiswa yang hampir berubah anarkis. Kalau masyarakat kehilangan simpati kepada polisi itu tidak perlu dikhawatirkan karena sejak dulu perilaku sebagian besar polisi memang tidak pernah menuai simpati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Devide et impera&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Politik pecah belah yang dilakukan terhadap gerakan mahasiswa cukup berhasil. Salah satu contoh yang tampak adalah meredanya aksi mahasiwa memprotes kenaikan harga BBM dan justru berubah menjadi aksi yang tidak menuai simpati masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aksi pemblokiran jalan siang-malam yang menyebabkan kemacetan jalan di Jakarta tidak akan menuai simpati masyarakat pengguna jalan, mereka dirugikan karena agenda-agenda rutin dan agenda bisnis bisa kacau balau. Belum lagi aksi tawuran antar mahasiswa YAI dan mahasiswa UKI yang justru terjadi di tengah hangar-bingar gerakan mahasiswa menuntut pembatalan kenaikan harga BBM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling mencengangkan adalah penganiayaan terhadap Iptu Henryco Manurung yang sedang melintas di depan kampus Moestopo Beriman tersebut. Polisi tua itu terlihat dalam rekaman kamera dan gambar TV di tending kepalanya oleh orang berbadan tegap, kepala plontos dan sudah punya umur, dilihat dari perawakannya semua orang akan setuju mengatakan bahwa orang itu bukanlah mahasiswa. Perawakan orang itu lebih mirip intel polisi yang sering disusupkan di tengah aksi mahasiswa (pakai tas cangklog).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Konspirasi Media dan Penguasa&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Namun nampaknya tidak ada media yang memberikan informasi dengan jelas. Media cetak dan elektronik semua tegas mengatakan bahwa ”mahasiswa melakukan penganiayaan”. Nampaknya penguasa di negeri ini punya solusi jitu untuk meredam aksi mahasiwa dengan melakukan politik pecah belah dan menghilangkan simpati masyarakat.&lt;br /&gt;Bukan hanya itu, media akhir-akhir ini malah sibuk memberitakan kenaikan BBM di negara-negara lain sebagai hal yang wajar. Salah satu cara meminta pengertian masyarakat bahwa apa yang dilakukan pemerintah adalah hal yang jamak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak taulah, apa nasib bangsa ini kalau media massa pun sudah menukar profesionalitas dengan segepok uang dan kemudahan-kemudahan lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oiya, satu lagi. Saya yakin orang yang menganiaya polisi lalu lintas itu tidak akan ditemukan polisi. Bukan karena polisi tidak bisa menemukan orangnya yang sudah jelas wajahnya itu, akan tetapi karena sesungguhnya dia adalah dari korp yang sama dan sudah disiapkan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-1107180003282162939?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/1107180003282162939/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=1107180003282162939' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/1107180003282162939'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/1107180003282162939'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2008/05/ternodainya-gerakan-mahasiswa.html' title='Ternodainya Gerakan Mahasiswa'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SDzwgtUdi9I/AAAAAAAAAM0/s96BeuwrLVA/s72-c/polisi+vs+mahasiswa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-3736633095441453855</id><published>2008-05-13T15:06:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T07:02:52.118+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SBY'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BBM'/><title type='text'>Bertahankah SBY sampai 2009</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Masih &lt;/strong&gt;ingat kejadian Mei 1998 atau tepatnya 10 tahun yang lalu itu..?? Jogja rusuh, sepanjang jalan Gejayan dan beberapa ruas jalan lain di Jogjakarta terlihat aksi bakar-bakar, pecah kaca, sampai aksi penjarahan barang-barang dagangan pemilik toko di kawasan itu. Aksi seperti ini tidak hanya di jogja, Medan adalah kota pertama yang rusuh karena dipicu kenaikan harga BBM pada bulan itu. Bahkan kenaikan BBM waktu itu adalah kenaikan dengan prosentase terbesar (1993 harga premium Rp.700 dan langsung naik pada tahun 1998 sebesar Rp.1200) Sebenarnya kenaikan harga BBM ini menjadi pemicu tombol terakhir dari sekian banyak tombol kekecewaan terhadap kepemimpinan nasional dibawah Soeharto. Akhirnya Soeharto jatuh...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SClP37lZDlI/AAAAAAAAAMU/d9QIy4Z3myU/s1600-h/tabel+bbm.bmp"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SClP37lZDlI/AAAAAAAAAMU/d9QIy4Z3myU/s400/tabel+bbm.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5199775067081870930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;BJ. Habibie sebagai pengganti dinasti Soeharto juga bersikap sama. Penghapusan subsidi berbagai barang kebutuhan pokok, termasuk BBM, mulai diterapkan sejak era Presiden Baharuddin Jusuf Habibie. Hal ini menyusul kesepakatan Pemerintan Indonesia dengan lembaga moneter internasional, IMF.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenaikan pertama mulai dirasakan di era pemerintahan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada tahun 2000. Harga BBM saat itu naik. Kenaikan misalnya terjadi pada premium (naik 15 persen) dan minyak tanah (25 persen). Masih di era Gus Dur, pada 2001, Harga BBM naik lagi. Premium naik sebesar 26 persen, sedangkan minyak tanah naik 14,3 persen. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden Megawati Soekarnoputri pun tak punya jalan lain. Pada 2002, ia juga menaikkan Harga BBM. Premium dinaikkan sebesar tujuh persen, sedangkan minyak tanah naik 50 persen. Lima bulan kemudian, harga premium naik lagi sebesar 9,4 persen. Masih pada era Mega (2003), harga premium naik lagi sebesar 16,7 persen dan minyak tanah minyak tanah naik 3,4 persen. &lt;em&gt;(sumber Tribun Makasar)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soeharto, Habibie, Gusdur dan Megawati sama-sama terjebak pada skema penyelamatan APBN dengan mencabut subsidi BBM yang berarti menaikkan harga BBM dan juga berarti menaikkan harga kebutuhan pokok. Kebijakan tidak populer ini menjadi bom bunuh diri yang tidak hanya membunuh karir politik mereka, tapi membunuh rakyat Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mei 2008, harga minyak dunia melejit naik mencapai USD 120 per barel. SBY kebingungan untuk menyelamatkan APBN, ternyata Indonesia yang mengaku menjadi negara yang mengeksport minyak &lt;em&gt;(yang seharusnya diuntungkan dengan harga minyak dunia yang naik)&lt;/em&gt; ketahuan lebih banyak mengimport daripada mengeksport.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SClRX7lZDmI/AAAAAAAAAMc/H1W9oUZKQ1U/s1600-h/bbm2.bmp"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SClRX7lZDmI/AAAAAAAAAMc/H1W9oUZKQ1U/s400/bbm2.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5199776716349312610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;SBY bingung dan kembali melakukan kesalahan yang sama 4 presiden sebelumnya. Menaikkan harga BBM untuk mengurangi beban APBN. Entah apa karena presiden dikelilingi oleh pakar ekonomi yang sama? Atau karena memang sudah tidak ada lagi pakar yang bisa memberikan solusi ampuh dan populer..?? SBY memang tinggal setahun lagi, kalau SBY selamat sampai 2009, maka ini adalah untuk kali pertama seorang presiden Indonesia naik dan turun dengan cara yang normal.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-3736633095441453855?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/3736633095441453855/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=3736633095441453855' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/3736633095441453855'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/3736633095441453855'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2008/05/bertahankah-sby-sampai-2009.html' title='Bertahankah SBY sampai 2009'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SClP37lZDlI/AAAAAAAAAMU/d9QIy4Z3myU/s72-c/tabel+bbm.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-6091942013005372169</id><published>2008-04-15T18:00:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T07:02:52.189+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gus Dur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PMII'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='NU'/><title type='text'>Gus Dur (yang sudah) Tidak Ampuh (lagi)</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SASMgnHiGpI/AAAAAAAAALo/w3xoW-29oNY/s1600-h/gusdur.bmp"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SASMgnHiGpI/AAAAAAAAALo/w3xoW-29oNY/s400/gusdur.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5189427162521934482" /&gt;&lt;/a&gt;KH. Abdurrahman Wahid atau lebih akrab dipanggil Gus Dur dahulu dikenal sebagai sosok yang selalu diikuti oleh warga NU walaupun pendapatnya seringkali mengundang kontroversi. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bahkan kelompok mahasiswa NU yang tergabung dalam PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia), IPNU, IPPNU, dll selalu mencari dalil pembenaran terhadap setiap sikap Gus Dur yang kadang kurang pas di iklim demokrasi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih segar dalam ingatan ketika berulangkali dan berturut-turut pilihan dan restu Gus Dur dalam banyak pilkada selalu kalah, terakhir adalah pilkada Jawa Barat yang (menurut hasil sementara dan quick count) dimenangkan oleh pasangan Heryawan dan Dede Yusuf yang dijagokan PAN dan PKS. sementara jago Gus Dur yakni Agum Gumelar kalah oleh anak bawang macam Dede Yusuf. Atau fakta lain bahwa cak Imin yang menjadi motor gerakan dan pemikiran Gusdurian malah &lt;em&gt;mbalelo&lt;/em&gt; dan mulai melawan ketika dipaksa mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum DPP PKB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara saat ini banyak ucapan Gus Dur yang salah kaprah dan memperlihatkan nalar politik yang ”kekanak-kanakan”. Terakhir adalah ketika Gus Dur mengaku sudah membekukan 40 DPW PKB karena tidak sependapat dengan dirinya. Jelas, gelar tokoh demokrasi yang disandangnya sudah tidak tepat lagi, begitu kata pengamat politik Arbi Sanit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang... pembelaan itu sudah tidak terdengar. Entah kemana para regu penyelamat yang dulu mati-matian membela Gus Dur itu... &lt;em&gt;(fastabiqul khairaat)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-6091942013005372169?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/6091942013005372169/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=6091942013005372169' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/6091942013005372169'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/6091942013005372169'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2008/04/gus-dur-yang-sudah-tidak-ampuh-lagi.html' title='Gus Dur (yang sudah) Tidak Ampuh (lagi)'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/SASMgnHiGpI/AAAAAAAAALo/w3xoW-29oNY/s72-c/gusdur.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-2704059321679545237</id><published>2008-03-31T13:00:00.001+07:00</published><updated>2008-12-09T07:02:52.275+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='USA'/><title type='text'>Obama Win..!!</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R_B_rWM8dXI/AAAAAAAAALQ/VDRX68lVcIk/s1600-h/obava+vs+hillary.bmp"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R_B_rWM8dXI/AAAAAAAAALQ/VDRX68lVcIk/s400/obava+vs+hillary.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5183783553774417266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tidak perlu pakai metode survey yang menghabiskan banyak biaya, cukup dengan &lt;a href= "http://www.google.com/trends?q=obama%2C+hillary&amp;ctab=0&amp;geo=all&amp;date=all&amp;sort=0"&gt; google trends&lt;/a&gt; maka bisa dipastikan Barrack Obama akan memenangi pertarungan dengan Hillary Clinton.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Walaupun pada tahun 2004 sampai dengan tahun 2007 Hillary lebih populer dibanding Obama, namun sejak akhir 2007 sampai dengan 2008 Obama jauh melampaui Hillary.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hi Hillary, mungkin kau memang harus mundur.. percuma melawan Obama..!! kau sudah kalah diatas kertas. bahkan Obama jauh lebih populer dimata penduduk dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;*so what gitchu loocchh*&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-2704059321679545237?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/2704059321679545237/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=2704059321679545237' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/2704059321679545237'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/2704059321679545237'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2008/03/obama-win.html' title='Obama Win..!!'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R_B_rWM8dXI/AAAAAAAAALQ/VDRX68lVcIk/s72-c/obava+vs+hillary.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-6084216227820731324</id><published>2008-03-26T10:55:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T07:02:52.336+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Roy'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogger'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Maya'/><title type='text'>Pakar Pornomatika vs Blogger</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R-owz2M8dVI/AAAAAAAAALA/v8HeD9-sSWs/s1600-h/oy+uyo.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R-owz2M8dVI/AAAAAAAAALA/v8HeD9-sSWs/s400/oy+uyo.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182007988524447058" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya aku termasuk bloger yang gak mau ikut-ikutan terjebak dengan peperangan antara &lt;a href= "http://wiki.cahandong.org/Oy_Uyo"&gt; pakar pornomatika &lt;/a&gt; dengan sebagian blogger. Sebagai blogger saya gak mau ikut-ikutan arus atau mainstream yang sedang tren aku penginnya biasa-biasa aja jadi blogger yang baik ati, tidak sombong, dan suka menabung.. :-) &lt;em&gt;eh, tapi smua Blogger kan baik ati.. *hehehe*&lt;/em&gt; &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tapi setelah tadi pagi nonton berita di Trans TV yang lagi bergunjing seputar rencana pemerintah memblokir situs-situs porno dan menghadirkan pakar ahli khusus &lt;em&gt;pornografi infotainment dan retorika&lt;/em&gt; *ngawur* atau biasa disebut pakar pornomatika aku jadi merasa dilecehkan sebagi seorang blogger. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang blogger yang menjunjung tinggi etika berselancar di dunia maya *halah*, aku juga mendukung upaya pemerintah memblokir situs-situs porno toh ini untuk kepentingan yang baik lagian dari dulu aku juga gak pernah menganggap tampilan telanjang dan video zinah itu sebagai seni..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi seorang pakar pornomatika yang sangat terkenal di dunia infotainment itu mengeluarkan testimoni sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;em&gt;”...para blogger atau hacker itu berpendapat bahwa semua yang ada diinternet itu tidak ada hukumnya termasuk situs-situs porno”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat ini adalah pencemaran nama baik para blogger dan termasuk &lt;a href= "http://www.yusril.com"&gt; Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, M.Sc &lt;/a&gt; dong.. Tapi sebagai seorang blogger yang baik aku gak akan melaporkan pakar gadungan itu ke polisi ntar dikira blogger balam dendas...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;*sebel aku*&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-6084216227820731324?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/6084216227820731324/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=6084216227820731324' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/6084216227820731324'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/6084216227820731324'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2008/03/pakar-pornomatika-vs-bloger.html' title='Pakar Pornomatika vs Blogger'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R-owz2M8dVI/AAAAAAAAALA/v8HeD9-sSWs/s72-c/oy+uyo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-7774640585991306665</id><published>2008-03-04T17:10:00.001+07:00</published><updated>2008-03-05T11:30:08.149+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religi'/><title type='text'>Save Our Masjid..!!</title><content type='html'>Periksa Handphone anda, atau mungkin USB/flashdisk anda, bisa juga disket atau i-Pod, atau media penyimpanan data lain...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin tanpa sengaja atau dengan iseng anda menyimpan &lt;em&gt;"najis digital" &lt;/em&gt;semisal gambar porno, atau video porno..?? bagaimana mungkin anda membawa barang najis ke dalam masjid..??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ada, pastikan hapus sebelum anda masuk masjid...!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Save Our Masjid, Clean your heart, Clean your self..!!&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-7774640585991306665?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/7774640585991306665/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=7774640585991306665' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/7774640585991306665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/7774640585991306665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2008/03/save-our-masjid.html' title='Save Our Masjid..!!'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-8169804394528465730</id><published>2008-03-03T09:53:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T07:02:52.550+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kemiskinan'/><title type='text'>Hidup yang terlalu Njomplang</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8trLz6P-lI/AAAAAAAAAKA/b5WdRccsdOU/s1600-h/thepolice.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8trLz6P-lI/AAAAAAAAAKA/b5WdRccsdOU/s200/thepolice.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173346447622404690" /&gt;&lt;/a&gt;Apa yang salah sebenarnya dengan bangsa ini? Disatu sisi banyak orang rela buang duit jutaan sekedar buat nonton konser The Police di Singapore, atau nonton konser 3 Diva di Jakarta.. tapi kemarin (2/03/2008) di Makassar ada seorang ibu hamil dan anaknya yang berumur baru 5 tahun mati kelaparan..!!! mereka ditemukan diatas tempat tidur setelah 3 hari tidak makan apa-apa..!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penderitaan keluarga itu tidak sampai disitu, jasad ibu dan anak itu terpaksa dikuburkan di kebun rumah dalam satu liang lahat.. karena ketiadaan biaya untuk menguburkannya di TPU...!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8trSj6P-mI/AAAAAAAAAKI/sjcO8hqUdbI/s1600-h/becak.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8trSj6P-mI/AAAAAAAAAKI/sjcO8hqUdbI/s200/becak.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173346563586521698" /&gt;&lt;/a&gt;Penghasilan sang kepala keluarga yang sedang merantau dan hanya berprofesi sebagai tukang becak ternyata tak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup.. keluarga itu kadang masak nasi 1 liter untuk 3 hari..!!! &lt;em&gt;astaghfirullah.. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nampaknya negara ini, bangsa ini, termasuk kita perlu banyak-banyak beristighfar karena mungkin sudah terlalu banyak nikmat Tuhan yang kita dustakan...!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Astaghfirullahal’adzim.. &lt;/em&gt;ampunilah dosa kami ya Allah.. yang tidak lagi punya rasa peduli terhadap tetangga kami... ampunilah para pemimpin kami yang lupa terhadap janji-janjinya... ampunilah para pemimpin kami yang tidak lagi peduli terhadap rakyatnya...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-8169804394528465730?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/8169804394528465730/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=8169804394528465730' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/8169804394528465730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/8169804394528465730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2008/03/hidup-yang-njomplang.html' title='Hidup yang terlalu &lt;em&gt;Njomplang&lt;/em&gt;'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8trLz6P-lI/AAAAAAAAAKA/b5WdRccsdOU/s72-c/thepolice.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-2321683981126282453</id><published>2008-02-29T14:36:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T07:02:52.832+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hedonis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seni'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Film'/><title type='text'>Testimoni untuk Ayat Ayat Cinta</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8e2Yj6P-jI/AAAAAAAAAJw/OAgHWNt2JPU/s1600-h/aac3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8e2Yj6P-jI/AAAAAAAAAJw/OAgHWNt2JPU/s200/aac3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5172303230130977330" /&gt;&lt;/a&gt; Banyak orang sudah memberikan testimoni yang kebanyakan berdecak kagum untuk novel Ayat Ayat Cinta karya seorang santri Habiburrahman El Shirazy. Novelis asal semarang yang nyantri di Mranggen Demak sampe kemudian Kuliah di &lt;em&gt;Universitas Al Azhar &lt;/em&gt;Cairo, Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya sendiri, membaca novel ini seperti kembali memutar kaset kehidupan dimana saya dulu sempat nyantri di Pondok Modern Assalaam Temanggung. Bahasa arab yang digunakan mengingatkan saya saat-saat dimana tidak boleh ada bahasa selain bahasa arab dan bahasa inggris. Saat-saat dimana memandang perempuan gak berani terlalu lama. Saat-saat di kelas  justru memilih duduk dibangku paling depan karena duduk dideretan tengah berarti harus berdekatan dengan anak-anak cewek yang memang duduk di bangku-bangku deretan belakang. Saat-saat dimana sangat malu memakai celana pendek. Saat-saat dimana mengaji dan menuntut ilmu adalah kebutuhan yang mengasyikkan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi Fahri di Ayat-ayat Cinta adalah sosok yang hampir sempurna..!! sangat jauh dengan diriku pastinya.. dan sosok Aisha, Maria, atau Nurul adalah makhluq langka atau bahkan teramat langka bisa kita temukan saat ini..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8e2fT6P-kI/AAAAAAAAAJ4/2P_CRZ78HDg/s1600-h/aac2.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8e2fT6P-kI/AAAAAAAAAJ4/2P_CRZ78HDg/s200/aac2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5172303346095094338" /&gt;&lt;/a&gt;Tidak banyak yang bisa saya tuliskan, karena begitu indahnya membaca novel ini... untuk yang kurang suka membaca, Film Ayat-ayat cinta yang mulai diputar di bioskop kemarin bisa dijadikan alternatif.. dengan catatan film itu kurang mampu bisa menghadirkan sosok Fahri yang haus akan ilmu dan nuansa akademik-intelektualnya kurang bisa dilihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salut untuk novel Ayat-ayat Cinta..!!! semoga sosok Sosok Fahri, Saiful, Nurul, Aisha, Maria dan lainnya bisa kembali hidup ditengah kehidupan yang sudah sangat hedonis ini..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-2321683981126282453?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/2321683981126282453/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=2321683981126282453' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/2321683981126282453'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/2321683981126282453'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2008/02/testimoni-untuk-ayat-ayat-cinta.html' title='Testimoni untuk Ayat Ayat Cinta'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8e2Yj6P-jI/AAAAAAAAAJw/OAgHWNt2JPU/s72-c/aac3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-6143906544657872022</id><published>2008-02-29T13:56:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T07:02:52.935+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seni'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lagu'/><title type='text'>Ketika Tangan dan Kaki Berkata...</title><content type='html'>Ada sebuah kisah dibalik lagu chrisye dibawah ini, chrisye berulangkali gagal menyanyikan lagu ini karena selalu menangis, menangis, dan menangis lagi ketika berusaha menyanyikannya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu yang menurut chrisye adalah paling dahsyat dan menggetarkan selama dia menjadi musisi ini ditulis oleh Taufiq Ismail yang mengaku mendapatkan ”wahyu” dari surat yasin ayat 65 : "Saya mendapatkan ilham lirik itu dari Surat Yasin ayat 65..." kata Taufiq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8ewkT6P-iI/AAAAAAAAAJo/TOcIgXR0nIw/s1600-h/laguchrisye.bmp"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8ewkT6P-iI/AAAAAAAAAJo/TOcIgXR0nIw/s320/laguchrisye.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5172296834924673570" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seberapa dahsyat lagu itu..?? apakah hati anda cukup tergetar membaca lirik ini? Lirik yang menceritakan saat dimana mulut kita dikunci dan bagian tubuh kita menjadi saksi itu berjududl “Ketika Tangan dan Kaki Berkata”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ketika Tangan dan Kaki Berkata&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Lirik : Taufiq Ismail&lt;br /&gt;Lagu : Chrisye&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Akan datang hari mulut dikunci&lt;br /&gt;Kata tak ada lagi&lt;br /&gt;Akan tiba masa tak ada suara&lt;br /&gt;Dari mulut kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata tangan kita&lt;br /&gt;Tentang apa yang dilakukannya&lt;br /&gt;Berkata kaki kita &lt;br /&gt;Kemana saja dia melangkahnya&lt;br /&gt;Tidak tahu kita bila harinya&lt;br /&gt;Tanggung jawab tiba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabbana&lt;br /&gt;Tangan kami&lt;br /&gt;Kaki kami&lt;br /&gt;Mulut kami&lt;br /&gt;Mata hati kami&lt;br /&gt;Luruskanlah&lt;br /&gt;Kukuhkanlah&lt;br /&gt;Di jalan cahaya.... sempurna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon karunia&lt;br /&gt;Kepada kami&lt;br /&gt;HambaMu yang hina&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1997&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada subuh hari Jum'at, 30 Maret 2007, pukul 04.08, penyanyi legendaries Chrisye wafat dalam usia 58 tahun. Semoga penyanyi yang lembut hati dan pengunjung masjid setia ini, tangan dan kakinya kelak akan bersaksi tentang amal salehnya serta menuntunnya memasuki Gerbang Hari Akhir yang semoga terbuka lebar baginya. Amin..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah juga memberikan kebaikan di dunia dan di Akherat bagi kita semua dan menghindarkan kita dari siksa api neraka. &lt;em&gt;Amiin ya rabbal ‘alamiin…&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-6143906544657872022?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/6143906544657872022/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=6143906544657872022' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/6143906544657872022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/6143906544657872022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2008/02/ketika-tangan-dan-kaki-berkata.html' title='Ketika Tangan dan Kaki Berkata...'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8ewkT6P-iI/AAAAAAAAAJo/TOcIgXR0nIw/s72-c/laguchrisye.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-663996955847010830</id><published>2008-02-27T10:39:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T07:02:53.056+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DPR'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DPD'/><title type='text'>Petisi untuk Pansus RUU Pemilu</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8TbxAw_bCI/AAAAAAAAAJg/7B2i8RfUZbU/s1600-h/putri+raemaswati.bmp"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8TbxAw_bCI/AAAAAAAAAJg/7B2i8RfUZbU/s400/putri+raemaswati.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5171499907193728034" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menyambung tulisan saya beberapa hari kemarin dengan judul &lt;A HREF=" http://agungwasono.blogspot.com/2008/02/tolak-parpol-masuk-dpd.html"&gt; Tolak Parpol Masuk DPD..!!&lt;/A&gt; ternyata didukung loh ama Puteri Indonesia 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putri Raemawasti terlihat menunjukkan petisi yang diserahkannya bersama beberapa aktivis kepada anggota Pansus DPR yang membahas RUU Pemilu, di Ruang Pers DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (26/2) kemarin seperti dilaporkan koran Suara Pembaruan hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam petisinya, mereka meminta agar anggota Dewan Perwakilan Daerah, benar- benar mewakili daerah pemilihannya, bukan menjadi kepanjangan tangan partai politik..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita terkait bisa dilihat di &lt;A HREF="http://www.liputan6.com/news/?id=155437&amp;c_id=1"&gt;Video SCTV ini&lt;/A&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah loooo.. gimana tuh para anggota DPR yang terhormat..??&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-663996955847010830?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/663996955847010830/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=663996955847010830' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/663996955847010830'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/663996955847010830'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2008/02/petisi-untuk-pansus-ruu-pemilu.html' title='Petisi untuk Pansus RUU Pemilu'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8TbxAw_bCI/AAAAAAAAAJg/7B2i8RfUZbU/s72-c/putri+raemaswati.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-1949287147551621426</id><published>2008-02-27T10:12:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T07:02:53.146+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aceh'/><title type='text'>Semua Tenyata Partai Lokal…</title><content type='html'>Hari ini adalah hari terakhir pelengkapan administrasi partai-partai baru dan ternyata di Departemen Hukum dan HAM saat ini baru 15 partai yang melengkapi syarat administrasi dari total 108 partai baru yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo dilihat banyak banget partai yang hanya merubah nama dan lambang tanpa berbenah diri dari segi apapun. Apalagi kalo bukan hanya untuk menampung bantuan dana pemilu..?? hehehe.. rahasia umum itu bung..!! ini tentunya PR bagi para penyusun UU Parpol yang saat ini sedang bertarung di DPR, ya setidaknya bisa cari formula yang tepatlah..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Multi partai menurutku bukan solusi yang tepat buat sistem perpolitikan kita deh, cukup lima partai aja deh jadi gak ada suara rakyat yang terbuang percuma karena salah coblos dipartai yang lambangnya hampir semua mirip itu.. Apalagi electoral thresholds cuman jadi senjata boongan karna toh partai yang gak memenuhi syarat itu masih bisa lagi daftar pemilu berikutnya dengan sekedar ganti nama dan sedikit modifikasi lambang partai.. :-(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus, ternyata semua partai itu ternyata partai lokal, buktinya gak ada yang bisa mendapat dukungan penuh di semua propinsi di Indonesia ini kan? PDIP di Bali, Golkar di luar jawa, PKB di Jawa Timur, begitu juga PPP, PBB, PKS, Demokrat dll. Gak ada sebenarnya yang pantas disebut partai nasional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8TYHQw_bBI/AAAAAAAAAJY/niX4mnI1Wj0/s1600-h/partai+GAM.bmp"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8TYHQw_bBI/AAAAAAAAAJY/niX4mnI1Wj0/s320/partai+GAM.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5171495891399306258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Makanya jangan heran kalo ntar di Aceh yang menang justru Partai Lokal seperti Partai GAM, Partai SIRA, dan Partai Bersatu Ajteh. Ketiga partai ini yang saya prediksi meguasai parlemen Aceh 2009 besok..!! buktikan ya...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-1949287147551621426?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/1949287147551621426/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=1949287147551621426' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/1949287147551621426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/1949287147551621426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2008/02/semua-tenyata-partai-lokal.html' title='Semua Tenyata Partai Lokal…'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8TYHQw_bBI/AAAAAAAAAJY/niX4mnI1Wj0/s72-c/partai+GAM.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-6880366345260443252</id><published>2008-02-26T11:03:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T07:02:53.437+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penelitian'/><title type='text'>Susu Formula Mengandung Bakteri</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8PQEAw_a3I/AAAAAAAAAII/4i2l9Wc2Ixc/s1600-h/susu+formula.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8PQEAw_a3I/AAAAAAAAAII/4i2l9Wc2Ixc/s200/susu+formula.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5171205564494998386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Belum lama ini tim peneliti dari Fakultas Kedokteran Hewan IPB (Institut Pertanian Bogor) menemukan bakteri &lt;em&gt;enterobacter sakazakii&lt;/em&gt; dalam susu formula dan bubur instant untuk bayi. Bakteri ini dapat menyebabkan radang selaput otak bila dikonsumsi terus menerus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susu formula memang bukan jawaban bagi kesehatan bayi, dinegara maju seperti inggris dan amerika, mereka justru sudah memberlakukan susu formula seperti rokok...!! yakni dianggap sebagai ancaman kesehatan bayi. Sehingga disetiap kaleng/ box susu formula diharuskan ada peringatan seperti halnya peringatan disetiap bungkus rokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8PMjQw_ayI/AAAAAAAAAHg/w80djAYwmw0/s1600-h/menyusu.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8PMjQw_ayI/AAAAAAAAAHg/w80djAYwmw0/s200/menyusu.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5171201703319399202" /&gt;&lt;/a&gt; Air Susu Ibu (ASI) sudah terbukti menjadi makanan sekaligus minuman terbaik untuk bayi, bagaimana tidak ASI kan ditakdirkan menjadi makanan pertama dan terbaik buat si bayi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, buat para ibu berhentilah memberi susu formula kepada bayi anda...! juga kepada para suami nasehati dong istrinya kalo males nyusuin bayinya..!! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel terkait bisa dibaca &lt;A HREF=" http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-15-1183/"&gt;disini&lt;/A&gt;  atau &lt;A HREF="http://salmanparisi.wordpress.com/2008/02/25/susu-formula-mengandung-bakteri-berbahaya/"&gt;disini&lt;/A&gt;           &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gimana..?? masih mo ngasih bayi anda dengan susu formula...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;:-)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-6880366345260443252?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/6880366345260443252/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=6880366345260443252' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/6880366345260443252'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/6880366345260443252'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2008/02/susu-formula-mengandung-bakteri.html' title='Susu Formula Mengandung Bakteri'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8PQEAw_a3I/AAAAAAAAAII/4i2l9Wc2Ixc/s72-c/susu+formula.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-4427115579288635700</id><published>2008-02-21T10:59:00.001+07:00</published><updated>2008-12-09T07:02:53.613+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lapindo'/><title type='text'>Lumpur Lapindo atau Lumpur Sidoarjo..??</title><content type='html'>Banyak orang menyebut tragedi lumpur yang terjadi di desa Porong, Sidoarjo ini dengan sebutan Lumpur Lapindo kemudian sebagian menyebutnya dengan Lumpur Sidorajo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo diamati, kita bisa mengidentifikasi bahwa kata “Lumpur Lapindo” biasa dipakai oleh media swasta sedangkan kata ”Lumpur Sidoarjo” biasa dipakai oleh media negeri. Mengapa bisa beda? Ya tentunya karena kalo pakai kata “lapindo” berarti secara tidak langsung memang menempatkan PT. Lapindo Brantas sebagai penyebab terjadinya semburan lumpur. Sedangkan bila memakai kata “Sidoarjo” maka tidak secara serta merta menuduh PT. Lapindo akan tetapi berpendapat netral atau lebih menganggap bahwa semburan lumpur terjadi karena Fenomena Alam...??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8PNXAw_azI/AAAAAAAAAHo/HsC-j0EMbFY/s1600-h/tragedi+lumpur.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8PNXAw_azI/AAAAAAAAAHo/HsC-j0EMbFY/s320/tragedi+lumpur.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5171202592377629490" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke, semalem nonton acara “Topik Minggu Ini” di SCTV menghadirkan Effendy Choirie (Ketua FPKB) dan Ade Daud Nasution (F.Golkar/ Anggota Tim Lumpur Lapindo DPR) yang mengambil judul “Tragedi Lapindo di Senayan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aneh dan malah kita diperdengarkan oleh argumen 2 tokoh yang saling mengelak. Si Effendy Choirie (EC) hanya berupaya mempertahankan argumen dia sebagai orang PKB yang kita tahu bahwa PKB basis masanya di Jawa Timur. EC berupaya mengelak dan tidak mau bertanggungjawab dengan hasil Tim Lumpur Lapindo DPR padahal anggota timnya juga ada dari FKB.. gimana ini..?? dengan gaya EC yang seakan-akan membela warga Sidoarjo dan menyalahkan Tim DPR. Muakkkk gue...!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua Ade Daud Nasution (ADN) malah berpendapat bahwa apa yang disimpulkan oleh Tim bahwa tragedi di sidoarjo adalah Fenomena Alam bukanlah entry point dari semua itu. Dia berpendapat bahwa apapun status tragedi Sidoarjo apakah Fenomena Alam ataukan Kesalahan Lapindo maka daerah di Ring III tetap menjadi beban APBN..?? (sesuai dengan kepres)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lha, kalo tidak ada implikasinya kenapa menjadi salah satu kesimpulan..?? memang gak terjawab di acara SCTV itu. Padahal dengan penetapan status itu bisa muncul implikasi sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. PT. Lapindo Brantas akan terbebas dari segala tuntutan hukum yang berkaitan dengan tragedi Lumpur Sidoarjo&lt;br /&gt;2. Ganti Rugi yang sudah diserahkan oleh PT. Lapindo Brantas bisa kembali digugat oleh PT. Lapindo dan akhirnya semua kerugian menjadi beban APBN (tidak hanya yang ada di ring III)&lt;br /&gt;3. Korban akan langsung berhadap-hadapan dengan negara (People Vs State) dan posisi negara adalah pengambil keputusan. Sudah jadi rahasia proses yang terjadi di state ini terlalu lama dan bertele-tele.&lt;br /&gt;4. Semua biaya rekontruksi penanggulangan Lumpur Lapindo akan menjadi beban APBN bukan tanggungjawab PT. Lapindo lagi.&lt;br /&gt;5. Negara harus mengganti semua biaya yang sudah dikeluarkan PT. Lapindo Brantas mulai dari Ganti Rugi, Jual Beli tanah, Bangun Tanggul, Sewa Alat Berat, dan pengeluaran lain yang jumlahnya triliyunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bener gak..?? memang saya bukan ahli geologi apalagi ahli tambang yang bisa menyimpulkan status tragedi lumpur Sidoarjo, cuman pendapat ADN mewakili Tim Lumpur Lapindo DPR bahwa tidak ada implikasi terhadap penetapan status menjadi Fenomena Alam adalah SALAH BESAR.. :-) &lt;em&gt;Wallahu A’lam&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Referensi berita bisa dilihat &lt;A HREF="http://www.liputan6.com/news/?id=155159&amp;amp;c_id=8"&gt;disini&lt;/A&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AW&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-4427115579288635700?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/4427115579288635700/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=4427115579288635700' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/4427115579288635700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/4427115579288635700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2008/02/lumpur-lapindo-atau-lumpur-sidoarjo_20.html' title='Lumpur Lapindo atau Lumpur Sidoarjo..??'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8PNXAw_azI/AAAAAAAAAHo/HsC-j0EMbFY/s72-c/tragedi+lumpur.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-8088812722812815607</id><published>2008-02-20T15:06:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T07:02:53.762+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Partai'/><title type='text'>Tolak Parpol Masuk DPD...!!!</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8PN_Qw_a0I/AAAAAAAAAHw/-TYQyzlynBs/s1600-h/Tolak+Parpol.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8PN_Qw_a0I/AAAAAAAAAHw/-TYQyzlynBs/s200/Tolak+Parpol.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5171203283867364162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini diilhami oleh diskusi terbatas yang baru saja saya ikutin, diskusi tersebut di laksanakan oleh kantor dimana saya bergabung saat ini yakni Kemitraan bagi Pembaruan tata Pemerintahan di Indonesia (Partnership for Governance Reform in Indonesia) bekerjasama dengan Koalisi Pokja Perempuan untuk Penyempurnaan Paket UU Politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadir dalam diskusi ini adalah Ramlan Surbakti (mantan KPU), Dhandy Dwi Laksana (RCTI), La Ode Ida (Wakil DPD), dan beberapa anggota DPD lainnya termasuk GKR Hemas (DPD asal Jogja). Saya sendiri kebetulan duduk bersebelahan dengan GKR Hemas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muncul gagasan saat ini di DPR RI yakni bagaimana anggota partai politik bisa masuk menjadi anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah), gagasan ini bukan saja gagasan gila tapi juga gagasan rakus yang hanya mikirin kepentingan pribadi saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa parpol haram hukumnya masuk DPD? Banyak jawaban yang bisa diberikan untuk pertanyaan itu. Diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Dasar didirikannya DPD adalah untuk mengakomodir suara daerah yang tidak mampu terakomodir oleh suara di DPR yang notabene perwakilan partai&lt;br /&gt;2. DPD didirikan juga sebagai upaya mencegah disintegrasi bangsa, karena kesenjangan pembangunan di daerah. Sehingga dengan menempatkan wakilnya di Senayan diharpakan persoalan daerah mampu diakomodir oleh pusat.&lt;br /&gt;3. DPR adalah perpanjangan tangan partai di pemerintahan, sehingga seorang anggota DPR yang notabene anggota parpol harus tunduk terhadap AD/ART partainya masing-masing. Alangkah kacaunya kalau anggota DPD juga musti disetir oleh partai.&lt;br /&gt;4. Anggota DPD mewakili daerah provinsi, sedangkan tidak sedikit anggota DPR hanya mewakili beberapa Kabupaten/Kota berdasar sistem pemilu kita.&lt;br /&gt;5. Akan terjadi &lt;em&gt;overlapping&lt;/em&gt; dan tidak akan pernah terjadi keseimbangan apabila ternyata Anggota DPR dan DPD sama-sama berasal dari partai. Karena dapat dipastikan tidak ada mekanisme control antar dua lembaga ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh kongkrit ketidakberpihakan DPR/parpol adalah pada kasus Lumpur Lapindo, mereka semua anggota DPR mengajukan agar Lumpur Lapindo ditetapkan sebagai Fenomena Alam..!! bukan kesalahan Lapindo. Ganjil bukan?? Ditengah warga sidoarjo yang panik dan terlantar, kok malah DPR tidak memperjuangkan nasib mereka? Tau gak kalo hal ini bisa terjadi karena semua anggota DPR tunduk terhadap partai..!!! dan ternyata semua Partai yang punya wakil di DPR RI sudah di “&lt;em&gt;dekati&lt;/em&gt;” oleh yang punya kepentingan terhadap tragendi Lapindo ini...??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain yang membuat saya jadi ”marah besar” adalah ternyata ada maksud terselubung dari munculnya wacana ini pada revisi UU parpol, yakni keinginan banyak anggota DPR untuk masuk ke DPD, kenapa bisa seperti itu? Karena ternyata banyak anggota DPR saat ini sudah kadaluwarsa yakni habis masa aktif di parpol karena sudah 2x menjabat sebagai anggota DPR. Dalam AD/ART partai barang siapa sudah 2x menjabat sebagai anggota DPR/DPRD maka tidak lagi perkenankan mencalonkan diri. Hal ini membuat mereka menghalalkan segala cara untuk tetap bisa melenggang di senayan..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian muncul juga gagasan edan di DPR RI yakni bagaimana agar mantan Anggota DPR RI yang ingin mencalonkan diri jadi DPD tidak perlu mengumpulkan dukungan langsung dari masyarakat. Mereka mengklaim bahwa dukungan terhadap mereka untuk masuk ke DPR RI pada pemilu sebelumnya sudah lebih dari cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gila gak? Padahal dukungan mereka itu kan dukungan karena mereka berada di partai, bukan berada seperti anggota DPD yang mencalonkan diri secara individu. Saya yakin walaupun mereka bisa dapat kursi di DPR RI pada pemilu sebelumnya, akan tetapi belum tentu mendapat dukungan rakyat ketika mencalonkan diri sebagai individu. Karena tentunya mekanisme kampanye, publikasi, dan lain-lain akan melihat potensi pribadi dan bukan besarnya partai politik. Lagian rakyat juga pasti melihat apa yang sudah mereka perjuangkan selama 5 tahun duduk sebagai anggota DPR, lha kalo gak berbuat apa-apa kok mengklaim masih punya dukungan..?? kePeDe-an kaleee...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu ternyata muncul gagasan agar anggota DPD tidak harus berasal dari daerah pemilihannya. Bisa dibayangkan dong kalau semua anggota DPD ternyata KTPnya Jakarta..?? atau ternyata 50% lebih anggota DPD tidak mengenal daerah yang diwakilinya..?? yah.. gila ini..!! ini namanya pemerkosaan terhadap sistem demokrasi tapi berlindung dibawah Undang-undang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang apapun alasannya, kita harus menolak gagasan masuknya Partai Politik ke Dewan Perwakilan Daerah..!!! karena kalau sampai terjadi ini akan menjadi mimpi buruk bagi sistem pemerintahan dan ketatanegaraan negara kita. &lt;em&gt;Wallahu a’lam Bishawab, Fastabiqul Khairaat&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agung W&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-8088812722812815607?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/8088812722812815607/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=8088812722812815607' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/8088812722812815607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/8088812722812815607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2008/02/tolak-parpol-masuk-dpd.html' title='Tolak Parpol Masuk DPD...!!!'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8PN_Qw_a0I/AAAAAAAAAHw/-TYQyzlynBs/s72-c/Tolak+Parpol.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-5578963151208634400</id><published>2008-02-18T13:34:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T07:02:54.151+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aceh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kopi'/><title type='text'>WARUNG KOPI UNDERGROUND</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8POnww_a1I/AAAAAAAAAH4/0R02m92dMyc/s1600-h/cappucino.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8POnww_a1I/AAAAAAAAAH4/0R02m92dMyc/s200/cappucino.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5171203979652066130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sengaja saya memilih judul diatas untuk memberi istilah pada kegiatan atau aktivitas terselubung dibalik layar warkop (warung kopi, bukan warkopnya Dono Kasino Indro lho..) dengan berbagai istilah keren dan modern sekarang ini. Banyak sekali yang menginspirasi saya kenapa saya musti nulis hal ini, Pertama karena kopi dari &lt;em&gt;doeloe&lt;/em&gt; menjadi tradisi pengikat komunitas sama halnya dengan budaya ”&lt;em&gt;ngeteh bareng&lt;/em&gt;”. Kedua, kemanapun saya singgah selalu saya dihadapkan pada komunitas sosial yang juga suka ngopi. Ketiga, ternyata warung kopi (dengan banyak varian namanya) juga menyuguhkan kegiatan dibalik layar yang tidak banyak orang tau..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bukannya sok tau, cuman ini hasil dari analisa kecil-kecilan dari otak saya yang pasti sangat terbatas memahami aktivitas dibalik layar ini…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mencoba mengklasifikasikan kegiatan “ngopi” ini dalam perspektif geographic, maksudnya saya kelompokkan berdasar tempat gitu.. sebagai sample saya cuman mengambil empat sample analisis (halah.. kayak penelitian professional aja ya..) yakni : Bali, Jogjakarta, Jakarta dan Banda Aceh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pikir keempat kota tersebut cukup untuk mengambil perbandingan. Oke kita mulai pretheli satu-satu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bali&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Banyak alasan kenapa orang ke Bali, sebagai pulau Dewata, Pariwisata, pulau Bule, pulau Bebas Maksiat, pulau Berekspresi, pulau Pantai, pulau Belanja, dll-dll...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Bali, banyak warung kopi yang tersedia di jalan-jalan.. terutama di jalan Legian-Kuta. Tidak hanya warung kopi, tapi juga warung minuman keras plus suguhan music yang hingar bingar. Jangan heran kalo kita jalan-jalan di sekitaran Jl. Kuta-Legian gak ada bedanya malam ama siang. Justru semakin malam akan semakin banyak kita liat orang berjejal entah laki-laki ato perempuan dengan bau badan menyengat pada minum kopi (tentunya varian kopi bule seperti espresso, capuccino, dll. bukannya kopi tubruk ato kopi Aceh. ha..ha..) dan minum alkohol ampe maboxxx n berjoged dansa seperti orang gila...!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warung Kopi di Bali lebih banyak menyatu dengan diskotik di jalan-jalan menawarkan kebebasan tanpa aturan, perbincangan yang terjadi lebih banyak pake bahasa asing macam bahasa inggris, belanda, australia, jerman, dll. Warung kopi macam Starbuck ternyata kurang diminati di Bali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jogjakarta&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kota ini menjadi banyak rujukan bagi banyak orang mulai dari pendidikan, wisata, kuliner sampai kegiatan mistis yang kadang irasional. Semuanya ada..!! Jogja emang menyuguhkan semua karakteristik nusantara. Plus minus ada semua di Jogja..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo menyangkut ngopi, Jogja mulai dikenal dengan aktivitas ngopinya pada awal tahun 1997-an. Sampai sekarang kegiatan ngopi ini banyak menjadi ”menu khusus” para pelancong (maksudnya mahasiswa, bukan bule kayak di Bali) pada waktu malam hari.&lt;br /&gt;Kalo dulu banyak menjamur warung kopi di sederetan selokan mataram, sekarang ni mulai berjamur warung kopi di tengah-tengah kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan suguhan serba baru dan menu serba lengkap (kayak mo nyamain starbuck aja, bahkan lebih..). mulai disediakan layar lebar plus suguhan acara TV ala indovision, tempat serba luas, lampu sedikit remang-remang dan fasilitas ala mahasiswa dengan hotspot gratisnya. Warung kopi aja bernuansa akademis.. ini cuman ada di Jogja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya baru liat ada sekelompok anak rame-rame ngopi yang dibawa laptop, buat searching bahan kuliah, browsing, dll tu cuma ada di Jogja. Gak ada musik yang hingar bingar, gak ada bau alkohol, gak ada bau keringat menyengat. Yang ada justru nuansa kebersamaan dan tentunya akademis dan intelektual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sebagai ibukota NKRI, Jakarta tentu menjadi kota terbesar di Indonesia, walaupun faktanya Jakarta sebenarnya tidak pantas menyandang gelar tersebut. Dengan banyaknya sampah dimana-mana, banjir yang hampir tiap tahun selalu datang, kawasan kumuh hampir disetiap bantaran kali, gelandangan dan pengemis yang ada disetiap jengkal jalanan ibu kota, dll-dll-dll. Bahkan saya aja gak sanggup nulis satu persatu persoalan kronis yang dihadapi Jakarta.&lt;br /&gt;Jakarta sebenarnya kota yang tidak imbang, waktu sebagian orangnya dihabiskan di jalan raya karena macet, dirumah cuman tidur. Ketidakseimbangan inilah yang menyebabkan banyaknya kehidupan malam di Jakarta...!! mulai dari seminar malam hari sampai dengan ngopi malam hari..!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warung kopi yang disuguhkan di Jakarta lebih modern, dengan merk toko sekelas starbuck dan kroni-kroninya Jakarta menyuguhkan warung kopi eksekutif. Kebanyakan yang datang adalah orang-orang kantoran yang melepas penat dari kantor, jangan heran kalo sekali ngopi di tempat itu bisa abis 100ribu belum kalo kita ngajak temen jadi bisa abis 500rb cuman sekali duduk.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8PO6Qw_a2I/AAAAAAAAAIA/C6vl7RPhA2o/s1600-h/starbuckcoffee.png"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8PO6Qw_a2I/AAAAAAAAAIA/C6vl7RPhA2o/s200/starbuckcoffee.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5171204297479646050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan mahalnya yang coba saya ulas, cuman di Jakarta ini menjadi keprihatinan tersendiri karena ternyata menjadi ajang anak-ana ABG buat jualan diri juga, liat aja pasti banyak anak-anak sekelas SMA atau kuliah semesteran awal jalan ama om-om.., ngerokok dengan fasihnya, pegangan tangan, dan suguhan najis lain dipertontonkan tanpa malu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan itu saja, bahkan ada juga komunitas gay yang berkumpul di tempat ngopi. (gilaa.. waktu saya tau info ini dari temen kost, saya jadi maleesss banget pergi ngopi..!!!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gak ada nuansa akademisnya ngopi di Jakarta, justru kita hanya disuguhi suara bising knalpot bajaj dan klakson mikrolet dan bus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Banda Aceh&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sebagai kota yang didera konflik hampir selama 50tahun lebih, Banda Aceh tentunya menyimpan mitos di balik hobby hampir 99% warganya ngopi (laki-lakinya lho..) kebiasaan ngopi ini karena banyak hal : ketiadaan tempat hiburan, gak ada mall, gak ada bioskop dan gak ada taman kota. Hal ini menyebabkan warga Aceh mencari kegiatan balasan dengan kumpul di warung kopi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Aceh ngopi bisa 2-3 kali sehari. Yakni pukul pagi sekitar jam 08.00, kemudian siang sekitar jam 13.00 dan malem hari sekitar jam 21.00 WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warung kopi di Aceh juga menjadi tempat berkumpulnya masyarakat biasa sampai pejabat sekelas gubernur atau pangdam tidak segan-segan ngopi bareng dengan warganya. Gak ada yang aneh dengan itu, beberapa kali saya mengunjungi warung kopi di Banda Aceh, sering kali saya bertemu dengan Gubernur, Wakil Gubernur, Anggota DPRD, Pengusaha, Aktivis, pekerja LSM dan NGO, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warung kopi di Aceh menjadi satu-satunya tempat berkumpul rakyat (dengan catatan hampir tidak ada cewek Aceh ngopi) jangan heran kalau justru diwarung kopilah banyak strategi pemerintahan, strategi ekonomi dan politik mulai dibahas dan disimpulkan. Bahkan ketika masa konflik, di warung kopi jugalah strategi perlawanan GAM banyak dibicarakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Aceh, kita akan banyak melihat pengusaha bicara tender proyek, politisi bicara pemilu dan aktivis LSM bicara korupsi justru di warung kopi...!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah.. perbandingan kegiatan ngopi dan kegiatan di balik layarnya..!! sebuah tulisan yang mungkin tidak berarti. Sekedar menjawab banyak usul teman untuk saya menambah lagi tulisan di blog ini.. :-)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-5578963151208634400?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/5578963151208634400/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=5578963151208634400' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/5578963151208634400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/5578963151208634400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2008/02/warung-kopi-underground.html' title='WARUNG KOPI UNDERGROUND'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8POnww_a1I/AAAAAAAAAH4/0R02m92dMyc/s72-c/cappucino.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-3158169402241540844</id><published>2008-02-18T12:05:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T07:02:54.312+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosial'/><title type='text'>Anda Tipe Orang Seperti Apa..??</title><content type='html'>Tulisan ini sebenarnya adalah Tulisan dari  K.H. Abdullah Gymnastiar yang terinspirasi dari pendapat Emha Ainun Nadjib. Setelah saya baca, saya pengin men-share tulisan ini kepada temen-temen semua. Semoga berguna ya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8PQzww_a4I/AAAAAAAAAIQ/pvcQwG4zlHU/s1600-h/leadership.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8PQzww_a4I/AAAAAAAAAIQ/pvcQwG4zlHU/s320/leadership.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5171206384833751938" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pengklasifikasian karyawan dan pejabat kantor ini didekati dengan istilah hukum yang digunakan dalam agama Islam. Pendekatan ini sama sekali bukan untuk mencampuradukkan atau merendahkan nilai istilah hukum tersebut, melainkan hanya sekedar guna mempermudah pemahaman kita karena makna dari istilah hukum tersebut sangat sederhana dan akrab bagi kita. Mudah-mudahan bisa jadi cara yang praktis untuk mengukur dan menilai diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Karyawan / Pejabat "Wajib"&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe karyawan atau pejabat wajib ini memiliki ciri :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keberadaannya sangat disukai, dibutuhkan, harus ada sehingga ketiadaannya sangat dirasakan kehilangan. Dia sangat disukai karena pribadinya sangat mengesankan, wajahnya yang selalu bersih, cerah dengan senyum tulus yang dapat membahagiaan siapapun yang berjumpa dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tutur katanya yang sopan tak pernah melukai siapapun yang mendengarnya, bahkan pembicaraannya sangat bijak, menjadi penyejuk bagi hati yang gersang, penuntun bagi yang tersesat, perintahnya tak dirasakan sebagai suruhan, orang merasa terhormat dan bahagia untuk memenuhi harapannya tanpa rasa tertekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhlaknya sangat mulia, membuat setiap orang meraskan bahagia dan senang dengan kehadirannya, dia sangat menghargai hak-hak dan pendapat orang lain, setiap orang akan merasa aman dan nyaman serta mendapat manfaat dengan keberadaannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Karyawan / Pejabat "Sunnah"&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri dari karyawan/pejabat tipe ini adalah : kehadiran dan keberadaannya memang menyenangkan, tapi ketiadaannya tidak terasa kehilangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok ini hampir mirip dengan sebagian yang telah diuraikan, berprestasi, etos kerjanya baik, pribadinya menyenangkan hanya saja ketika tiada, lingkungannya tidak merasa kehilangan, kenangannya tidak begitu mendalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai saja kelompok kedua ini lebih berilmu dan bertekad mempersembahkan yang terbaik dari kehidupannya dengan tulus dan sungguh-sungguh, niscaya dia akan naik peringkatnya ke golongan yang lebih atas, yang lebih utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Karyawan / Pejabat "Mubah"&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri khas karyawan atau pejabat tipe ini adalah : ada dan tiadanya sama saja.Sungguh menyedihkan memang menjadi manusia mubadzir seperti ini, kehadirannya tak membawa arti apapun baik manfaat maupun mudharat, dan kepergiannya pun tak terasa kehilangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karyawan tipe ini adalah orang yang tidak mempunyai motivasi, asal-asalan saja, asal kerja, asal ada, tidak memikirkan kualitas, prestasi, kemajuan, perbaikan dan hal produktiflainnya. Sehingga kehidupannya pun tidak menarik, datar-datar saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh menyedihkan memang jika hidup yang sekali-kalinya ini tak bermakna. Harus segera dipelajarilatar belakang dan penyebabnya, andaikata bisa dimotivasi dengan kursus, pelatihan, rotasi kerja, mudah-mudahan bisa meningkat semangatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Karyawan / Pejabat "Makruh"&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri dari karyawan dan pejabat kelompok ini adalah : adanya menimbulkan masalah tiadanya tidak menjadi masalah.&lt;br /&gt;Bila dia ada di kantor akan mengganggu kinerja dan suasana walaupun tidak sampai menimbulkan kerugian besar, setidaknya membuat suasana tidak nyaman dan kenyamanan kerjaserta kinerja yang baik dapat terwujud bila ia tidak ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalkan dari penampilan dan kebersihan badannya mengganggu, kalau bicara banyak kesia-siaan, kalau diberi tugas dan pekerjaan selain tidak tuntas, tidak memuaskan juga mengganggu kinerja karyawan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Karyawan / Pejabat "Haram"&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri khas dari kelompok ini adalah : kehadirannya sangat merugikan dan ketiadaannya sangat diharapkan karena menguntungkan. Orang tipe ini adalah manusia termalang dan terhina karena sangat dirindukan "ketiadaannya" .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja semua ini adalah karena buah perilakunya sendiri, tiada perbuatan yang tidak kembali kepada dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhlaknya sangat buruk bagai penyakit kronis yang bisa menjalar. Sering memfinah, mengadu domba, suka membual, tidak amanah, serakah, tamak, sangat tidak disiplin, pekerjaannya tidak pernah jelas ujungnya, bukan menyelesaikan pekerjaan malah sebaliknya menjadi pembuat masalah. Pendek kata di adalah &lt;em&gt;"trouble maker".&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan anda renungkan, kita termasuk kategori yang mana...? Semoga semua ini menjadi bahan renungan agar hidup yang hanya sekali ini kita bisa merobah diri dan mempersembahkan yang terbaik dan yang bermanfaat bagi dunia dan akhirat nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah manusia yang "wajib ada". &lt;em&gt;Fastabiqul khairaat.. (berlomba-lombalah dalam kebaikan)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Hangat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agung&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-3158169402241540844?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/3158169402241540844/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=3158169402241540844' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/3158169402241540844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/3158169402241540844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2008/02/anda-tipe-orang-seperti-apa.html' title='Anda Tipe Orang Seperti Apa..??'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8PQzww_a4I/AAAAAAAAAIQ/pvcQwG4zlHU/s72-c/leadership.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-2893673094632352265</id><published>2008-02-14T16:06:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T07:02:54.441+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bahasa'/><title type='text'>Kaum ”Secara Gue Gitu Loch” Merusak Bahasa</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8PSFww_a6I/AAAAAAAAAIg/nP-pS-TiY0k/s1600-h/hurupjawa.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8PSFww_a6I/AAAAAAAAAIg/nP-pS-TiY0k/s200/hurupjawa.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5171207793583025058" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Lama banget gue tuh mikir.. di sinetron, di kampus-kampus, di kantor, di jalan, di jembatan penyeberangan, di koran remaja, di majalah.. hampir pasti ditemukan kata-kata SECARA..!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata ”Secara” selama ini gue pahami artinya ”dengan cara”. Misal gini :&lt;br /&gt;1. Bu guru menerangkan pelajaran secara gamblang&lt;br /&gt;2. Tim Jihandak mengambil Bom secara hati-hati&lt;br /&gt;3. Pak Harto jatuh dari kursi presiden secara paksa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lha, itu yang selama ini gue tau tentang penggunaan kata ”secara” yang pasti selalu diikuti kata sifat. So rumusnya pasti gini (secara + kata sifat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang ini, pasti tuh temen-temen juga semua tau, atau malahan jangan-jangan ikut-ikutan pake kata ”secara” secara sembarangan. Begini nih contohnya..:&lt;br /&gt;1. Secara gue anak SMU gitu loch..&lt;br /&gt;2. Secara gitu loch...&lt;br /&gt;3. Secara HP gue pake tekhnologi 3G gitu loch&lt;br /&gt;4. Secara ......... gitu loch&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tau gak apa arti “secara” diatas?? Bingung kan..?? atau mungkin temen-temen mo bilang kalo itu gak ada artinya? Kalo gak ada artinya ya.. kenapa musti diucap. Ya gak..?? pusing.? Atau masih berpikir ..?? gak usah dipikirin arti ”secara” yang kedua ini. Lha emang gak ada artinya kok.. kan kalo ini rumusnya (secara + kata benda + ... + gitu loch)&lt;br /&gt;Ha..ha.. makin lucu aja rumusnya yak..??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah gimana munculnya kata baru ”secara” ini juga gak ada yang tau.. tapi yang jelas ini gak akan menambah daftar kosa-kata bahasa indonesia, malahan akan bikin kacau bahasa kita. Coba kalau yang denger orang bule, waahh pasti bingung tuh kalo ente-ente pada pake kata ”secara” secara sembarangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah.. sekarang kembali ke kita-kita nih, generasi muda bangsa..!! katanya menjunjung tinggi bahasa persatuan, BAHASA INDONESIA..!! tapi kalo cara ngomongnya aja belepotan, apalagi gak tau arti apa yang diucap.. yah.. itu mah generasi ecekepret (ecekepret emang gak ada artinya, cuman kayaknya pas aja buat mendeskripsikan yang kayak gitu..ha..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah.. jangan-jangan temen-temen malu ya kalo gak bisa pake bahasa gaul..?? trus apanya dong yang gaul dengan ”secara” itu..?? gak tau artinya apa yang diomongin kok gaul, merusak bahasa sendiri kok gaul.. ini tuh namanya dah degradasi bahasa (cie.. istilah sendiri nih.. tapi punya arti lho..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampe sekarang aja gue tuh masih bingung dengan orang bilang ”bahasa gaul”, ”motor gaul”, ”baju gaul”, ”celana gaul”, ”anak gaul”, dst, dst... tapi yang gue amatin nih, semua yang merujuk ke yang ”gaul-gaul” pasti negatif n menyimpang..!!! motor prethelan gak pake spion, baju minim, celana minim, rok minim, pergaulan bebas, dst-dst..!! betul gak..?? kalo salah ya gue minta maaf deh..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He..he.. serius amat ya gue..?? buat yang tersinggung karena jadi “anak gaul” dengan ”secara”nya... i’m sorry ya..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Btw... masih seneng pake kata ”secara gue gitu loch...???”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;:-)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-2893673094632352265?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/2893673094632352265/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=2893673094632352265' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/2893673094632352265'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/2893673094632352265'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2008/02/kaum-secara-gue-gitu-loch-merusak.html' title='Kaum ”Secara Gue Gitu Loch” Merusak Bahasa'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8PSFww_a6I/AAAAAAAAAIg/nP-pS-TiY0k/s72-c/hurupjawa.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-3864722112468376558</id><published>2008-02-12T12:06:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T07:02:54.554+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religi'/><title type='text'>Naungan Allah di Hari Kiamat</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8PUQww_a9I/AAAAAAAAAI4/nZ2yLR07tbY/s1600-h/image.bmp"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8PUQww_a9I/AAAAAAAAAI4/nZ2yLR07tbY/s320/image.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5171210181584841682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Nabi Muhammad s.a.w. bersabda: Tujuh macam orang yang akan dinaungi Allah pada hari kiamat pada saat tidak ada naungan kecuali naungan Allah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Imam (pemimpin yang adil).&lt;br /&gt;2. Pemuda yang tumbuh dalam ibadat kepada Allah s.w.t.&lt;br /&gt;3. Seorang yang hatinya tergantung pada masjid, jika keluar sehingga kembali (yakni rajin menjaga sembahyang berjama'ah).&lt;br /&gt;4. Dua orang saling menyinta (Kasih sayang) kerana Allah s.w.t. baik ketika berkumpul atau berpisah.&lt;br /&gt;5. Seorang yang ingat kepada Allah s.w.t. ketika bersendirian lalu mencucurkan airmata ketana takut kepada Allah s.w.t.&lt;br /&gt;6. Seorang yang bersedekah dirahsiakan sehingga yang dikirinya tidak mengetahui apa yang dilakukan oleh kanannya.&lt;br /&gt;7. Seorang lelaki yang dipanggil oleh wanita yang cantik untuk berzina, lalu ia berkata: "Saya takut kepada Allah azza wajalla”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita termasuk diantara 7 (tujuh) golongan itu.. Amiinn..!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-3864722112468376558?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/3864722112468376558/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=3864722112468376558' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/3864722112468376558'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/3864722112468376558'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2008/02/naungan-allah-di-hari-kiamat.html' title='Naungan Allah di Hari Kiamat'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8PUQww_a9I/AAAAAAAAAI4/nZ2yLR07tbY/s72-c/image.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-6958734529685838442</id><published>2008-02-12T09:22:00.003+07:00</published><updated>2010-10-13T11:19:53.456+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Private'/><title type='text'>Curriculum Vitae</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Personal Information&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Full Name                             : Agung Wasono&lt;br /&gt;Sex                                         : Male&lt;br /&gt;Place, and Date of Birth      : Magelang, December 28, 1981&lt;br /&gt;Address in Central Java     : Seloiring, Jumoyo, Salam, Magelang, Central Java.&lt;br /&gt;Address in Jakarta              : Kebon Kacang IX No.75c, Tanah Abang, Jakarta.&lt;br /&gt;Personal Contact                  : +6285 628 963 94&lt;br /&gt;Nationality                            : Indonesia&lt;br /&gt;Email (Work)                        : agung.wasono@kemitraan.or.id&lt;br /&gt;Email (Personal)                   : agung.wasono@gmail.com&lt;br /&gt;Web site                                 : http://agungwasono.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Formal Education&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;University of Indonesia&lt;br /&gt;Master Degree, MPKP (Magister on Public Policies)&lt;br /&gt;2010 - Present&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Central European University, Budapest Hungary&lt;br /&gt;Summer University 2010&lt;br /&gt;Tiri Integrity School, Pro Poor Integrity&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islamic State University / UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta&lt;br /&gt;Bachelor Degree&lt;br /&gt;Faculty : Sharia and Law&lt;br /&gt;Major : Criminal Law and Islamic Political Concentration (Jinayah Siyasah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;TRAINING EXPERIENCES&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;1. Project Cycle Management Course - IMA International; 2008&lt;br /&gt;2. Citizen Report Card – The Partnership ; 2008&lt;br /&gt;3. Course of Law and Advocacy – Indonesian Association on Law and Human Rights&lt;br /&gt;(PBHI) ; 2003&lt;br /&gt;4. Course of Journalist – Indonesian Journalist Association (AJI) ; 2003&lt;br /&gt;5. Cadre Base Training - Indonesian Islamic Student Movement (PMII) ; 2000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;ORGANIZATIONAL EXPERIENCES&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;·        Program Officer of Partnership for Governance Reform in Indonesia; 2007 – now&lt;br /&gt;·        Director of Citizen for Magelang Development Forum (Forum Masyarakat untuk Magelang Membangun) ; 2005 – 2008&lt;br /&gt;·        Founder of “Magelang Volunteers” for Jogja and Central Java Earthquake ; 2006 - 2007&lt;br /&gt;·        Coordinator of Magelang Student Solidarity for Citizen (Solidaritas Mahasiswa Magelang Peduli Rakyat) ; 2002 – 2005&lt;br /&gt;·        Board of Indonesian Islamic Student Movement (PMII) Yogyakarta ; 2004 – 2005&lt;br /&gt;·        Coordinator of Indonesian Criminal Law and Islamic Political Student Forum (Forum Mahasiswa Pidana dan Politik Islam se-Indonesia); 2003 – 2004&lt;br /&gt;·        Head of Student Executive Board on Islamic Law Faculty, Islamic State University “Sunan Kalijaga” Yogyakarta ; 2003 – 2004&lt;br /&gt;·        Director of Institute for State and Islamic Studies (Lembaga Studi Agama dan Negara) Yogyakarta ; 2003&lt;br /&gt;·        Secretary of Magelang Student Community (Keluarga Mahasiswa Magelang) ; 2001-2003&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PROJECT MANAGEMENT EXPERIENCES&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. Support for Strengthening Women’s Participation and Representation in Parliament in 2009 Elections&lt;br /&gt;·          Responsibilities : Ensuring achievement of the project, close coordination with partners, monitoring and evaluating of the project activities.&lt;br /&gt;·          Geographical Focus: National, West Java, Central Java, Bali, North Sulawesi, Yogyakarta.&lt;br /&gt;·          Year: 2009&lt;br /&gt;·          Main Partner: UNDP, UNMC, Kementrian Pemberdayaan Perempuan (KPP), Kemitraan Working Group, Women Groups, RRI, Metro TV, and TV One.&lt;br /&gt;·          Implementing Agency : Partnership for Governance Reform (the Partnership)&lt;br /&gt;·          Fund Source: Ducth Embassy&lt;br /&gt;·          Position : Project Officer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Promote the Integrity and Quality of 2009 Elections&lt;br /&gt;·          Responsibilities : Ensuring achievement of the project especially on women representative issues, close coordination with partners, monitoring and evaluating of the project activities.&lt;br /&gt;·          Geographical Focus: National, West Java, Central Java, Bali, North Sulawesi, Yogyakarta.&lt;br /&gt;·          Year: 2008-2009&lt;br /&gt;·          Main Partner: Kementrian Pemberdayaan Perempuan (KPP), Komisi II DPR RI, Kemitraan Working Group, Women Groups, Koalisi Perempuan Indonesia (KPI), KBR 68H, Metro TV, and TV One.&lt;br /&gt;·          Implementing Agency : Partnership for Governance Reform (the Partnership)&lt;br /&gt;·          Fund Source: DANIDA&lt;br /&gt;·          Position : Project Officer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Voicing of the Poor: Articulating the Rights of the Poor in Public Service in DKI Jakarta&lt;br /&gt;·          Responsibilities : Arrange project workplan, budget and time line, ensuring achievement of the project, close coordination with partners, monitoring of the project activities.&lt;br /&gt;·          Geographical Focus: Jakarta&lt;br /&gt;·          Year: 2008&lt;br /&gt;·          Main Partner: 15 CSO’s in DKI Jakarta named Garap Jakarta Coalition, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Bappeda, BPM, and DPRD of DKI Jakarta Province.&lt;br /&gt;·          Implementing Agency : Partnership for Governance Reform (the Partnership)&lt;br /&gt;·          Fund Source: Dutch Embassy&lt;br /&gt;·          Position : Project Officer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Instilling Public Transparency, Engagement, and Accountability in Regional Budget&lt;br /&gt;Appropriation Process of DKI Jakarta for Improving Public Sector Expenditure in Education and Health Sector&lt;br /&gt;·          Responsibilities : Ensuring achievement of the project, close coordination with partners, monitoring and evaluating of the project activities.&lt;br /&gt;·          Geographical Focus: Jakarta&lt;br /&gt;·          Year: 2007 -2008&lt;br /&gt;·          Main Partner: Seknas FITRA and DPRD DKI Jakarta.&lt;br /&gt;·          Implementing Agency : The Partnership&lt;br /&gt;·          Fund Source: Dutch Embassy&lt;br /&gt;·          Position : Project Assistant&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Empowering Provincial Government Bureaucracy in Rebuilding Aceh and Legislative Reform in Nanggroe Aceh Darussalam&lt;br /&gt;·          Responsibilities : Arrange budget and activities, need assestment of the local government together with local authorities, ensuring achievement of the project, close coordination with partners, monitoring of the project activities.&lt;br /&gt;·          Geographical Focus: Nanggroe Aceh Darussalam&lt;br /&gt;·          Year: 2006 - 2007&lt;br /&gt;·          Main Partner: Local Government of NAD, Local Council of NAD, and CSO’s.&lt;br /&gt;·          Implementing Agency : The Partnership – Aceh Regional Office&lt;br /&gt;·          Fund Source: DANIDA&lt;br /&gt;·          Position : Liaison Assistant for Local Government&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Empowerment of Civil Siciety and Advocacy to Parliament: Optimalization of People- Based Natural Resources Management&lt;br /&gt;·          Responsibilities : Arrange budget and project activities, ensuring achievement of the project, close coordination with partners, Local Government and Local Council, monitoring and evaluating of the project activities.&lt;br /&gt;·          Geographical Focus: Magelang Regency, Central Java&lt;br /&gt;·          Year: 2005 - 2006&lt;br /&gt;·          Main Partner: Local Government of Magelang Regency, Local Council of Magelang Regency,CSO’s in Magelang and mining communities.&lt;br /&gt;·          Implementing Agency : Forum Maskumambang - Magelang&lt;br /&gt;·          Fund Source: European Commission through Partnership for Governance Reform&lt;br /&gt;·          Position : Project Specialits&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;LIST OF PUBLICATIONS / TALKSHOW&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;1.      “MDGs and Parliament; Manual of MDGs for Legislative Members in Indonesia” (Partnership, 2010)&lt;br /&gt;2.      Talkshow on “Role of women parliament members on the achievement of MDGs 2015” (Metro TV, March 2009)&lt;br /&gt;3.      Talkshow on “Women and 2009 General Elections” (RRI, March and Mei 2009)&lt;br /&gt;4.      Talkshow on “The Importance of Choosing Women Legislative Candidate” (TVRI Manado, October 2009)&lt;br /&gt;5.      Meet the 2014 Women’s Leadership (PMII Media, 2009)&lt;br /&gt;6.      “CRC Report in DKI Jakarta; Education and Heath Sector” (Partnership and Pattiro, 2008)&lt;br /&gt;7.      Is Development in DKI Jakarta sided Poor? The study of law No. 1 of 2008 on RPJMD (Partnership, 2008)&lt;br /&gt;8.      Complaint mechanism Guide: For Public Service for a Better (SRMI, 2008)&lt;br /&gt;9.      Important Role of Women in Election 2009 (E-MDP UNDP, 2008)&lt;br /&gt;10.  Regional Budget Efficiency for Public Service Optimalization (Suara Merdeka News Paper, 2006)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-6958734529685838442?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/6958734529685838442/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=6958734529685838442' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/6958734529685838442'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/6958734529685838442'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2008/02/my-curriculum-vitae.html' title='Curriculum Vitae'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-1613307630801818666</id><published>2008-02-11T17:55:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T07:02:54.666+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Korupsi'/><title type='text'>Bung Hatta Tolak Uang Saku</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8zdJbzOneI/AAAAAAAAAKQ/IDvpK-UmnqA/s1600-h/Hatta-1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8zdJbzOneI/AAAAAAAAAKQ/IDvpK-UmnqA/s320/Hatta-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173753226093043170" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;KPK bertekad untuk terus mengusut aliran dana Bank Indonesia (BI) kepada sejumlah anggota DPR periode 1999-2004. Bahkan, jumlah nama penerima dana tersebut, yang sebagian telah diumumkan, diperkirakan akan terus bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah-tengah kemiskinan yang melanda masyarakat luas, para wakil rakyat di DPR saat ini memperoleh berbagai fasilitas yang sungguh menggiurkan. Seperti, insentif legislasi, berbagai tunjangan, uang operasional, sewa rumah, tunjangan listrik dan telpon, sampai gaji ke-13.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kaitan kasus di atas dan berbagai kasus korupsi yang makin banyak terjadi, kejujuran, dan cara hidup sederhana Bung Hatta, mantan wakil presiden pertama RI, perlu menjadi contoh, terutama komitmennya terhadap rakyat kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku Mengenang Bung Hatta, I Wangsa Widjaya yang selama puluhan tahun menjadi pembantu dan sekretaris Bung Hatta, menulis, Bung Hatta selalu mengembalikan kelebihan uang negara yang diberikan sebagai anggarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kisah menarik ketika pada 1970 setelah ia tidak lagi menjadi Wapres saat ia diundang berkunjung ke Irian Jaya (Papua), untuk sekaligus meninjau tempat ia pernah dibuang pada masa kolonial Belanda. Bung Hatta dengan tegas menolak ketika disodori amplop sebagai uang saku setelah ia dan rombongan tiba di Papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika amplop itu disodorkan kepadanya, ia dengan spontan bertanya, ''Surat apa ini?'' Dijawab oleh Sumarno yang mengatur kunjungannya, ''Bukan surat, Bung. Uang... uang saku untuk perjalanan Bung Hatta di sini.'' ''Uang apa lagi? Bukankah semua ongkos perjalanan saya sudah ditanggung pemerintah? Dapat mengunjungi daerah Irian ini saja saya sudah harus bersyukur. Saya benar-benar tidak mengerti uang apa lagi ini?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Lho, Bung... ini uang dari pemerintah, termasuk dalam biaya perjalanan Bung Hatta dan rombonga.'' Sumarno coba meyakinkan Bung Hatta. ''Tidak, itu uang rakyat. Saya tidak mau terima. Kembalikan,'' kata Bung Hatta menolak amplop yang disodorkan kepadanya.&lt;br /&gt;Rupanya Sumarno ingin meyakinkan Bung Hatta bahwa dia dan semua rombongan ke Irian dianggap sebagai pejabat dan menurut kebiasaan diberikan anggaran perjalanan, termasuk uang saku. Tidak mungkin dikembalikan lagi. Setelah terdiam sebentar Bung Hatta berkata, ''Maaf, Saudara, saya tidak mau menerima uang itu. Sekali lagi saya tegaskan, bagaimanapun itu uang rakyat, harus dikembalikan pada rakyat.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ketika mengunjungi Tanah Merah tempat ia diasingkan, setelah memberikan wejangan kepada masyarakat Digbul, ia memanggil Sumarno. ''Amplop yang berisi uang tempo hari apa masih Saudara simpan?'' tanya Bung Hatta. Dijawab, ''Masih Bung.'' Lalu, oleh Bung Hatta amplop dan seluruh isinya diserahkan kepada pemuka masyarakat di Digul. ''Ini uang berasal dari rakyat dan telah kembali ke tangan rakyat,'' tegas Bung Hatta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun Bung Hatta dan Bung Karno sering berbeda pendapat, tapi hubungan keduanya cukup baik. Sebelum Bung Karno wafat, Bung Hatta dengan terlebih dulu menghubungi Sekretaris Militer Presiden, Letjen Tjokropranolo, meminta izin untuk menjenguk teman seperjuangannya yang sedang sakit keras itu. Bung Karno ketika itu tidak sadarkan diri. Tapi setelah siuman ia berkata dalam bahasa Belanda, ''Oh, Hatta, kau ada di sini. Kau juga Wangsa.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Saya melihat ini sebagai pertemuan antara dua orang sahabat yang cukup lama dipisahkan oleh suatu tirai yang tak tampak. Walau tak berarti keduanya memutuskan persahabatan. Hatta sangat sedih melihat keadaan Bung Karno yang pernah sama-sama berjuang selama puluhan tahun,'' kata Wangsa Widjaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum wafat pada 14 Maret 1980, Bung Hatta membuat surat wasiat kepada Guntur, putra tertua Bung Karno, dengan menyatakan bahwa Bung Karno-lah penggali Pancasila yang tertuang dalam pidatonya pada 1 Juni 1945. Karena, sebelumnya ada pendapat bukan Bung Karno pencetus Pancasila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bung Hatta terkenal sebagai orang yang baik dalam hubungannya dengan orang lain, termasuk dengan lawan politiknya. Ketika Alimin, tokoh tua PKI, menderita sakit keras di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Bung Hatta meluangkan waktu untuk menjenguknya. ''Oh, Bung Hatta datang,'' sapa Alimin lemah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarganya mengatakan, ''Alimin sudah kembali pada ajaran Islam yang dipeluknya sebelum memeluk ideologi komunis!''. PKI sangat membenci Bung Hatta. Pada 1960-an, patung Bung Hatta di GKBI sebagai Bapak Koperasi telah dicopot CGMI -- organiasi mahasiswa PKI.&lt;br /&gt;Kejujuran dan komitmen Bung Hatta sebagai pemimpin yang membela rakyat kecil, menurut Wangsa Widjaya, karena ia seorang Muslim yang taat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia tidak pernah meninggalkan shalat dan puasa. Biasanya beliau shalat Jumat di Masjid Matraman yang tidak jauh dari kediamannya di Jl Diponegoro, Jakarta Pusat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, dalam perjalanan-perjalanan ke luar negeri, Bung Hatta tidak pernah meninggalkan shalat. Begitu taatnya menjalankan perintah agama, tidak heran selama memegang jabatan Wapres, menurur Wangsa, Bung Hatta tidak pernah menggunakan kekuasaannya untuk kepentingan pribadi, menumpuk kekayaa, atau memberi fasilitas kepada keluarga dan sahabatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Bung Hatta hendak melakukan ibadah haji bersama istri dan dua saudarinya, Bung Karno menawarkan agar menggunakan pesawat terbang yang biayanya ditanggung negara. Tapi Bung Hatta menolaknya, karena ia ingin pergi haji sebagai rakyat biasa, bukan sebagai wakil presiden. Dia menunaikan rukun Islam kelima dari hasil honorarium penerbitan beberapa bukunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*sumber Republika&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-1613307630801818666?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/1613307630801818666/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=1613307630801818666' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/1613307630801818666'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/1613307630801818666'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2008/02/bung-hatta-tolak-uang-saku.html' title='Bung Hatta Tolak Uang Saku'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8zdJbzOneI/AAAAAAAAAKQ/IDvpK-UmnqA/s72-c/Hatta-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-5503997116812347918</id><published>2008-02-04T12:10:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T07:02:54.903+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Air Es Lebih Kotor Ketimbang Air Toilet..!!!</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8PSUQw_a7I/AAAAAAAAAIo/DACpodpMrsI/s1600-h/esdoger.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8PSUQw_a7I/AAAAAAAAAIo/DACpodpMrsI/s200/esdoger.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5171208042691128242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ada yang nonton acara Investigasi di TransTV kemaren sore (minggu 27 Jan 08).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyelidikan-penyelidikan yang kadang-kadang membuat saya ber "NAUDZUBILLAH MINDZALIK" berkali-kali. Setelah pengungkapan-pengungkapan peristiwa-peristiwa yang cukup mengagetkan seperti, pemakaian boraks pada beberapa jajanan favorit dipinggir jalan, pemakaian formalin yang berlebihan, pemakaian deterjen pada ikan asin biar keliatan lebih bersih dan putih atau pemakaian pewarna pada ikan kakap putih biar menjadi kakap merah yang di pasaran lebih mahal. (sekali lagi) NAUDZUBILLAH MINDZALIK!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah tayangan kali ini mengungkap kasus es batu yang banyak digunakan di warung-warung seluruh Jakarta. Es batu ini ternyata berasal dari air sungai ciliwung yang kinclong banget warnanya itu. Pada awalnya mereka menggunakan zat pemutih agar air keliatan lebih jernih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dimasukkan kedalam pendingin dan jadilah peti-peti es yang besar dan bening. Awalnya es ini hanya digunakan untuk mengawetkan makanan (ikan, buah dan sayuran) atau mendinginkan minuman botol pada kotak2 yang tidak memiliki sistem refrigerator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sialnya, para penjaja makanan dan minuman di jakarta (bahkan warung-warung yang besar) menggunakan es ini pada minuman dingin yang mereka jual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Es teh manis, aneka juice, es campur, es doger, dan lainnya yang membuat kita menelan ludah ketika melihat minuman ini kala terik menyengat. HANYA dengan alasan MURAH, OMG!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taukah kalian, setelah tim investigasi TransTV mencoba mengambil sampel secara acak di beberapa penjual yang menggunakan es ini pada aneka minuman, dan kemudian mengetesnya di laboratorium, terbukti dalam es itu mengandung bakteri E-COLI jauh diatas batas normal (10.000 - 20.000 per 100 mL).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kata lain es ini mengandung bakteri hampir setara dengan (maaf) kotoran manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hoikkssss... (saya aja mau muntah ketika menulis tulisan ini)Nah... Masih mau jajan sembarangan??? Emang Home made jauhhhhh lebih enak dan Sehat!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebagai tambahan untuk referensi bisa di klik &lt;A HREF="http://www.dinkes-diy.org/?x=berita&amp;amp;id_berita=28022006165559"&gt;disini&lt;/A&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dengan Judul Artikel : Es Batu lebih kotor ketimbang air toilet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hoiikkss....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-5503997116812347918?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/5503997116812347918/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=5503997116812347918' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/5503997116812347918'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/5503997116812347918'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2008/02/air-es-lebih-kotor-ketimbang-air-toilet.html' title='Air Es Lebih Kotor Ketimbang Air Toilet..!!!'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8PSUQw_a7I/AAAAAAAAAIo/DACpodpMrsI/s72-c/esdoger.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-6729944641959904244</id><published>2007-10-02T16:46:00.001+07:00</published><updated>2008-12-09T07:02:55.082+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aceh'/><title type='text'>Ramadhan di Serambi Makkah</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8PU5Qw_a-I/AAAAAAAAAJA/CP1ffD5gt0w/s1600-h/acehmenangis.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8PU5Qw_a-I/AAAAAAAAAJA/CP1ffD5gt0w/s320/acehmenangis.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5171210877369543650" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Duer.. duer.. duer.. mungkin itu suara kontak senjata waktu ramadhan di serambi mekkah beberapa tahun yang lalu sebelum tsunami menggulung bumi, sebelum damai terwujud, sebelum semua mata melihat Aceh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duer.. duer.. duer.. sekarangpun ternyata masih terdengar, tapi yang ini lain.. ini suara petasan yang disulut anak-anak muda Aceh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gila juga nih..!!! apa mereka gak trauma dengan suara-suara "mirip pistol/senapan" itu..?? atau justru mereka kangen dengan suara-suara itu...!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Loh, akukan gak mau bahas itu..?? yah, pengin mbahas suasana ramadhan aja di serambi makkah ini.. kebetulan nih sedang ada di Aceh mencari rezeki-Nya. mungkin memang rezeki untukku digariskan saat ini ada di Aceh, mungkin waktu yang lain akan ada di tempat lain.. semoga rezeki-Nya selalu terlimpahkan kepada kita semua..!!! loh kok malah mbahas ini..??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di aceh ni, puasa mungkin suasana yang ditunggu-tunggu, yah bener aja kan ini satu-satunya Provinsi di Indonesia yang menganut Ajaran Islam dan Hukum Islam secara legal formal. Begini ni ya.. di Aceh tu kalo ramadhan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ada namanya meugang, ini tradisi yang dilaksanakan tiga hari sebelum puasa dan sebelum lebaran..!! sering dilaksanakan dengan makan bersama, mandi bersama.. eh maksudnya mandi bersih (kalau di jawa padusan), trus ziarah makam, dll. Lha kalau untuk urusan makan bersama yang banyak diserbu tu daging kambing ma sapi.. jadi kalau pas meugang harganya bisa selangit..!! kemarin aja harga sekilo daging sapi sampe Rp. 100.000,- (perbandingan di jawa cuman 30.000)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Trus warung2 pada tutup semua...!!!! semua menghormati bulan puasa, gak ada warung buka.. bukan hanya warung makan, tapi semua jenis warung..!!! ha..ha.. trus bukanya ntar kalo 1 jam sebelum maghrib. Gitu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Gak ada orang makan atau minum atau ngrokok seenaknya di tempat umum, gak kayak di tempat lain, di terminal juga sama aja..!! gak ada sopir ngrokok, kernet ngrokok atau siapapun..!! pokoknya gak ada..!! ya gak tau sih, mereka puasa atau gak, tapi setidaknya rasa untuk menghormati bulan ramadhan ini masih bisa dirasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Orang Aceh gandrung ngopi, makanya hampir warung kopi tu bertebaran di seantero banda Aceh, lha.. kalau pas puasa ya pada tutup semua, mereka buka menjelang maghrib dan tutupnya... waktu abis sahur..!!! gila nggak..??? tapi ternyata malem hari itu, penuh orang.. kayak siang aja ya..?? mungkin siangnya mereka tidur kaleeee.. he..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kalo taraweh, tadarus, buka puasa, dll sama sih.. ya memang meriah..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Gak tau lagi apa ya..?? ya ini kan Cuma setauku aja sih..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He.. maaf kalo gak mutu, ngisi waktu luang di kantor sambil nulis blog yang gak mutu..!! lagian aku di Aceh juga baru jalan 8 bulan, bentar lagi melahirkan dunk..??? qeqeqeqe..&lt;br /&gt;Trus pengalaman ramadhan juga baru tahun ini aja.. so masih sangat terbatas bukan..?? halah..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga tidak bermanfaat,,!!! Loh..???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banda Aceh, 1 Oktober 2007&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-6729944641959904244?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/6729944641959904244/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=6729944641959904244' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/6729944641959904244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/6729944641959904244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2007/10/ramadhan-di-serambi-makkah.html' title='Ramadhan di Serambi Makkah'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8PU5Qw_a-I/AAAAAAAAAJA/CP1ffD5gt0w/s72-c/acehmenangis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-107669225146983757.post-238244123483362257</id><published>2007-10-02T16:37:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T07:02:55.222+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religi'/><title type='text'>Antara Kerbau - Kelelawar - Cacing - Manusia</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8PVlgw_a_I/AAAAAAAAAJI/DmITyvzzvy0/s1600-h/kerbau+dan+manusia.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8PVlgw_a_I/AAAAAAAAAJI/DmITyvzzvy0/s320/kerbau+dan+manusia.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5171211637578755058" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tadi aku sholat jum’at di Masjid Besar Lamgugob, Banda Aceh tidak jauh dari kantorku coz masih satu gampong (satu desa) jaraknya kira-kira cuman 500m. Oya, sekedar temen-temen tahu walaupun di Aceh ni menganut jadwal WIB (waktu indonesia barat) tapi kalo jadwal waktu sholat lebih lambat 1 jam dibanding dengan di Jogja/Jakarta. Jadi kalo sholat jum’at ya mulai jam 13:00 wib gitchu..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oiya, biasanya aku tuh kurang ndengerin kalo khatib lagi berkhutbah tapi tadi aku tertarik ma salah satu cerita khatib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begini, si khatib tadi membawakan salah satu hadits qudsi atau firman Allah yang tidak termasuk dalam Al-Qur’an, namun disampaikan oleh Rasulullah SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum, hadits qudsi tersebut menceritakan tentang tugas yang diperintahkan Allah kepeda malaikat Jibril untuk “meneliti” 4 makhluq yang ada di bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka selanjutnya Jibril pun berangkat ke bumi, makhluq pertama yang ditemui Jibril adalah kerbau. Maka Jibril pun bertanya kepada kerbau, kebetulan kerbau itu sedang berkubang di lumpur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jibril : wahai kerbau, apa yang kamu rasakan selama kamu hidup di dunia ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerbau : wahai Jibril, walaupun aku sering berkubang dengan lumpur yang kotor tapi aku merasa sangat bersyukur kepada Allah. Aku diberikan makanan yang cukup, rumput yang banyak dan aku tidak akan kehabisan rumput itu karena tidak ada yang memperebutkannya. Aku juga bersyukur kepada Allah karena aku tidak akan dimintai pertanggungjawaban kepada-Nya kelak di hari akhir. Beruntung aku tidak diciptakan sebagai kelelawar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Jibril pun penasaran dengan si kelelawar, dan Jibril menjumpai si kelelawar. Maka Jibril pun mengajukan pertanyaan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jibril : wahai kelelawar, apa yang kamu rasakan selama kamu hidup didunia ini?&lt;br /&gt;Kelelawar : wahai Jibril, aku sangat bersyukur dijadikan kelelawar. Aku mempunyai penciuman yang sangat tajam sehingga ketika ada buah yang ranum maka aku yang akan pertama kali mengetahuinya. Dan walaupun aku tidak mandi dengan air bersih tapi dengan air kencingku sendiri, tapi ketika aku bergelantungan itu maka tiap ayunan kepalaku adalah dzikirku kepada Allah, sekali lagi tiap ayunan kepalaku adalah dzikirku kepada Allah... subhanallah..!! beruntung aku tidak diciptakan sebagai cacing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penasaran dengan si cacing, maka Jibrilpun menemui cacing.&lt;br /&gt;Jibril : wahai cacing, apa yang kamu rasakan selama kamu ada didunia ini?&lt;br /&gt;Cacing : wahai Jibril, memang makananku tanah dan kotoran yang aku buang adalah tanah, tapi aku bersyukur kepada Allah karena akulah yang akan pertama kali berhadapan dengan manusia yang telah meninggal, ketika meraka berada dalam kubur maka akulah yang akan pertama kali berhadap-hadapan dengan mereka. Beruntung aku tidak dijadikan sebagai manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka akhirnya si Jibril pun menemui manusia, Jibril mengunjungi 2 buah kota kecil di Makkah dan Madinah dan yang pertama dilihat Jibril adalah sekelompok manusia yang sedang bermabuk-mabukan.. pesta miras gitulah bahasa kerennya sekarang..!! trus kelompok kedua adalah manusia yang main perempuan, yah kalo bahasa keren sekarang adalah pesta sex..!! Jibril pun akhirnya tidak habis pikir bagaimana mungkin manusia yang diberikan pikiran dan akal untuk mampu membedakan mana yang baik dan mana yang buruk malah berperilaku seperti itu, lebih buruk daripada binatang.. maka selanjutnya Jibril menemukan kelompok manusia lain yang sedang berdzikir, memuja asma Allah, memohon ampunan dan berlindung dari siksaan api neraka..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata masih ada manusia yang baik pula, begitu mungkin gumam Jibril, akhirnya Jibril pun mengambil kesimpulan dari penelitian itu bahwa manusia terdiri dari dua golongan yakni golongan yang akn masuk surga secepat kilat, dan golongan kedua yakni golongan yang akan masuk neraka, golongan ini akan tertatih-tatih ketika berjalan diatas shirathal mustaqim dan akhirnya kenerakalah tempat mereka kekal selamanya.. naudzubillahimindzalik..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm.. itu sekelumit oleh-oleh yang saya bawa dari khutbah jum’at hari ini.. semoga bermanfaat, dan semoga kita dikelompokkan dalam kelompok manusia yang mampu mensyukuri setiap apa yang diberikan Allah seperti dicontohkan 3 binatang diatas, belum lagi kebiasaan dzikrullah pada kelelawar semoga juga mampu kita jalankan setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga akhirnya semoga kita dikelompokkan dalam kelompok manusia yang pertama. yakni kelompok manusia yang menuju surga secepat kilat dan terlindung dari siksa api neraka..&lt;br /&gt;amiin ya rabbal ’alaminn..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AW Banda Aceh, 21 September 2007&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/107669225146983757-238244123483362257?l=agungwasono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agungwasono.blogspot.com/feeds/238244123483362257/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=107669225146983757&amp;postID=238244123483362257' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/238244123483362257'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/107669225146983757/posts/default/238244123483362257'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agungwasono.blogspot.com/2007/10/antara-kerbau-kelelawar-cacing-manusia.html' title='Antara Kerbau - Kelelawar - Cacing - Manusia'/><author><name>Agung Wasono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14463774425621401763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uWOcYniizIc/R8PVlgw_a_I/AAAAAAAAAJI/DmITyvzzvy0/s72-c/kerbau+dan+manusia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
